Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Suku Bunga Turun, Bank Jadi Pelit Salurkan Kredit

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 25 Maret 2021 | 13:20 WIB
Suku Bunga Turun, Bank Jadi Pelit Salurkan Kredit
Ilustrasi pengajuan kredit. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sedikit menyindir perbankan yang justru menahan penyalurkan kreditnya, padahal suku bunga Bank Indonesia (BI) sudah berada dalam level terendah dalam sejarah Indonesia.

"Suku bunga sudah turun ke posisi paling rendah dalam Republik Indonesia, inflasi juga rendah, likuiditas besar, tapi kredit belum mengalir," kata Sri Mulyani dalam acara 'Temu Stakeholder untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional' yang digelar secara virtual, Kamis (25/3/2021).

Sri Mulyani menuturkan, Kementerian Keuangan bersama dengan seluruh pemangku kepentingan fokus untuk bagaimana sektor kredit ini bisa tumbuh melalui berbagai program-program penjaminan.

"Sehingga bank tidak ragu untuk memberikan jaminan dan perusahaan juga tidak ragu untuk meminjam, ini kita atur dalam Peraturan Menteri Keuangan 93, yang kita pun sekarang sedang akan sempurnakan lagi karena kita melihat kebutuhan industri berbeda-beda," ucapnya.

Tak hanya itu kata Sri Mulyani dirinya juga saat ini sedang melakukan revisi PMK yang bakal mengatur kemudahan dalam mendapatkan pinjaman dari perbankan.

"Sehingga diharapkan sektor industri maupun juga sektor lainnya bisa mengajukan kredit, dimana perbankan juga berani untuk memberikan pinjaman dengan suku bunga yang diharapkan," pungkansya.

Sebelumnya, BI memproyeksi pertumbuhan kredit 2021 sebesar 7 -9 persen. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan momentum pemulihan ekonomi mendukung upaya perbaikan kinerja penyaluran kredit.

"Terlebih kondisi likuiditas perbankan sudah sangat cukup dan didukung oleh suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate yang rendah," katanya.

Bahkan level suku bunga acuan saat ini merupakan level terendah sepanjang sejarah yaitu sebesar 3,75 persen.

baca juga

Perry menambahkan dari sisi risiko, kebijakan perpanjangan relaksasi restrukturisasi kredit hingga 2022 diyakini bakal meringankan beban perbankan dan pelaku sektor riil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BI Tak Bosan Ingatkan Perbankan Segera Turunkan Bunga Kredit

Bos BI Tak Bosan Ingatkan Perbankan Segera Turunkan Bunga Kredit

Bisnis | Kamis, 25 Maret 2021 | 13:11 WIB

Cepat Beradaptasi dan Bangkit, BRI Optimis Pelaku UMKM Kembali Ekspansi

Cepat Beradaptasi dan Bangkit, BRI Optimis Pelaku UMKM Kembali Ekspansi

Bisnis | Selasa, 23 Maret 2021 | 18:11 WIB

Telat Bayar Cicilan KPR dan KKB Tak Akan Kena Bunga Lewat Aplikasi Ini

Telat Bayar Cicilan KPR dan KKB Tak Akan Kena Bunga Lewat Aplikasi Ini

Bisnis | Senin, 22 Maret 2021 | 08:54 WIB

Terkini

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:56 WIB

Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina

Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:55 WIB

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:42 WIB

Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney

Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:20 WIB

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:57 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:24 WIB

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

×