Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Awal Maret, Perusahaan Marak Lakukan Penggalangan Dana di Pasar Modal

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 10 Maret 2021 | 09:36 WIB
Awal Maret, Perusahaan Marak Lakukan Penggalangan Dana di Pasar Modal
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melansir rencana penggalangan dana atau fund raised di pasar modal kian marak pada bulan Maret 2021 ini. Calon penerbitan surat utang maupun calon emiten diperkirakan akan meramaikan pasar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan berdasarkan data sampai dengan awal Maret 2021, jumlah fund raised baik dari penerbitan ekuitas maupun EBUS mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan data Maret 2020.

"Jumlah fund raised dari penerbitan ekuitas per Maret 2021 mengalami peningkatan (21,41 persen), dimana pada Maret 2020 adalah sebesar Rp 6,62 Triliun dan pada Maret 2021 menjadi sebesar Rp 8,03 Triliun," kata Nyoman kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/3/2021).

Demikian juga jumlah fund raised dari penerbitan EBUS per Maret 2021 juga mengalami peningkatan (22,32 persen) jika dibandingkan dengan Maret 2020 dimana sebelumnya adalah sebesar Rp 196,09 Triliun menjadi sebesar Rp 239,85 Triliun.

Sebagai informasi, berdasarkan data historis sejak 2016 sampai dengan 2020, jumlah fund raised yang diperoleh dari ekuitas dan EBUS mengalami peningkatan dengan rata-rata 27,60 persen.

Selain itu, dengan kondisi ekonomi yang mulai menunjukan tanda-tanda pemulihan, tentu saja berdampak pada kegiatan perusahaan yang membutuhkan pendanaan.

"Berdasarkan kondisi tersebut, Bursa mengharapkan fund raised melalui penerbitan ekuitas maupun EBUS akan menjadi alternative pendanaan di tahun 2021," harap Nyoman.

Sementara itu hingga tanggal 8 Maret 2021, terdapat 3 Perusahaan Tercatat yang telah melakukan Right Issue dengan total fund raised sebesar Rp 1,83 Triliun dan 4 Perusahaan Tercatat yang telah melakukan private placement dengan total fundraised sebesar Rp 3,43 Trilun.

Sehingga total fund raised melalui penerbitan right issue dan private placement pada awal Maret 2021 adalah sebesar Rp 5,26 Triliun atau meningkat sebesar 77,54 persen jika dibandingkan dengan Maret 2020 yaitu Rp 2,96 Triliun.

Selain itu, terdapat 17 Perusahaan yang akan melakukan Right Issue dan 7 Perusahaan yang akan melakukan Private Placement (telah memperoleh persetujuan RUPS) dalam pipeline pencatatan saham Bursa per tanggal 8 Maret 2021.

Sementara di pipeline IPO, sebanyak 26 perusahaan bersiap untuk mencatatkan saham perdananya di BEI dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Ada Perusahaan BUMN di Pipeline IPO BEI Hingga Saat Ini

Belum Ada Perusahaan BUMN di Pipeline IPO BEI Hingga Saat Ini

Bisnis | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:41 WIB

Ungkapan Terima Kasih Merupakan Bentuk Rasa Syukur

Ungkapan Terima Kasih Merupakan Bentuk Rasa Syukur

Press Release | Senin, 08 Maret 2021 | 16:39 WIB

Sebanyak 22 Miliar Saham Ditransaksikan di BEI Pekan Ini

Sebanyak 22 Miliar Saham Ditransaksikan di BEI Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 28 Februari 2021 | 09:38 WIB

Terkini

Rupiah Anjlok Rp17.500 per Dolar AS, Suku Bunga Berpotensi Naik

Rupiah Anjlok Rp17.500 per Dolar AS, Suku Bunga Berpotensi Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:03 WIB

LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis

LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:47 WIB

Hindari Saham-saham Ini Jelang Rebalancing MSCI

Hindari Saham-saham Ini Jelang Rebalancing MSCI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:47 WIB

Loker BUMN: BRI Buka Lowongan Hingga Juli 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar

Loker BUMN: BRI Buka Lowongan Hingga Juli 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:32 WIB

Purbaya Tegaskan Tak Ada Lagi Tax Amnesty, Kecuali Perintah Presiden

Purbaya Tegaskan Tak Ada Lagi Tax Amnesty, Kecuali Perintah Presiden

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:09 WIB

Rupiah Jadi Biang Kerok IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.800 di Sesi I

Rupiah Jadi Biang Kerok IHSG Terperosok Jatuh ke Level 6.800 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:04 WIB

Intip Kisi-kisi Rebalancing MSCI

Intip Kisi-kisi Rebalancing MSCI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:47 WIB

Purbaya Nurut Bahlil soal Tunda Kenaikan Tarif Royalti Tambang

Purbaya Nurut Bahlil soal Tunda Kenaikan Tarif Royalti Tambang

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:07 WIB

Profil Dyastasita WB: Juri LCC MPR yang Viral, LHKPN Miliknya Tak Punya Kendaraan

Profil Dyastasita WB: Juri LCC MPR yang Viral, LHKPN Miliknya Tak Punya Kendaraan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:06 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp18.000

Rupiah Bisa Tembus Rp18.000

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:34 WIB