11,4 Juta Dosis Vaksin Sudah Siap untuk Vaksinasi Maret, Aman Bagi Lansia

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 23 Februari 2021 | 09:47 WIB
11,4 Juta Dosis Vaksin Sudah Siap untuk Vaksinasi Maret, Aman Bagi Lansia
Tenaga kesehatan lansia divaksin corona.

Suara.com - PT Bio Farma (Persero) bakal terus menyedikan vaksin untuk program vaksinasi. Saat ini, Bio Farma sudah dan tengah memproses kembali bahan baku vaksin yang didatangkan dari Sinovac, China.

Bahkan, Bio Farma telah menyiapkan puluhan juta dosis untuk program vaksinasi pada bulan Maret 2021.

"Februari ini kita siap 7,5 juta dosis dan bulan Maret kita persiapkan sekitar 11,4 juta, sehingga tidak ada kendala dari ketersediaan produk," ujar Juru Bicara Vaksinasi PT Bio Farma Bambang Heriyanto dalam keterangannya, Selasa (23/2/2021).

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah menerbitkan surat izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) vaksin Sinovac bagi golongan lansia.

Namun, Bambang menjamin, vansin yang digunakan untuk lansia aman, sehingga masyarakat tak perlu khawatir.

"Vaksin ini pun sudah melewati kajian ilmiah, Hasilnya terbukti baik sehingga Badan POM memberikan izin penggunaan darurat, termasuk kepada lansia. Jadi masyarakat jangan khawatir, ini aman digunakan untuk lansia," tegas Bambang.

Sebelumnya, Bio Farma telah menyiapkan 7,5 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac untuk program vaksinasi pada Februari ini.

Jumlah vaksin tersebut merupakan bagian dari 13 juta dosis vaksin yang telah mendapat penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM.

Vaksin tersebut sebelumnya diolah Bio Farma setelah mendapatkan bahan baku vaksin Covid-19 Sinovac pada Januari lalu.

"Target kita sesuai dengan timeline yang kita sepakati dengan Kementerian Kesehatan juga untuk bulan Februari ini akan ada sekitar 7,5 juta dosis vaksin yang akan segera distribusikan untuk melakukan program vaksinasi kepada masyarakat Indonesia," ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (16/2/2021).

Honesti melanjutkan, pihaknya juga tengah menunggu sebanyak 140 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku atau bulk yang telah dikontrakkan dengan Sinovac.

Ia menungkapkan, saat ini perusahaan telah berhasil mengolah bahan baku vaksin covid-19 Sinovac sebanyak 15 juta dosis.

"Sampai hari ini kita sudah melakukan produksi 15 bacth artinya 15 juta dosis sudah selesai diproduksi dan secara bertahap ini akan dilakukan oleh Badan POM," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Efek yang Dirasakan Tenaga Kesehatan di Bandar Lampung Setelah Divaksin

Ini Efek yang Dirasakan Tenaga Kesehatan di Bandar Lampung Setelah Divaksin

Lampung | Selasa, 23 Februari 2021 | 09:03 WIB

Link Vaksinasi Covid untuk Lansia, Daftar di Sini

Link Vaksinasi Covid untuk Lansia, Daftar di Sini

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 08:50 WIB

Update Covid-19 Global: Negara Kaya Rebutan Vaksin dengan Negara Miskin?

Update Covid-19 Global: Negara Kaya Rebutan Vaksin dengan Negara Miskin?

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 08:49 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB