Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Dorong Wisata di Likupang, Pemerintah Sediakan Rp 36,74 M untuk Sarhunta

Fabiola Febrinastri

Rabu, 10 Maret 2021 | 09:00 WIB
Dorong Wisata di Likupang, Pemerintah Sediakan Rp 36,74 M untuk Sarhunta
Ilustrasi rumah warga menjadi homestay. (Dok : PUPR)

Suara.com - Demi mendorong potensi wisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Likupang - Manado, di Provinsi Sulawesi Utara, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun dan merevitalisasi 529 unit rumah warga. Pemerintah menyediakan sebesar Rp 36,74 miliar untuk keperluan ini.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta), yang bertujuan untuk mendukung pemulihan pariwisata daerah dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Kami berharap, program ini bisa bermanfaat dalam hal peningkatan kualitas rumah masyarakat di sekitar KSPN Likupang - Manado,” ujarnya, beberapa waktu.

Ilustrasi rumah warga menjadi homestay. (Dok : PUPR)
Ilustrasi rumah warga menjadi homestay. (Dok : PUPR)

Di tempat terpisah, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi I, Hujurat menjelaskan, jumlah bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya untuk usaha pondok wisata (homestay) sebesar Rp 36,74 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni di beberapa lokasi KSPN tersebut.

Berdasarkan data, dana Sarhunta disalurkan untuk 263 unit di tiga desa, yaitu Marinsow, Pulisan, Kinunang dan satu Kelurahan di Pulau Bunaken. Hujurat berharap, Sarhunta yang sudah selesai dibangun Kementerian PUPR bisa dimanfaatkan dan dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), sehingga lebih banyak wistawan yang berkunjung ke Likupang, sekaligus menumbuhkan ekonomi masyarakat serta peningkatan terhadap sektor

Rumah warga yang dijadikan homestay dinilai sangat nyaman, karena fasilitas untuk penginapan sangat lengkap dan aman. Desain rumah-rumah menonjolkan budaya dan kearifan lokal.

“Seluruh homestay yang sudah rampung 100 persen, sudah mulai disewakan ke wisatawan dengan biaya sewa per malam nya Rp 200 ribu. Selain itu, ada jenis bantuan peningkatan kualitas tanpa fungsi, yang terdapat di sepanjang koridor KSPN Likupang, berjumlah 266 unit, dan progresnya sudah hampir rampung 100 persen,” terangnya.

Menparekraf, Sandiaga Uno. (Dok : PUPR)
Menparekraf, Sandiaga Uno. (Dok : PUPR)

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, sempat melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan Sarhunta di Likupang. Menurutnya, Kemenparekraf sangat mengapresiasikan program-program pembangunan infrastruktur dan perumahan dari Kementerian PUPR.

“Pembangunan rumah-rumah, warga agar bisa dijadikan homestay adalah suatu wujud nyata bahwa pemerintah hadir untuk menggerakkan ekonomi masyarakat daerah khususnya desa, membuka peluang usaha dan membantu menambah penghasilan masyarakat. Tentunya dalam pengelolaan Sarhunta di Likupang juga harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang ketat dan disiplin untuk mengantisipasi pnyebaran virus Covid-19,” tandasnya.

baca juga

“Tadi biaya sewa homestay hanya Rp 200 ribu rupiah per malam. Kita ingin ini menjadi keunggulan kita. Saya hari ini, di Desa Marinsow mencanangkan bahwa desa wisata ini akan menjadi program unggulan Kemenparekraf untuk membangkitkan ekonomi warga nasional,” ujarnya.

Turut hadir dan mendampingi Kepala Balai P2P Sulawesi I antara lain,  Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Utara, Recky W. Lahope, Pejbt Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Rumah Umum Komersil, Stenly Tangkere, dan Ketua Tim Pengarah KSPN Likupang - Manado Provinsi Sulawesi Utara Ir. Jefrey Kindangen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reformasi Birokrasi, KemenPUPR Sinkronisasikan Program Perumahan di Sumatra

Reformasi Birokrasi, KemenPUPR Sinkronisasikan Program Perumahan di Sumatra

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 17:47 WIB

Program BSPS, Bank Mandiri Salurkan Rp 4,82 M untuk 2.140 Warga Kalsel

Program BSPS, Bank Mandiri Salurkan Rp 4,82 M untuk 2.140 Warga Kalsel

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 15:33 WIB

Nadine Chandrawinata Kasih Tips Cara Mudah untuk Menghemat Air

Nadine Chandrawinata Kasih Tips Cara Mudah untuk Menghemat Air

Entertainment | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:32 WIB

Pemprov DKI Kebut Normalisasi Sungai Dalam 2 Tahun ke Depan

Pemprov DKI Kebut Normalisasi Sungai Dalam 2 Tahun ke Depan

Jakarta | Selasa, 09 Maret 2021 | 07:10 WIB

Hari Air Dunia, Denny Sumargo Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

Hari Air Dunia, Denny Sumargo Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

Entertainment | Senin, 08 Maret 2021 | 11:30 WIB

Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Bedah Rumah Warga di NTB untuk Jadi Homestay

Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Bedah Rumah Warga di NTB untuk Jadi Homestay

Bisnis | Jum'at, 05 Maret 2021 | 12:56 WIB

Terkini

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

×