Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Menteri PUPR Yakin Vaksin Covid-19 Bisa Buat Industri Properti Bangkit Lagi

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 23 Desember 2020 | 18:55 WIB
Menteri PUPR Yakin Vaksin Covid-19 Bisa Buat Industri Properti Bangkit Lagi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberikan sejumlah instruksinya terkait pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Tak hanya berpengaruh dalam bidang kesehatan, program vaksinasi diyakini bakal membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat, sekaligus harapan bahwa tekanan akibat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini bakal dapat segera berakhir.

Begitu juga terkait kinerja (industri) properti Tanah Air. Dengan adanya program vaksin, lalu juga ditambah dengan Undang-Undang Omnibus Law yang sangat membantu dalam hal kemudahan regulasi pembangunan di daerah-daerah.

"Saya yakin dapat membangkitkan lagi pasar dan kebutuhan terhadap hunian untuk rakyat," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dalam acara webinar Menyongsong Kebangkitan Industri Properti Nasional 2021.

Tak hanya berharap dari dampak positif pelaksanaan program vaksinasi Covid-19, menurut Basuki, pemerintah melalui Kementerian PUPR dan juga Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah sepakat untuk menambah nilai anggaran untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi Rp16 triliun.

Lewat dana anggaran tersebut, diharapkan dapat membantu pengadaan rumah untuk rakyat tidak kurang dari 150 ribu unit rumah hingga akhir tahun 2021 mendatang.

"Ditambah dengan anggaran dari beberapa pos lain sekitar Rp 2 triliun, maka total ada Rp18 triliun yang bisa dimanfaatkan untuk program sejuta rumah untuk rakyat. Bahkan kami siap untuk mengevaluasi misal ke depan permintaan di masyarakat lebih besar dari (dana yang disiapkan) itu," tutur Basuki.

Sementara itu Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan tahun depan ada harapan bagi industri properti untuk bisa bangkit, mengingat kondisi perekonomian pada tahun depan diprediksi jauh lebih baik.

"Ada harapan bagi industri (properti) di tahun 2021 mendatang. Dengan apa yang terjadi di sepanjang pandemi ini, dengan adanya koreksi harga di pasar, ke depan akan membuat keseimbangan pasar baru yang lebih realistis, lebih reasonable dan lebih affordable," ucapnya.

baca juga

"Saluran distribusi yang masih mungkin berjalan akan lebih pada saluran digital. Siapa (pengembang) yang bisa beradaptasi terhadap hal ini, maka dia lah yang akan bisa bertahan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Tes Swab Antigen Sebelum Berpergian, Efektifkah Kendalikan Pandemi?

Aturan Tes Swab Antigen Sebelum Berpergian, Efektifkah Kendalikan Pandemi?

Health | Rabu, 23 Desember 2020 | 18:50 WIB

Pecah Rekor Lagi, Hampir 2.000 Orang di Jakarta Positif Covid-19 Hari Ini

Pecah Rekor Lagi, Hampir 2.000 Orang di Jakarta Positif Covid-19 Hari Ini

News | Rabu, 23 Desember 2020 | 18:09 WIB

Ustaz Yusuf Mansur Sembuh dari Covid-19 dan Hari Ini Pulang ke Rumah

Ustaz Yusuf Mansur Sembuh dari Covid-19 dan Hari Ini Pulang ke Rumah

Banten | Rabu, 23 Desember 2020 | 17:41 WIB

Peneliti Amerika Sebut Tak Perlu Khawatir Dengan Varian Baru Virus Corona

Peneliti Amerika Sebut Tak Perlu Khawatir Dengan Varian Baru Virus Corona

Health | Rabu, 23 Desember 2020 | 17:50 WIB

Terkini

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:31 WIB

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB