Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PSBB Kembali Diperketat, Ini Dampaknya ke IHSG

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 17 Desember 2020 | 09:13 WIB
PSBB Kembali Diperketat, Ini Dampaknya ke IHSG
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (17/12/2020) dibuka di zona hijau meski ada isu Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB kembali diperketat.

Terpantau IHSG naik ke level 6.133 setelah sebelumnya pada perdagangan kemarin ditutup melemah di level 6.118.

Melansir data RTI, IHSG diawal pra perdagangan IHSG naik 14,6 basis poin ke level 6.133 atau menguat 0,24 persen.

Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, laju IHSG makin terbang tinggi dengan terus naik sampai level 6.144 atau telah bertambah 26 basis poin atau menguat 0,43 persen.

Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menghijau pada awal pra perdagangan indeks ini naik 3,9 basis poin atau menguat 0,41 persen menuju level 974.

Sebanyak 201 saham menguat, 26 saham melemah dan 128 saham belum ditransaksikan.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, sehari menjelang pemberlakuan PSBB ketat atau terukur, mulai memakan korban, pasalnya kombinasi turunnya Indeks Dow Jones sebesar 0,25 persen dan jatuhnya beberapa harga komoditas seperti batubara dan nikel berpotensi menahan penguatan IHSG dalam perdagangan hari ini.

"Ditengah gegap-gempitanya penguatan cukup tajam IHSG, sehari menjelang diberlakukannya PSBB terukur ataupun PSBB ketat mulai memakan korban," kata Edwin dalam analisanya.

Menurutnya salah satunya adalah Bali dimana sudah ratusan ribu tiket dibatalkan senilai ratusan miliar rupiah (berdampak kepada emiten penerbangan), yang tentunya diikuti pembatalan ribuan pemesanan kamar hotel (berdampak pada emiten properti) dan berdampak pada perekonomian Bali secara keseluruhan.

"Itu baru Bali, bagaimana nasibnya daerah tujuan wisata lokal lainnya? Belum lagi dihitung berapa dampak ke perekonomian akibat akan diberlakukannya pemeriksaan Rapid Antigen terhadap orang yang ingin masuk ke DKI Jakarta atau orang Jakarta yang ingin kembali masuk setelah liburan," paparnya.

Sehingga kata dia IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 6.071 - 6.163. Adapun saham-saham yang direkomendasikan hari ini adalah TLKM, PURA, PGAS, ANTM, ASII, TINS, SMGR, MDKA, CPIN dan INCO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Lesu di Awal Pandemi, Kini IHSG Bangkit Kembali

Sempat Lesu di Awal Pandemi, Kini IHSG Bangkit Kembali

Your Say | Rabu, 16 Desember 2020 | 17:10 WIB

Soal Arahan Luhut Perketat PSBB, Riza: Diputuskan Setelah 22 Desember

Soal Arahan Luhut Perketat PSBB, Riza: Diputuskan Setelah 22 Desember

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 16:14 WIB

Belum Mau Ikuti Luhut Perketat PSBB, Riza: Diputuskan Setelah 22 Desember

Belum Mau Ikuti Luhut Perketat PSBB, Riza: Diputuskan Setelah 22 Desember

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 16:08 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB