Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Didukung LPEI, Briket Arang Kelapa Asal Kendal Tembus Pasar Ekspor

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 06 April 2021 | 13:00 WIB
Didukung LPEI, Briket Arang Kelapa Asal Kendal Tembus Pasar Ekspor
LPEI Dukung Eksportir Asal Kendal.

Suara.com - PT Indonesia Eximbank atau Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) sebagai Special Mission Vehicle Kementerian Keuangan RI, memiliki mandat untuk melahirkan para eksportir baru.

Semakin banyak para pengusaha yang merasakan bagaimana LPEI menjalankan mandat tersebut. Salah satunya, Hj Istikanah, eksportir briket arang kelapa, yang berasal dari Kendal, Jawa Tengah.

Berkat dukungan LPEI melalui pendampingan, pelatihan, dan akses pembiayaan ekspor, Istikanah kini berhasil melakukan ekspor ke berbagai negara, termasuk ke Timur Tengah.

“Kami punya produk briket arang kelapa dengan kualitas terbaik di dunia, hal ini berkat dukungan program LPEI, yang sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha,” ujar Istikanah, yang juga Direktur CV Indoarab Interprise, yang berdomisi di Kendal, Selasa (6/4/2021).

Ia menuturkan, sebelum mendapat pendampingan LPEI, ia cukup kesulitan untuk melakukan ekspor.

Kemudian ketika CV Indoarab Interprise mengikuti program Coaching Program for New Exporter (CPNE) dari LPEI pada tahun 2020, Istikanah mengakui adanya peningkatan kinerja ekspornya.

Selain itu, CV Indoarab Interprise juga mendapatkan Fasilitas Pembiayaan Penugasan Khusus Ekspor (PKE) senilai Rp 1,5 Miliar yang mampu mendorong kenaikan ekspor hingga 7 ton per bulan.

Dukungan pengelolaan bisnis dari LPEI juga terbukti bermanfaat, sehingga perusahaan yang ia kelola bisa memiliki relasi lebih luas. Sampai saat ini, CV Indoarab Interprise telah mengekspor produknya hingga ke 10 negara tujuan ekspor.

Seiring dengan semakin banyaknya permintaan dari pasar luar negeri, karyawan CV Indoarab Interprise ini terus bertambah. Saat ini tercatat 130 orang tenaga kerja yang sebagian besar ibu-ibu di sekitar desa. Mereka ikut terlibat, diantaranya membantu proses pengemasan produk.

“Daripada nganggur, apalagi sekarang kan pandemi, ibu-ibu di sekitar saya kasih kerjaan untuk packing. Alhamdulilah. Program PKE LPEI ini sangat membantu saya. Berkat LPEI kini saya mau buka cabang pembakaran batok sendiri di NTT,” ujar Istikanah.

Karena mendapat manfaat besar dari program PKEI LPEI, ia mengajak UMKM di berbagai daerah untuk turut serta memanfaatkan program tersebut karena terbukti perusahaan yang dikelolanya mampu terus tumbuh, bisnis semakin berkembang, juga mampu menambah lapangan pekerjaan.

Saat sempat berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sebuah pameran kerja sama Kemenkeu dan Pemerintah Kabupaten Kendal beberapa lalu (25/3), Istikanah yang sudah berbisnis briket arang batok sejak 9 tahun lalu itu menyampaikan terima kasihnya pada pemerintah.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas program PKE LPEI, sehingga saya bisa menambah lapangan pekerjaan dan program PKE ini bisa bermanfaat juga untuk para UKM yang lainnya, karena PKE ini memang nyata manfaatnya,” ujar Istikanah.

Pada saat yang bersamaan Istikanah membagikan tips bagi para UKM.

“Perlu dijaga kualitas dan keunikan dari produk serta terus melihat perkembangan pasar. Selain itu, harus memiliki legalitas agar dapat mengakses pembiayaan. Tak kalah penting, untuk selalu konsisten dalam menjalankan bisnis, menjaga komitmen dengan pembeli,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPEI Biayai Ekspor Pesawat ke Nepal dan Senegal Senilai Rp 354 Miliar

LPEI Biayai Ekspor Pesawat ke Nepal dan Senegal Senilai Rp 354 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Maret 2021 | 14:56 WIB

Tak Ada Dasar Aturan, Edhy Minta Setoran ke Ekportir Lewat Bank Garansi

Tak Ada Dasar Aturan, Edhy Minta Setoran ke Ekportir Lewat Bank Garansi

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 12:55 WIB

LPEI Gandeng BCA Salurkan Modal Kerja ke Korporasi Demi Pemulihan Ekonomi

LPEI Gandeng BCA Salurkan Modal Kerja ke Korporasi Demi Pemulihan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:24 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB