Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB
Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia kebutuhan BBM tak lagi bergantung impor [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan impor BBM nasional telah menyusut 50 persen berkat operasional RDMP Kilang Balikpapan.
  • Produksi solar CN 48 dalam negeri sudah mencukupi kebutuhan nasional dan diprediksi surplus melalui implementasi mandatori B50 Juli 2026.
  • Pemerintah Indonesia kini hanya mengimpor sisa kebutuhan BBM dari negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara saja.

Suara.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengklaim Indonesia mulai lepas dari ketergantungan pada impor BBM. Ia mengungkapkan impor BBM telah menyusut hingga 50 persen.

Penurunan signifikan ini setelah RDMP Kilang Balikpapan mulai beroperasi serta rencana implementasi mandatori B50.

Bahlil menjelaskan bahwa kebutuhan bensin nasional mencapai 40 juta kiloliter per tahun. Sementara produksi dalam negeri sebelum  RDMP Kilang Balikpapan beroperasi, hanya 14,3 juta kiloliter.

Namun, setelah beroperasi meningkat menjadi sekitar 5,6 juta hingga 5,7 juta kiloliter. 

"Jadi hampir 20 juta kiloliter. Berarti impor kita tinggal 50 persen," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (17/4/2026). 

Antrean pengisian BBM di SPBU menjelang harga naik, Jakarta, Selasa (31/3/2026). [Suara.com/Fakhri]
Antrean pengisian BBM di SPBU menjelang harga naik, Jakarta. [Suara.com/Fakhri]

Sementara untuk BBM jenis solar CN 48  yang umum digunakan masyarakat telah mampu terpenuhi dengan produksi dalam negeri. 

Bahkan kata Bahlil, akan mengalami surplus dengan mulai berlakunya mandatori B50 pada 1 Juli atau semester II 2026. 

"CN 48 itu kan sudah bisa produksi dalam negeri, apalagi dengan B50 besok. B50 itu berarti kita akan surplus, mulai bulan Juli itu penerapan B50 pasti surplus," kata Bahlil. 

Bahlil mengungkapkan bahwa sisa 50 persen kebutuhan BBM nasional dipenuhi melalui impor dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

baca juga

Ia menyebut, pemerintah kini tidak lagi mengimpor produk BBM dari Timur Tengah atau negara lain yang letaknya jauh dari Indonesia.

"Jadi tidak ada kita impor BBM jadi dari Middle East (Timur Tengah), ataupun negara Afrika, ataupun Amerika, maupun negara lain, enggak ada," pungkas Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bahlil Ungkap Nasib Harga BBM Pertamax Cs, Kapan Diumumkan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:02 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×