Dikala Petani Kopi Gayo Bertahan Bercocok Tanam Masa Pandemi

Erick Tanjung

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:35 WIB
Dikala Petani Kopi Gayo Bertahan Bercocok Tanam Masa Pandemi
Ilustrasi--Petani memanen kopi jenis Arabica di perkebunan Jabal Antara, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, Aceh. (Antara Foto/Rahmad)

Suara.com - Meski udara masih terasa dingin menjelang siang hari pukul 10.00 WIB, namun warga dengan bekal parang dan cangkul tetap semangat mendatangi kebun-kebun kopi milik mereka di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Para pria dan wanita paruh baya tampak bergegas menuju kebun-kebun kopi yang telah menjadi rutinitas sehari-hari mereka. Mulai dari membersihkan kebun dan juga memanen kopi.

Jalan yang ditempuh cukup jauh dan berkelok-kelok. Namun, hijaunya hamparan kebun kopi sejak awal memasuki Kampung Cam, Pondok Baru hingga ke Redelong itu mengobati kelelahan perjalanan panjang dari Gunung Salak, Kabupaten Aceh Utara ke Bener Meriah.

Di hamparan sejauh mata memandang itulah tumbuh pohon kopi yang didominasi jenis kopi arabika Gayo. Siapa yang tidak kenal kopi Gayo, yang tersohor dan bahkan mampu masuk dalam jajaran kopi ternikmat dunia.

Di sepanjang ruas jalan yang menurun itu menuju Redelong, ibu kota Kabupaten Bener Meriah, sebagian petani mulai membentangkan tikar untuk menjemur biji kopi setelah di panen.

Dalam suasana hening, para petani dengan tekun menjemur biji kopi hasil kebunnya. Hening, bisa jadi karena memikirkan nasib harga kopi yang belakangan ini terus merosot karena pandemi Covid-19.

"Kalau harganya memang turun drastis selama pandemi ini. Tapi, kami tetap bersemangat mengurus tanaman kopi karena memang pendapatan sebagian besar warga di sini bercocok tanam kopi," kata Rizal, warga Bener Meriah dilansir dari Antara, Rabu (24/2/2021).

Namun, para petani kopi Arabika Gayo tampaknya optimistis harga komoditas ekspor itu akan kembali mengembirakan seiring membaiknya perekenomian dunia dimasa mendatang, atau setelah pandemi berakhir.

Beberapa bulan ini memang harganya jatuh seiring lesunya permintaan pasar. Para petani sepertinya berharap harga yang rendah itu tidak bertahan lama atau akan kembali membaik.

baca juga

"Harus yakin harga akan kembali bagus, karena kopi arabika Gayo menjadi salah satu varietas terbaik dunia dengan citra rasa yang khas," ujarnya.

Memang, suasana alami di Dataran Tinggi Tanah Gayo yang merupakan lumbung kopi arabika di provinsi berpenduduk sekitar 5,2 juta jiwa itu, tetap berlangsung seperti biasa. Seakan semua berpikiran bahwa pandemi sudah berakhir.

"Kami warga kampung sudah terbiasa seperti. Setiap pagi, yang ada dipikiran adalah pergi ke kebun. Kebun kopi adalah 'rumah kami' di siang hari, setelah urusan anak-anak berangkat ke sekolah selesai," kata Kurnia.

Di tengah pandemi, masyarakat Dataran Tanah Gayo baik di Aceh Tengah maupun Bener Meriah tetap merawat kebun-kebun kopinya dengan teliti. Mayoritas masyarakat di sini atau 85 persennya memang merupakan petani kopi.

Walau pandemi telah berdampak pada penurunan harga kopi secara signifikan, masyarakat Gayo tetap tak meninggalkan kebun-kebun kopi mereka.

Ilustrasi-Petani menjemur kopi arabika yang baru dipanen di tepi danau Laut Tawar, Aceh Tengah, Aceh, Minggu (19/1/2020). [Antara/Irwansyah Putra/foc].
Ilustrasi-Petani menjemur kopi arabika yang baru dipanen di tepi danau Laut Tawar, Aceh Tengah, Aceh, Minggu (19/1/2020). [Antara/Irwansyah Putra/foc].

Harus diakui, bahwa saat ini kondisinya memang memprihatinkan, harga kopi gelondongan cuma Rp6 ribu per bambu. "Biasanya Rp10 ribu sampai Rp12 ribu per bambu (setara 1,3 kg)," ucap Iwan (40), petani kopi di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aceh Provinsi Termiskin di Sumatera, Denny Siregar: Alhamdulillah...

Aceh Provinsi Termiskin di Sumatera, Denny Siregar: Alhamdulillah...

News | Rabu, 17 Februari 2021 | 09:30 WIB

Bejat! Tiga Pemuda Bermobil Perkosa Gadis 14 Tahun

Bejat! Tiga Pemuda Bermobil Perkosa Gadis 14 Tahun

Bekaci | Rabu, 17 Februari 2021 | 08:20 WIB

Bikin Warga Trauma, Gajah Ngamuk Rusak Rumah dan Kebun

Bikin Warga Trauma, Gajah Ngamuk Rusak Rumah dan Kebun

Sumut | Minggu, 24 Januari 2021 | 15:37 WIB

Terkini

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:51 WIB

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

PLTSa DIY Ubah Sampah Jadi Listrik, Solusi Masalah atau Beban Baru?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:50 WIB

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

PPATK dan MIND ID Perkuat Kolaborasi, Jaga Integritas Industri Pertambangan Nasional

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Say No to Cup Plastik! 5 Rekomendasi Tumbler Mini Terbaik untuk Ngopi Hemat dan Ramah Lingkungan

Say No to Cup Plastik! 5 Rekomendasi Tumbler Mini Terbaik untuk Ngopi Hemat dan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Demi Pasien, Dokter Anak Jalan 7 Km saat BBM Langka di Bali

Demi Pasien, Dokter Anak Jalan 7 Km saat BBM Langka di Bali

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:46 WIB

5 Perbedaan Pengalaman Terbang ke Kota Besar dan Destinasi Wisata Alam yang Perlu Dipertimbangkan

5 Perbedaan Pengalaman Terbang ke Kota Besar dan Destinasi Wisata Alam yang Perlu Dipertimbangkan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Bukan Sekadar Dokumen, Meutya Hafid Dorong Arsip Digital Jadi Dasar Kebijakan

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Ini Urutan Potong Kuku Menurut Islam Sesuai Ajaran Nabi

Ini Urutan Potong Kuku Menurut Islam Sesuai Ajaran Nabi

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:35 WIB

The Full Moon Eye Clinic: Klinik Aneh yang Menyembuhkan Luka Masa Lalu

The Full Moon Eye Clinic: Klinik Aneh yang Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:30 WIB

POCO F9 Pro Jadi Kurang Menarik? Ini Alasan F9 Ultra Lebih Worth It!

POCO F9 Pro Jadi Kurang Menarik? Ini Alasan F9 Ultra Lebih Worth It!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:30 WIB

×