Ini Upaya BRI Mencari Sumber Pertumbuhan Baru di Segmen UMKM

Fabiola Febrinastri

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:03 WIB
Ini Upaya BRI Mencari Sumber Pertumbuhan Baru di Segmen UMKM
Direktur Utama BRI, Sunarso. (Dok : BRI)

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Komitmen BRI dalam pengembangan UMKM terlihat dari besarnya rasio pembiayaan yang disalurkan perusahaan untuk sektor ini dan rasionya ditargetkan akan terus bertambah ke depannya.

Hingga kuartal III tahun lalu, tercatat 80,65 persen alokasi kredit BRI disalurkan kepada debitur UMKM. Capaian ini lebih cepat terwujud dibanding target awal perusahaan yang memproyeksikan penyaluran pembiayaan hingga 80 persen pada 2022.

Setelah target tersebut tercapai, BRI berkomitmen tetap meneruskan penyaluran kredit dan pemberdayaan UMKM hingga mencapai 85 persen ke depannya.

“Tantangannya adalah mencari sumber pertumbuhan baru. Kami akan mencari di dua area. Pertama, (nasabah) yang eksisting kami naik kelaskan. Kedua, kami cari sumber baru yaitu mencari (kelompok debitur) yang lebih kecil daripada mikro. Maka kami go smaller, kecil-kecil, tapi harus banyak,” ujar Direktur Utama BRI, Sunarso, dalam webinar bertajuk Kebangkitan UMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional, Jakarta, Senin (18/1/2021).

Untuk memperbesar dukungan dan pemberdayaan bagi UMKM dan pelaku usaha ultra mikro, BRI akan semakin mendorong digitalisasi proses penyaluran pembiayaan. Melalui digitalisasi, pelayanan keuangan secara cepat dan berbiaya rendah (go faster and go cheaper) bisa dilakukan BRI.

Selain itu, BRI juga fokus menjalankan berbagai program pelatihan dan edukasi agar para nasabah UMKM memiliki semangat wirausaha yang tinggi, paham mengenai administrasi dan manajerial usaha, serta terbuka aksesnya untuk menggunakan teknologi dan menjangkau pasar, informasi, serta modal yang lebih luas.

“Inovasi digital itu sangat penting karena tidak mungkin kita menangani yang kecil-kecil itu secara manual, malah nanti inefisiensi. Maka transformasi BRI fokusnya di dua hal, digital dan kultur. Kami melakukan digitalizing core, yaitu men-digitalisasi layanan dan transaksi atau business process eksisting. Kemudian kami juga melakukan enhancement di aplikasi mobile banking, serta mendigitalkan proses kredit mikro dan ekosistem seperti membuat platform pasar.id , meluncurkan open API, dan mulai menggunakan big data analytics,” ujarnya.

Untuk men-digitalisasi layanan dan mempercepat proses kredit, BRI juga mulai menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang diberi nama BRI Brain, BRI Brain ini akan mengorganisir data customer BRI untuk dianalisis dan menghasilkan prediksi dalam pengambilan keputusan.

Adapun dari Big Data Analytics yang dimiliki akan diolah oleh BRI Brain, kemudian akan menghasilkan BRI score yang akan digunakan sebagai panduan pekerja BRI mengambil keputusan. BRI Brain ini tidak hanya digunakan pada credit scoring, namun juga dalam profiling customer, deteksi transaksi fraud, dan lainnya.

baca juga

Dalam melakukan digitalisasi layanan demi menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan Ultra Mikro yang belum terlayani perbankan, BRI tidak hanya fokus untuk mempercepat proses kredit semata. Lebih dari itu, BRI juga melakukan digitalisasi proses transaksi dan penerapan sistem cashless agar perputaran uang di masyarakat bisa terjadi lebih cepat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

BRI juga telah memiliki Indeks UMKM bernama BRI Micro & SME Index (BMSI) guna mengukur aktivitas bisnis, sentimen, serta ekspektasi pelaku usaha mikro terhadap kondisi perekonomian nasional. Berdasarkan data terkini BMSI, terlihat kondisi usaha serta optimisme pelaku UMKM terhadap pemulihan ekonomi ke depannya semakin meningkat.

“Kuncinya adalah kita integrasi data dulu. Maka kalau data mikro, ultra mikro, dan lain-lain sudah terintegrasi, layanan kepada masyarakat itu akan cepat,” ujarnya.

“Syarat untuk tetap tumbuh, pertama, tetap menggerakan UMKM. Kedua, supaya UMKM ini tumbuh maka paling dekat adalah menggerakkan permintaan. Kemudian infrastruktur juga jangan dipandang remeh. Infrastruktur sudah banyak menyedot capital, maka kalau itu berhenti akan sia-sia,” tambah Sunarso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisnis UMKM Online Perlu Subsidi Ongkir dari Pemerintah

Bisnis UMKM Online Perlu Subsidi Ongkir dari Pemerintah

Bogor | Senin, 18 Januari 2021 | 23:30 WIB

Pemerintah Disarankan Beri Subsidi Ongkir untuk Bisnis UMKM Online

Pemerintah Disarankan Beri Subsidi Ongkir untuk Bisnis UMKM Online

Tekno | Senin, 18 Januari 2021 | 19:42 WIB

Investasi yang Masuk ke RI Musti Libatkan UMKM di Daerah

Investasi yang Masuk ke RI Musti Libatkan UMKM di Daerah

Bisnis | Senin, 18 Januari 2021 | 15:30 WIB

Supaya Naik Kelas, UMKM Diminta Tak Hanya Jual Beras dan Kerupuk

Supaya Naik Kelas, UMKM Diminta Tak Hanya Jual Beras dan Kerupuk

Bisnis | Senin, 18 Januari 2021 | 13:54 WIB

Jokowi Ingin UMKM Bisa Naik Kelas, Ini Strateginya

Jokowi Ingin UMKM Bisa Naik Kelas, Ini Strateginya

News | Senin, 18 Januari 2021 | 10:58 WIB

Bantuan BRI Group Berlanjut Untuk Korban Bencana

Bantuan BRI Group Berlanjut Untuk Korban Bencana

Bisnis | Minggu, 17 Januari 2021 | 20:47 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×