- TikTok Shop dan Tokopedia menyiapkan 35 brand lokal menembus pasar Asia Tenggara melalui inisiatif Program Persiapan Ekspor.
- Program yang dimulai sejak Desember 2025 ini memberikan pelatihan strategis dan dukungan pemasaran bagi para pelaku usaha.
- Hasil awal menunjukkan pertumbuhan signifikan melalui peningkatan penjualan dan perluasan jangkauan audiens melalui metode live commerce.
Suara.com - TikTok Shop by Tokopedia mengumumkan bahwa 35 brand lokal bakal memasuki pasar Asia Tenggara lewat upaya terbaru yang dinamakan Program Persiapan Ekspor.
Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto menjelaskan kalau Program Persiapan Ekspor ini merupakan bagian dari inisiatif #LokalMendunia yang telah diluncurkan sejak Desember 2025.
Hingga saat ini, 50 merek lokal telah bergabung dengan 35 di antaranya teridentifikasi siap memasuki pasar ekspor Asia Tenggara. Program ini dirancang melalui empat tahap yakni seleksi, inkubasi, go-to-market, hingga perluasan ekspansi.
Vonny menjelaskan, program ini memberikan panduan menyeluruh bagi brand untuk memasuki pasar Asia Tenggara. Inisiatif mencakup persiapan masuk pasar, penguatan strategi Live commerce sesuai preferensi lokal, serta pemanfaatan discovery commerce untuk membantu produk menjangkau audiens baru secara lebih relevan dan efektif.
“Kami percaya produk lokal Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga dapat menjadi pilihan utama konsumen global. Banyak merek lokal telah kuat di pasar domestik dan memiliki potensi besar untuk menjangkau pasar global secara lebih luas," katanya dalam siaran pers, Senin (11/5/2026).
![Produk lokal RI siap ekspor pasar Asia Tenggara. [TikTok Shop]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/11/83528-produk-lokal-ri-siap-ekspor-pasar-asia-tenggara.jpg)
Sejumlah hasil awal dari program ini juga menunjukkan dampak yang signifikan dalam waktu singkat. Dari batch yang telah berjalan, enam dari delapan brand mencatatkan pertumbuhan GMV yang positif.
Beberapa di antaranya mencapai peningkatan penjualan dua hingga tiga digit hanya dalam hitungan hari. Selain itu, brand terpilih berhasil meningkatkan penjualan yang didorong oleh LIVE hingga 50 kali lipat dari basis awal.
Adapun jumlah penonton LIVE meningkat sebesar 20–90 persen, yang turut mendorong penemuan produk dan konversi. Seluruh capaian ini diraih hanya dalam satu kampanye selama 12 hari, menunjukkan bagaimana pendekatan discovery commerce dapat mempercepat pertumbuhan brand secara signifikan.
"Melalui #LokalMendunia, kami membantu brand berekspansi ke Asia Tenggara secara lebih terstruktur, didukung ekosistem, data, kolaborasi lintas negara, serta kekuatan discovery commerce yang memungkinkan produk ditemukan secara lebih relevan oleh konsumen di berbagai pasar," lanjutnya.
Sementara itu Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi menilai program TikTok ini mampu memperkuat sinergi antara platform digital dan pelaku usaha dalam memperluas akses pasar ekspor produk Indonesia.
Menurutnya, kolaborasi strategis seperti ini penting untuk memperkuat ekosistem ekspor nasional sekaligus mendorong lebih banyak UMKM dan merek lokal Indonesia bersaing di pasar global.
“Inisiatif kolaboratif seperti ini penting untuk memperkuat daya saing ekspor nonmigas Indonesia sekaligus membuka peluang lebih luas bagi UMKM menembus rantai perdagangan dunia,” ujar Puntodewi.