Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Mendag Lepas Ekspor Perdana Produk UMKM Hipmi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 09 April 2021 | 16:34 WIB
Mendag Lepas Ekspor Perdana Produk UMKM Hipmi
Mendag Lepas Ekspor Perdana Produk UMKM Hipmi. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Bidang Perindustrian Perdagangan & ESDM melakukan kegiatan pelepasan ekspor perdana untuk komoditi makanan olahan dan minuman.

Pelepasan secara simbolis di lakukan oleh menteri perdagangan RI M Lutfi melalui daring dan di hadiri juga secara langsung oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Bapak Kasan dan juga Konjen RI untuk New South Wales, Australia Bapak Heru Hartanto.

M Lutfi dalam sambutannya mengatakan berharap HIPMI bisa menjadi penggerak penggerak ekspor Indonesia di masa yang akan datang. Produk makanan dan minuman Indonesia akan menjadi primadona.

Negara tujuan ekspor perdana dari produk UMKM Hipmi ini adalah Australia, dan ini bisa terselenggara tentunya atas kerja sama kordinasi yang baik antara Kementerian Perdagangan melalui Dirjen PEN dan juga atase perdagangan dan ITPC yg ada di sydney ungkap Rama Datau, Ketua BPP HIPMI Bidang Perdagangan Perindustrian & ESDM.

Rama Datau menambahkan bahwa Saat ini berdasarkan data yang dihimpun oleh HIPMI bahwa dari total ekspor Indonesia, kontribusi UMKM berada di sekitar 14 sampai 15%, ke depan Hipmi akan berupaya mencetak pengusaha pengusaha pelaku ekspor baru agar bisa menaikan jumlah kontribusi UMKM dalam perdagangan ekspor luar negeri.

Memang harus di akui tidak mudah untuk pelaku usaha untuk bisa mengekspor produknya khususnya produk UMKM, ini sangat di rasakan saat kami dari Hipmi melakukan proses kurasi untuk produk produk UMKM tersebut.

Banyak para pelaku UMKM masih belum mengetahui standard sertifikasi yang di butuhkan, kemasan yang bisa di terima oleh negara pengimpor dll. Disini peran kami di Hipmi sebagai pendamping para pelaku UMKM tersebut untuk bisa mendapatkan informasi pelatihan serta akses pembeli.

Untuk Australia sendiri Hipmi bekerja sama dengan trading house di Australia yg di miliki oleh salah satu diaspora Indonesia di Australia yang bernama House of Indonesia.

Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi nyata HIPMI dalam mendukung program pemerintah khususnya Kementerian Perdagangan RI dalam rangka pengembangan pasar ekspor, untuk produk produk UMKM dan juga untuk membangkitkan perekonomian Indonesia pada situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Sementara Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H Maming yang mengikuti kegiatan ini secara daring mengatakan Harus di syukuri meskipun di masa Pandemi ini ternyata Hipmi masih bisa memberikan kontribusi nyata kepada para pelaku UMKM untuk bisa memasuki pasar global, dan di harapkan dengan adanya kegiatan ini bisa membangkitkan semangat para pengusaha pelaku umkm di indonesia

Mardani menambahkan bahwa ekspor perdana tersebut diharapkan dapat menjadi sebuah momentum yang menandai kesiapan HIPMI untuk turut berkontribusi dalam membantu para pelaku usaha UMKM, serta bisa melebarkan usahanya khususnya memasuki pasar global.

Dalam sambutannya Dirjen Pengembangan Eskpor Nasional Kementerian Perdagangan RI Bapak Kasan menyampaikan kolaborasi antara pemerintah dengan swasta khususnya asosiasi pengusaha sangat penting agar bisa mendorong para pengusaha ukm untuk menjadi pelaku usaha global sesuai mandat yg di amanatkan oleh Presiden RI kepada Menteri Perdagangan.

Dirjen PEN akan memfasilitasi para pengusaha HIPMI dengan semua ITPC di bawah Kementerian Perdagangan agar bisa memperluas pasar ekspor untuk produk produk anggota HIPMI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Blak-blakan, Justice Collaborator Penyuap Edhy Prabowo Dikabulkan Jaksa

Mau Blak-blakan, Justice Collaborator Penyuap Edhy Prabowo Dikabulkan Jaksa

News | Rabu, 07 April 2021 | 18:13 WIB

Penyuap Prabowo Edhy Kasus Izin Ekspor Lobster Dituntut 3 Tahun Penjara

Penyuap Prabowo Edhy Kasus Izin Ekspor Lobster Dituntut 3 Tahun Penjara

News | Rabu, 07 April 2021 | 17:22 WIB

Mendag Pastikan Harga Cabai dan Bawang Stabil Jelang Puasa

Mendag Pastikan Harga Cabai dan Bawang Stabil Jelang Puasa

Foto | Rabu, 07 April 2021 | 17:06 WIB

Terkini

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:25 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:20 WIB