Dirut Garuda ke Menag Yaqut: Jika Vaksin Covid-19 Tak Dibawa Garuda, Haram

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 12 Januari 2021 | 18:23 WIB
Dirut Garuda ke Menag Yaqut: Jika Vaksin Covid-19 Tak Dibawa Garuda, Haram
Vaksin Sinovac dalam bentuk curah yang dikemas dalam kemasan berpendingin khsusus sebelum dikirimkan ke Indonesia. (ANTARA/HO-KBRI Beijing/mii)

Suara.com - Sebanyak 15 juta dosis bahan baku vaksin covid-19 yang berasal dari Sinovac, telah mendarat selamat di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2021).

Bahan baku curah vaksin covid-19 Sinovac itu diangkut menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia.

Kedatangan 15 Juta Vaksin Covid-19 ini disiarkan secara langsung melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden.

Sesaat setelah mendarat, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra langsung masuk ke dalam pesawat untuk menemui awak kabin yang bertugas membawa vaksin tersebut.

Irfan tampak masuk ke dalam ruang pilot, di mana dia sedikit melakukan perbincangannya dengan pilot yang bertugas.

Irfan menanyakan bagaimana perjalanan mereka dari China hingga sampai Indonesia.

"Aman tadi (perjalanannya)," tanya Irfan. Mendapat pertanyaan tersebut sang pilot langsung menjawab, "Alhamdulillah aman pak, cuma tadi agak sedikit delay 15 menit."

Irfan pun sedikit menjelaskan kepada pilot tersebut terkait kedatangan vaksin gelombang ketiga ini.

Dia mengatakan, ada sebanyak 15 juta dosis bahan baku vaksin yang dibawa pesawat Garuda dalam penerbangan tersebut.

baca juga

"Ini yang 15 juta, jadi yang kemarin (gelombang 1 dan 2) itu 1,2 juta dosis dan 1,8 juta dosis jadi ada 3 juta dosis dan sudah di bagi-bagi," terang Irfan.

"Tapi 15 juta ini masih dalam bentuk bulk (bahan baku) jadi perlu diproses selama 2 minggu," tambahnya.

Dalam percakapan tersebut pula, Irfan sedikit berseloroh kepada para pilot, dia mengatakan bahwa jika vaksin yang dibawa selain menggunakan maskapai Garuda hukumnya haram.

"Nanti ini pada bulan Februari ada lagi sekitar 12 juta bulk, tapi gua sudah bilang ke Bio Farma dan Menteri Kesehatan, kalau yang bawa vaksin bukan Garuda haram, tapi kalau yang bawa Garuda halal," ucap Irfan.

Tak hanya itu Irfan juga berkelakar kepada Menteri Agama Gus Yaqut yang juga masuk ke dalam pesawat bersama Ketua BNPB Doni Munardo, bahwa apabila Vaksin Covid-19 ini tidak dibawa oleh pesawat Garuda Indonesia maka jadinya haram.

"Jadi saya bilang kalau Vaksin Covid-19 tidak dibawa Garuda Indonesia, maka vaksinnya haram," ujar Irfan sambil tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Tokoh Penerima Vaksin Pertama Kabupaten Malang Full Pejabat

10 Tokoh Penerima Vaksin Pertama Kabupaten Malang Full Pejabat

Malang | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:51 WIB

3 Daerah di Bali Ini  Terima Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

3 Daerah di Bali Ini Terima Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

Bali | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:33 WIB

Suntik Vaksin Corona Diundur, Wagub DKI: Banyak Warga Puasa Senin-Kamis

Suntik Vaksin Corona Diundur, Wagub DKI: Banyak Warga Puasa Senin-Kamis

Jakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:21 WIB

Waduh! Politisi PDIP Ini Malah Menolak Divaksin, Pilih Bayar Denda

Waduh! Politisi PDIP Ini Malah Menolak Divaksin, Pilih Bayar Denda

Surakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:19 WIB

Target 250 Juta Dosis per Tahun, Bio Farma Produksi Vaksin Covid Kamis Ini

Target 250 Juta Dosis per Tahun, Bio Farma Produksi Vaksin Covid Kamis Ini

News | Selasa, 12 Januari 2021 | 16:20 WIB

Kabar Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Ribka: Gratis Untuk Rakyat yang Mana?

Kabar Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Ribka: Gratis Untuk Rakyat yang Mana?

Banten | Selasa, 12 Januari 2021 | 16:16 WIB

Mantap! Vaksin COVID-19 Sinovac Sudah Sampai Kota Bogor, Disimpan di Gudang

Mantap! Vaksin COVID-19 Sinovac Sudah Sampai Kota Bogor, Disimpan di Gudang

Bogor | Selasa, 12 Januari 2021 | 16:05 WIB

Efikasi Cuma 65,3 Persen, Bisakah Vaksin Covid-19 Sinovac Bentuk Kekebalan?

Efikasi Cuma 65,3 Persen, Bisakah Vaksin Covid-19 Sinovac Bentuk Kekebalan?

Bekaci | Selasa, 12 Januari 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan

Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR

Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:45 WIB

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal

Otomotif | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:13 WIB

×