Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Mendag Tegaskan Indonesia Sudah Tak Lagi Ekspor Barang Mentah

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 04 Maret 2021 | 13:20 WIB
Mendag Tegaskan Indonesia Sudah Tak Lagi Ekspor Barang Mentah
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. [Antara]

Suara.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia saat ini sudah menjadi salah satu kekuatan negara industri dunia.

Hal tersebut dikatakan Lutfi dalam acara Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2021 yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana, Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Pasalnya kata dia sepanjang tahun 2020 lalu sebesar 81,2 persen produk ekspor Indonesia merupakan barang industri primer dan produk manufaktur.

"Ini menunjukkan transformasi nyata bahwa Indonesia telah menjadi kekuatan industri dan tidak lagi hanya mengekspor barang mentah dan barang setengah jadi pada tahun 2020," kata Mendag Lutfi dikutip dari akun YouTube, Kementerian Perdagangan.

Dirinya pun merinci, ekspor Indonesia ke sejumlah kawasan tradisional dan non tradisional masih menunjukkan pertumbuhan yang positif, misalnya ke Eropa Barat naik 17,07 persen, Amerika Utara naik 3,51 persen, Asia Timur naik 4,01 persen, Eropa Timur naik 9,99 persen dan Afrika Timur naik 8,09 persen.

Dari catatan Kemendag terdapat 10 negara yang menjadi destinasi ekspor utama Indonesia. Diantaranya RRT, Amerika Serikat, Jepang, India, Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Vietnam, dan Thailand.

Demikian surplus tertinggi tahun 2020 diperoleh dari negara Amerika Serikat sebesar 11,3 miliar dolar AS, India 6,47 miliar dolar AS, dan Filipina 5,26 miliar dolar AS.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang tahun lalu neraca dagang Indonesia mengalami surplus sebesar 21,74 miliar dolar AS.

Bila menilik data dari BPS, nilai neraca dagang di sepanjang tahun lalu merupakan yang tertinggi sejak 9 tahun lalu.

Surplus neraca perdagangan di sepanjang tahun lalu juga didorong nilai ekspor yang masih lebih besar daripada nilai impor, dimana nilai ekspor di sepanjang tahun 2020 sebesar 163,31 miliar dolar AS. Lalu nilai impor sebesar 141,5 miliar dolar AS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Curhat ke Jokowi Sektor Perdagangan Babak Belur Dihajar Corona

Mendag Curhat ke Jokowi Sektor Perdagangan Babak Belur Dihajar Corona

Bisnis | Kamis, 04 Maret 2021 | 11:43 WIB

Suap Izin Ekspor Benur, Eks Pejabat KKP: Rata-Rata Perusahaan Baru

Suap Izin Ekspor Benur, Eks Pejabat KKP: Rata-Rata Perusahaan Baru

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 16:29 WIB

Eks Dirjen KKP Ungkap Perusahaan Lolos Ekspor Benur Tanpa Lengkapi Syarat

Eks Dirjen KKP Ungkap Perusahaan Lolos Ekspor Benur Tanpa Lengkapi Syarat

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 15:13 WIB

Terkini

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 17:17 WIB

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:52 WIB

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

BTN Sukses Tekan Rasio Kredit Bermasalah, Transformasi Loan Factory Perkuat Kualitas Kredit Baru

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:18 WIB

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Berawal dari Keterbatasan, Kini Omzet UMKM Ini Meroket Berlipat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:13 WIB

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB