Stimulus AS dan Vaksin Dongkrak Harga Minyak ke Level Tertingginya

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 07 Desember 2020 | 08:19 WIB
Stimulus AS dan Vaksin Dongkrak Harga Minyak ke Level Tertingginya
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak bergerak menguat pada perdagangan akhir pekan lalu. Lonjakan harga ini terjadi seiring ekspektasi stimulus ekonomi AS yang makin terang benderang, selain itu kabar baik vaksin virus corona juga membantu harga minyak untuk menguat.

RUU Stimulus Ekonomi sebesar 908 miliar dollar AS untuk program mengatasi dampak pandemi corona terhadap ekonomi AS mendapatkan momentum di Kongres AS.

Mengutip CNBC, Senin (7/12/2020) harga minyak Brent naik 1,11 persen ke harga 49,25 dollar AS per barel setelah mencapai level tertinggi sejak awal Maret di 49,92 dollar AS.

Sementara itu untuk minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 0,99 persen di harga 46,26 dollar AS per barel setelah menyentuh tertinggi 46,68 dollar AS per barel.

Kedua tolok ukur berada di jalur keuntungan minggu kelima berturut-turut.

OPEC +, yang terdiri dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, menyetujui kompromi untuk sedikit meningkatkan produksi mulai Januari tetapi melanjutkan pembatasan pasokan yang ada untuk mengatasi lemahnya permintaan akibat dampak virus corona.

OPEC dan Rusia sepakat untuk mengurangi pengurangan produksi minyak mulai Januari sebesar 500.000 barel per hari dengan kenaikan lebih lanjut yang belum ditentukan setiap bulannya. Tetapi mereka gagal mencapai kompromi mengenai kebijakan yang lebih luas untuk sisa tahun 2021.

OPEC + diperkirakan akan melanjutkan pemotongan yang ada hingga setidaknya Maret, setelah mundur dari rencana untuk meningkatkan produksi sebesar 2 juta barel per hari.

Dengan keputusan ini, berarti grup tersebut akan mengurangi produksi sebesar 7,2 juta barel per hari, atau 7 persen dari permintaan global mulai Januari, dibandingkan dengan pemotongan saat ini sebesar 7,7 juta barel per hari.

baca juga

Minyak Brent untuk pengiriman terdekat ke bulan-bulan mendatang berada pada level tertinggi sejak Februari, struktur yang disebut backwardation, yang biasanya menunjuk pada pengetatan pasokan dan menunjukkan surutnya kekhawatiran akan kelebihan pasokan saat ini.

Produksi AS telah pulih dari posisi terendah dalam dua setengah tahun terakhir yang disentuh pada Mei. Jumlah rig minyak AS, indikator produksi masa depan, naik 10 menjadi 241 pekan lalu, tertinggi sejak Mei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OPEC Tambah Produksi, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

OPEC Tambah Produksi, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 04 Desember 2020 | 09:06 WIB

Inggris Setujui Penggunaan Vaksin, Harga Minyak Langsung Melesat

Inggris Setujui Penggunaan Vaksin, Harga Minyak Langsung Melesat

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2020 | 07:47 WIB

OPEC Tunda Pertemuan, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi

OPEC Tunda Pertemuan, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2020 | 10:42 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 20:35 WIB

×