Gubernur BI Pantau Suku Bunga Kredit Perbankan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 02 Februari 2021 | 08:27 WIB
Gubernur BI Pantau Suku Bunga Kredit Perbankan
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat konferensi pers melalui streaming di Jakarta, Selasa (31/3 - 3030). (Dok. Bank Indonesia)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo akan memantau suku bunga perbankan, terutama suku bunga kredit.

Dalam memantau suku bunga kredit, Perry menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan meminta Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) para bank-bank.

"Kami dan Pak Wimboh koordinasi. Selama ini bank-bank sudah siapkan laporan SBDK dan sudah publikasi ke OJK, dan BI dapat tembusannya. Nah yang kami lakukan adalah bagaimana transparansi itu assesment SBDK itu sebagaimana tempo hari saya jelaskan," ujar Perry dalam konferensi pers KSSK yang ditulis, Selasa (2/2/2021).

Perry meminta, perbankan juga harus transparan menyampaikan tingkat suku bunga kredit. Sebab, ia akan memantau dari segi kelompok bank dan kenaikan serta penurunan suku bunga kredit.

Menurut Perry, langkah ini agar para dunia usaha bisa membedakan suku bunga kredit mana yang terbaik, sehingga bisa kembali meminjam dana ke bank.

"Jadi assesment suku bunga kredit SBDK dan kelompok bank per jenis kreditnya, dan spread-nya dengan suku bunga acuan Bank Indonesia dan spread-nya dengan suku bunga deposito proxy cost of fund, trennya penurunan seperti apa, kelompok bank mana, jenis kredit apa," jelas dia.

Perry tetap meminta, agar perbankan bisa menurunkan kembali suku bunga kreditnya. Hal ini, agar para dunia usaha kembali meminjam dana ke bank untuk ekspansi usahanya. Dan imbasnya perekonomian akan tergerak dan makin pulih.

"Di samping juga kita dorong bank-bank untuk turunkan suku bunga kredit lebih lanjut, tapi memang sesuai kondisi bank," ucap dia.

Sebelumnya, Perry mengingatkan perbankan untuk bisa menurunkan suku bunga kreditnya.

baca juga

Selain itu, suku bunga acuan atau 7-day Reverse Repo Rate BI juga masih rendah yang tetap berada di level 3,75 persen.

Perry melihat, saat ini sudah suku bunga kredit sudah turun dari 9,32 persen pada November 2020 menjadi 9,21 persen pada Desember 2020.

"Penurunan suku bunga kredit diprakirakan akan berlanjut dengan longgarnya likuiditas dan rendahnya suku bunga kebijakan Bank Indonesia," ujar Perry dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (21/1/2021).

Perry memaparkan, pada tahun 2020 BI telah menambah likuiditas di perbankan sekitar Rp 726,57 triliun.

Penambahan ini, terutama bersumber dari penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) sekitar Rp 155 triliun dan ekspansi moneter sekitar Rp 555,77 triliun.

Menurutnya, BI akan melanjutkan penambahan likuiditas pada tahun 2021 dengan melakukan ekspansi operasi moneter sekitar Rp 7,44 triliun hingga 19 Januari 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urusan Bank Bisa Dilakukan di Toilet, Gubernur BI Minta Perbankan Berubah

Urusan Bank Bisa Dilakukan di Toilet, Gubernur BI Minta Perbankan Berubah

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 13:23 WIB

Indonesia Bakal Jadi Buruan Investor Asing di 2021

Indonesia Bakal Jadi Buruan Investor Asing di 2021

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:08 WIB

Pesan Bos BI untuk Pebankan, Suku Bunga Kredit Masih Bisa Turun

Pesan Bos BI untuk Pebankan, Suku Bunga Kredit Masih Bisa Turun

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2021 | 15:17 WIB

Terkini

Pemimpin Kuat vs Pemimpin Dominan: Mengenali Perbedaan Telak Keduanya

Pemimpin Kuat vs Pemimpin Dominan: Mengenali Perbedaan Telak Keduanya

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:50 WIB

Harga Cabai Mulai Pedas Jelang Nataru! Warga Diimbau Simpan Cabai Beku di Freezer

Harga Cabai Mulai Pedas Jelang Nataru! Warga Diimbau Simpan Cabai Beku di Freezer

Sulsel | Kamis, 05 November 2026 | 11:47 WIB

Iuran BPJS Ketenagakerjaan Mandiri Bayar Berapa? Begini Cara Daftarnya

Iuran BPJS Ketenagakerjaan Mandiri Bayar Berapa? Begini Cara Daftarnya

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 11:45 WIB

5 Kebiasaan Sederhana untuk Mengatasi Mata Lelah Akibat Menatap Layar

5 Kebiasaan Sederhana untuk Mengatasi Mata Lelah Akibat Menatap Layar

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 11:44 WIB

Redmi Turbo 6 Max Dibekali Baterai 11.000 mAh, Siap Jadi HP Xiaomi dengan Baterai Terbesar?

Redmi Turbo 6 Max Dibekali Baterai 11.000 mAh, Siap Jadi HP Xiaomi dengan Baterai Terbesar?

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 11:43 WIB

3 Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Mi-17 di Kalteng, 2 Jenazah Dipulangkan

3 Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter Mi-17 di Kalteng, 2 Jenazah Dipulangkan

Kalbar | Kamis, 05 November 2026 | 11:42 WIB

Persib Dongkrak Ranking AFC Indonesia, Koleksi Poin Super League Lampaui Australia dan Korea Selatan

Persib Dongkrak Ranking AFC Indonesia, Koleksi Poin Super League Lampaui Australia dan Korea Selatan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 11:36 WIB

Kisah Inspiratif Pemuda Tangsi Jaya: Tinggalkan Kota Demi Jadi Petani Kopi di Desa

Kisah Inspiratif Pemuda Tangsi Jaya: Tinggalkan Kota Demi Jadi Petani Kopi di Desa

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:36 WIB

Bersiap! Film Naruto Live-Action Siap Diproduksi Mulai Awal Tahun 2027

Bersiap! Film Naruto Live-Action Siap Diproduksi Mulai Awal Tahun 2027

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:34 WIB

Ada Celah Hukum, Wamenkum Sebut Koruptor Bisa Lolos dari Perampasan Aset saat Tersangka Meninggal

Ada Celah Hukum, Wamenkum Sebut Koruptor Bisa Lolos dari Perampasan Aset saat Tersangka Meninggal

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:33 WIB

×