Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Harga Komoditas Pertanian Anjlok, Ekosis Hadirkan Solusi Bagi Petani

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 01 Februari 2021 | 07:30 WIB
Harga Komoditas Pertanian Anjlok, Ekosis Hadirkan Solusi Bagi Petani
Aplikasi Ekosis.

Suara.com - Pandemi di tanah air belum juga usai. Berbagai masalah di bidang agribisnis juga belum selesai. Di awal tahun 2021 ini, petani kian risau karena harga jual yang semakin turun. Jangankan mendulang untung, balik modal pun sulit.

Sebut saja komoditas tomat di wilayah Pagaralam, Sumsel yang harganya anjlok di angka Rp 600/kg dari harga normal Rp 9.000/kg di tingkat petani.

Begitu juga dengan harga bawang merah di tingkat petani Brebes yang awalnya dihargai Rp 20 ribu/kg, turun hingga Rp 9.000/kg. Bahkan di Lampung, petani singkong harus gigit jari karena harganya yang terjun bebas di angka Rp 750/kg.

Felicia Yulie Mills selaku Bussiness Development Specialist Ekosis menyatakan, berbagai keterbatasan yang dihadapi petani menjadi pemicu rentetan permasalahan yang terjadi saat ini.

Mulai dari keterbatasan mereka dalam memasarkan produk, panjangnya rantai distribusi yang membelenggu, hingga sulitnya akses pada angkutan logistik.

"PR besar inilah yang mendasari Ekosis untuk mewujudkan kesejahteraan petani dengan bantuan teknologi. Untuk mendorong pemasaran, petani dapat mengiklankan produknya di website dan aplikasi Ekosis, agar dapat menjangkau pembeli di seluruh Indonesia," kata Felicia dalam keterangannya ditulis Senin (1/2/2021).

"Dengan ini, kami harap petani dapat menjual hasil keringatnya dengan harga yang layak. Di sisi lain, hal ini juga menguntungkan pembeli, karena prosesnya memangkas rantai distribusi yang begitu panjang," Felicia menambahkan.

Jika petani terkendala perihal logistik atau pengiriman, mereka juga dapat langsung berkonsultasi dan memesan angkutan logistik yang tersedia di Ekosis.

Saat ini pengiriman yang tersedia sudah menjangkau hampir 100% daerah pengiriman di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dengan layanan darat, laut, udara, city courier, kereta api, hingga trucking.

Bahkan jika ada komoditas yang perlu dikirim dalam keadaan dingin/beku, tersedia layanan logistik dengan cold-storage yang juga dapat diakses langsung melalui website dan aplikasi Ekosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Petani India Mulai Mogok Makan Protes UU Pertanian

Ribuan Petani India Mulai Mogok Makan Protes UU Pertanian

News | Sabtu, 30 Januari 2021 | 15:31 WIB

Ketersediaan Stok Beras Nasional Mewaspadai Cuaca Ekstrem

Ketersediaan Stok Beras Nasional Mewaspadai Cuaca Ekstrem

Foto | Kamis, 28 Januari 2021 | 16:03 WIB

Ya Ampun! Ternyata Hanya 43% Petani yang Berhak Terima Subsidi Pupuk

Ya Ampun! Ternyata Hanya 43% Petani yang Berhak Terima Subsidi Pupuk

Bisnis | Kamis, 28 Januari 2021 | 09:24 WIB

Terkini

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 07:17 WIB

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB