Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB
Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan mandatori B50 mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026 mendatang meski harga minyak dunia perlahan turun. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan mandatori B50 mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026 mendatang meski harga minyak dunia perlahan turun.
  • Pemerintah mewajibkan pencampuran lima puluh persen bahan bakar nabati ke dalam bahan bakar minyak nasional secara nasional.
  • Langkah strategis ini bertujuan mewujudkan swasembada energi serta menekan ketergantungan impor BBM di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Suara.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan mandatori B50 tetap akan diberlakukan pada semester II-2026 atau mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini akan tetap berjalan meski harga minyak dunia saat ini perlahan mulai melandai.

"B50 tetap harus ada. Ini survival mode. Jangan karena kita berbicara tentang harga turun, kemudian kita menggantungkan lagi," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (17/4/2026).

Tercatat dalam dua pekan terakhir harga minyak dunia sudah berada di bawah USD 100 per barel. Pada pembukaan perdagangan Jumat (17/4), harga brent berjangka turun USD 1,34 atau 1,35 persen, menjadi USD 98,05 per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun USD 1,65, atau 1,74 persen, menjadi USD 93,40 per barel.

Menurut Bahlil, meski harga sudah turun, pemerintah tetap harus melakukan antisipasi, salah satunya dengan tetap menjalankan program mandatori B50 guna memastikan ketahanan BBM nasional.

"Sekarang siapa yang menjamin hari ini harga turun, besok terjadi gejolak apalagi? Sekarang ini di dunia, orang punya duit saja, belum tentu dapat barang. Ini yang kita bicara tentang kedaulatan energi," kata Bahlil.

Di tengah ketidakpastian geopolitik saat ini, Bahlil menegaskan Indonesia tidak dapat hanya bergantung pada impor BBM, tetapi juga harus mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dengan melakukan swasembada energi.

"Nah karena kita tidak bisa menggantungkan nasib kita kepada negara lain, orang akan bisa membantu kita ketika dia juga punya kebutuhan selesai," kata Bahlil.

"Tapi ketika dia punya kebutuhan tidak selesai, bagaimana mungkin membantu kita. Atas arahan Bapak Presiden, kami tidak ingin mengambil resiko. Ini survival mode," tegas Bahlil.

Program mandatori B50 merupakan kelanjutan dari rangkaian kebijakan yang dimulai dari B10 pada 2016 hingga B40 yang resmi diberlakukan pada 2025.

baca juga

Melalui kebijakan ini, pemerintah mewajibkan pencampuran 50 persen bahan bakar nabati (BBN)—umumnya berasal dari minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO)—ke dalam 50 persen bahan bakar minyak (BBM).

Langkah ini bertujuan untuk menekan ketergantungan pada impor BBM, mewujudkan swasembada energi, serta sekaligus mempercepat transisi menuju energi terbarukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:09 WIB

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:27 WIB

Terkini

Benarkah Maskulinitas Hambat Laki-Laki Bekerja di Sektor Ramah Lingkungan?

Benarkah Maskulinitas Hambat Laki-Laki Bekerja di Sektor Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?

Apakah Peserta BPJS Mandiri Kelas 3 Bisa Langsung Naik Kelas Perawatan ke VIP saat Rawat Inap?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan

Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya

Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus

Kalah Pamor dari Rokok Kretek, Perajin Berjuang Hidupkan Kembali Batik Kudus

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!

7 Slang Gen Z yang Masuk KBBI, Bukti Bahasa Indonesia Terus Berkembang!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Helm Basah Karena Kehujanan? Begini Cara Mengeringkannya agar Tidak Bau

Helm Basah Karena Kehujanan? Begini Cara Mengeringkannya agar Tidak Bau

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Rangkul 44 Ribu Siswa, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Satu Tahun Sekolah Rakyat Rangkul 44 Ribu Siswa, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Cara Menghilangkan Iklan di Xiaomi Smart TV Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara Menghilangkan Iklan di Xiaomi Smart TV Tanpa Aplikasi Tambahan

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×