Peneliti: Perokok Harus Diberi Pilihan untuk Berhenti Merokok

Iwan Supriyatna Suara.Com
Selasa, 09 Maret 2021 | 14:22 WIB
Peneliti: Perokok Harus Diberi Pilihan untuk Berhenti Merokok
Ilustrasi rokok. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, maupun kantong nikotin, terbukti menjadi pilihan yang lebih sesuai bagi perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok dibandingkan dengan terapi pengganti nikotin (nicotine replacement therapy) dan obat varenicline.

Sayangnya, potensi dari produk ini belum dimaksimalkan sebagai salah satu strategi penurunan prelavensi perokok di Indonesia. Hal ini dikarenakan banyaknya mispersepsi terhadap bahaya yang dimiliki oleh produk tembakau alternatif.

Pada Februari 2021, Public Health England, badan eksekutif dari Departemen Kesehatan dan Pelayanan Sosial di Inggris, menerbitkan laporan independen ketujuh yang merangkum bukti terbaru tentang rokok elektronik.

Pada 2020 lalu, sebanyak 27,2 persen orang menggunakan rokok elektrik sebagai bantuan untuk berhenti merokok dalam kurun waktu 12 bulan dibandingkan dengan 15,5 persen orang yang menggunakan terapi pengganti nikotin dan 4,4 persen yang menggunakan obat varenicline.

“Ribuan perokok dapat beralih ke rokok elektronik dan akhirnya berhenti merokok sepenuhnya. Telah banyak bukti yang jelas yang menyatakan bawah rokok elektronik, meski tidak bebas risiko sepenuhnya, memiliki bahaya yang jauh lebih rendah daripada rokok,” kata Direktur Peningkatan Kesehatan Public Health England, John Newton ditulis Selasa (9/3/2021).

Selain itu, Public Health England juga menekankan bahwa kajian ilmiah yang berkelanjutan mengenai produk tembakau alternatif harus dilakukan.

Hal ini bertujuan untuk menghilangkan persepsi yang keliru pada masyarakat mengenai risiko terhadap kesehatan yang diakibatkan oleh penggunaan produk tersebut.

Berdasarkan hasil kajian ilmiah, produk tembakau alternatif memiliki risiko terhdap kesehatan yang jauh lebih rendah daripada rokok.

Dengan banyaknya kajian ilmiah yang dilakukan, maka masyarakat, khususnya perokok dewasa, diharapkan dapat diberi akses terhadap informasi yang akurat dan menyeluruh tentang produk tembakau alternatif.

Baca Juga: Studi: Paparan Asap Rokok Tembakau Tingkatkan Risiko Darah Tinggi pada Anak

Sehingga, pada akhirnya para perokok dewasa tersebut dapat mempertimbangkan seluruh opsi yang tersedia untuk membantu mereka beralih dari kebiasaan merokok.

Professor Ann McNeill dari King’s College London juga menyatakan bahwa perokok termasuk ke dalam salah satu kelompok yang memprihatinkan. Hal ini lantaran mereka memiliki informasi yang keliru dan tidak memiliki edukasi yang tepat mengenai produk tembakau alternatif.

“Jadi sampai saat ini, baru sedikit perokok dewasa yang mengetahui dan memiliki akses kepada rokok elektronik,” paparnya.

Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP), Amaliya, menambahkan bahwa kajian ilmiah terhadap berbagai produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantung nikotin, harus dilakukan untuk mengungkapkan fakta yang sebenarnya kepada masyarakat.

Apalagi, di Indonesia belum banyak yang melakukan kajian ilmiah tersebut, sedangkan jumlah perokok di Indonesia itu sangat tinggi dan produk tembakau alternatif semakin berkembang di Indonesia.

“Indonesia harus melakukan kajian ilmiah ini. Kita juga dapat berkolaborasi dengan akademisi dari luar negeri agar metode penelitian yang dilakukan lebih komprehensif. Jadi, kita harus membuka wawasan kita terhadap berbagai produk-produk hasil inovasi teknologi,” seru Amaliya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI