Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sarang Burung Walet dan Buah Asal Indonesia Laris Manis di China

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 11 Februari 2021 | 08:36 WIB
Sarang Burung Walet dan Buah Asal Indonesia Laris Manis di China
Ilustrasi sarang burung walet yang sudah jadi (TikTok @olivia_aten)

Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyebut sarang burung walet punya potensi besar untuk diekspor. Salah satu negara tujuan ekspor utamanya yaitu China.

Mengenai sarang burung walet, wamendag membuka akses pasar bagi produk sarang burung walet (SBW) Indonesia, khususnya melalui persetujuan penambahan register perusahaan SBW Indonesia di China dan peningkatan kapasitas ekspor di tahun 2021 oleh General Administration of Customs China (GACC).

Diperkirakan potensi pasar sarang burung walet mencapai ratusan triliun rupiah per tahun.

"Sarang burung walet punya potensi yang sangat besar dan RRT adalah pasar utama yaitu mencapai 90 persen dari seluruh ekspor Indonesia. Karena itu Pak Mendag dan saya terus mendorong agar akses pasar sarang burung walet bisa terus dijaga dan ditingkatkan," ujar Jerry dalam keterangannya, yang ditulis Kamis (11/2/2021).

Selain sarang burung walet, Indonesia juga berkepentingan untuk memperluas pasar ekspor buah tropis.

Karena itu, Indonesia meminta kerja sama RRT, agar GACC menandatangani protokol ekspor nanas Indonesia.

Buah tropis lain juga ingin didorong ekspornya (manggis, salak, buah naga, pisang, dan longan/kelengkeng). Wamendag juga meminta pembukaan ekspor untuk sawit dan kopi Indonesia.

"Banyak potensi buah tropis, salah satunya manggis yang ingin kita kembangkan. China adalah salah satu pasarnya di samping Eropa dan bahkan Timur Tengah. Indonesia punya keunggulan komparatif di sini. Kita berharap pasarnya makin luas sehingga potensi pengembangannya juga makin baik di masa mendatang," jelas Jerry

Selain beberapa masalah di atas, Wamendag juga menekankan perlunya kedua negara segera mencapai neraca dagang yang seimbang.

Produk Indonesia harus mendapatkan banyak kemudahan di China apalagi kedua negara sudah menandatangani dua perjanjian dagang penting yaitu regional comprehensive partnership agreement (RCEP) dan ASEAN-China FTA.

Wamendag mengajak agar implementasi kedua perjanjian itu dilakukan secara mutual agar kerja sama semua pihak bisa berjalan dengan mutual.

Untuk diketahui, pekan ini Wakil Menteri Sambuaga menerima kunjungan Duta Besar China Xiao Qian. Kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan di Parapat di mana Wamendag Jerry Sambuaga waktu itu bertemu dengan Wamendag RRT.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, pada pertemuan di sela kunjungan Menlu China Wang Yi tersebut, Wamendag Jerry Sambuaga menyampaikan beberapa konsern perdagangan Indonesia.

Beberapa hal yang dibahas kala itu adalah mengenai perdagangan sarang burung walet, buah tropis dan beberapa isu lainnya. Pemerintah China waktu itu menyambut harapan Indonesia dan berjanji untuk menindaklanjutinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yang Lain Tiarap, Ekspor Sarang Burung Walet di Jateng Tembus Rp4,1 Triliun

Yang Lain Tiarap, Ekspor Sarang Burung Walet di Jateng Tembus Rp4,1 Triliun

Jawa Tengah | Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:28 WIB

Pengacara Sebut Renovasi Rumah Nurhadi dari Usaha Sarang Burung Walet

Pengacara Sebut Renovasi Rumah Nurhadi dari Usaha Sarang Burung Walet

News | Jum'at, 18 Desember 2020 | 21:24 WIB

Terungkap, Ini Alasan Mengapa Sarang Burung Walet Dibanderol Jutaan Rupiah

Terungkap, Ini Alasan Mengapa Sarang Burung Walet Dibanderol Jutaan Rupiah

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2020 | 12:27 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB