Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Aturan Baru, Sentra Vaksinasi BUMN Boleh untuk Lansia KTP Non DKI

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Selasa, 16 Maret 2021 | 11:08 WIB
Aturan Baru, Sentra Vaksinasi BUMN Boleh untuk Lansia KTP Non DKI
Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 yang akan disuntukkan kepada warga lanjut usia (lansia) saat vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru'di area parkir Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperlebar akses sentra vaksinasi bersama BUMN untuk lansia di DKI Jakarta.

Awalnya, sentra vaksinasi tersebut hanya untuk lansia yang ber-KTP DKI Jakarta. Namun kini, lansia yang memiliki KTP di luar DKI Jakarta bisa mendapat layanan sentra vaksinasi tersebut.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mendapat persetujuan Kementerian Kesehatan.

"Semoga dengan cara ini lansia di Jakarta walaupun tidak berKTP DKI Jakarta diperbolehkan dan bisa mendapatkan layanan vaksinasi," ujar Arya kepada wartawan, Selasa (16/3/2021).

Arya menambahkan, keputusan ini diambil setelah melihat animo dari para lansia yang begitu besar untuk mendapatkan vaksin secara gratis.

"Sentra vaksinasi bersama BUMN sangat diminati lansia, mudah-mudahan karena sangat nyaman dan memberikan dampak banyak lansia yang juga ingin divaksin," ucapnya.

Bagi lansia di DKI Jakarta, baik yang ber-KTP Jakarta atau KTP luar Jakarta, dapat melakukan pendaftaran Sentra Vaksinasi Lansia BUMN melalui https://loket.com/event/vaksinasicovid19untuklansia.

Untuk diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir mendorong agar semua perusahaan BUMN menjadi pioner untuk melakukan vaksinasi kepada lansia di lingkungan BUMN dan juga masyarakat.

Hal ini tak hanya akan memacu sektor-sektor industri lain, baik swasta dan milik pemerintah dalam meningkatkan kepedulian akan kesehatan lansia di lingkungan, tapi juga untuk menumbuhkan produktifitas demi perbaikan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi.

Hal itu ditekankan Menteri Erick Thohir saat menyaksikan inisiasi vaksinasi lansia yang berlangsung di Sentra Vaksinasi COVID-19 Bersama, Istora, Senayan, Senin (8/3).

"Saat ini, kami membuka Sentra Vaksinasi Bersama di Istora Senayan, kemudian akan kami buka di Tennis Indoor, sehingga in sya Allah bisa memadai. Tempat yang cukup luas dengan fasilitas yang ramah lansia, saya harap bisa membantu percepatan lansia," kata Erick Thohir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Indonesia, Ini Daftar Negara Hentikan Vaksin AstraZeneca

Selain Indonesia, Ini Daftar Negara Hentikan Vaksin AstraZeneca

Lampung | Selasa, 16 Maret 2021 | 11:04 WIB

Tambah Lagi, Kini Lebih dari Selusin Negara Tangguhkan Vaksin AstraZeneca

Tambah Lagi, Kini Lebih dari Selusin Negara Tangguhkan Vaksin AstraZeneca

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 10:31 WIB

AstraZeneca Bantah Kaitan Vaksin Covid-19 Dengan Penggumpalan Darah

AstraZeneca Bantah Kaitan Vaksin Covid-19 Dengan Penggumpalan Darah

Health | Selasa, 16 Maret 2021 | 10:15 WIB

Indonesia dan Uni Eropa Tunda Vaksin AstraZeneca, Australia Tetap Lanjut!

Indonesia dan Uni Eropa Tunda Vaksin AstraZeneca, Australia Tetap Lanjut!

Health | Selasa, 16 Maret 2021 | 09:41 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB