Virus Corona Menggila di India, Harga Minyak Terdampak Turun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 21 April 2021 | 08:18 WIB
Virus Corona Menggila di India, Harga Minyak Terdampak Turun
Naga Sadhus, atau pria suci Hindu berenang di sungai Gangga saat Shahi Snan pada "Kumbh Mela", atau Pitcher Festival, di tengah mewabahnya virus corona (COVID-19), di Haridwar, India, Senin (12/4/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Danish Siddiqui/FOC/djo

Suara.com - Minyak mentah ditutup lebih rendah dari level tertingginya di tengah kekhawatiran bahwa India importir minyak terbesar ketiga dunia memberlakukan pembatasan karena infeksi virus corona dan kematian melonjak ke rekor tertinggi.

Mengutip CNBC, Rabu (21/4/2021) harga minyak terus meningkat tahun ini karena antisipasi bahwa permintaan akan pulih, tetapi kendati Amerika Serikat dan China sedang rebound, banyak negara lain tidak mengalaminya.

"Kecuali kemajuan besar terlihat di luar negara industri utama seperti Amerika, faktor pandemi dapat memerlukan beberapa penyesuaian penurunan ekspektasi permintaan minyak global untuk tahun ini," kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois.

India, negara terpadat kedua di dunia dan saat ini paling terpukul oleh Covid-19, melaporkan jumlah kematian harian terburuk, dengan sebagian besar negara itu sekarang dikunci di tengah gelombang penularan kedua yang meningkat cepat.

Perdana Menteri India Narendra Modi mendesak warganya untuk mengambil tindakan pencegahan untuk menghentikan penyebaran Covid-19, tetapi tidak memberlakukan penguncian.

Pembatasan terus menghambat aktivitas perjalanan di seluruh dunia. Hong Kong akan menangguhkan penerbangan dari India, Pakistan, dan Filipina mulai 20 April selama dua minggu.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 48 sen, atau 0,7 persen, menjadi 66,57 dolar AS per barel. Selama sesi itu, Brent mencapai level tertinggi sejak 18 Maret di 68,08 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) anjlok 94 sen, atau 1,5 persen menjadi 62,44 dolar AS per barel.

Harga minyak mentah reli di awal sesi setelah Libya mengumumkan kondisi force majeure pada ekspor dari pelabuhan Hariga dan mengatakan pihaknya dapat memperluas tindakan tersebut ke fasilitas lain, dengan alasan sengketa anggaran.

baca juga

Hariga dijadwalkan memuat sekitar 180.000 barel per hari (bph) pada April. Produksi Libya terpukul tahun lalu setelah pasukan yang berbasis di timur dalam perang saudara negara itu memblokade terminal minyak.

Secara keseluruhan, harga minyak pulih dari posisi terendah bersejarah tahun lalu didorong oleh permulaan pandemi, dibantu beberapa pemulihan permintaan dan pengurangan produksi oleh Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC Plus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Gejala Umum Varian Baru Virus Corona India, Salah Satunya Sesak Napas!

6 Gejala Umum Varian Baru Virus Corona India, Salah Satunya Sesak Napas!

Health | Rabu, 21 April 2021 | 08:09 WIB

Supaya Tak Seperti India, Pemerintah Terus Berupaya Tekan Kasus Corona

Supaya Tak Seperti India, Pemerintah Terus Berupaya Tekan Kasus Corona

News | Rabu, 21 April 2021 | 05:00 WIB

Baru Tiba di Hong Kong, 50 Penumpang Pesawat dari India Positif Covid-19

Baru Tiba di Hong Kong, 50 Penumpang Pesawat dari India Positif Covid-19

News | Selasa, 20 April 2021 | 18:21 WIB

Terkini

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Eks CEO Smart Axiata Masuk Komisaris XLSMART, Bawa Pengalaman Transformasi Jaringan

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

KNPRI Kumpulkan 80 Tanda Tangan, Desak DPR Proses Pemakzulan Gibran

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan

Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:14 WIB

Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu

Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13 WIB

Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Khusus, Prabowo Siapkan Anggaran Rp 2 Miliar

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:08 WIB

Ally, Film Animasi Perdana Sutradara Bong Joon Ho, Bersiap Tayang Juli 2027

Ally, Film Animasi Perdana Sutradara Bong Joon Ho, Bersiap Tayang Juli 2027

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru

Bukan Lagi Anomali, Pakar UGM Sebut Cuaca Ekstrem Jadi Kenormalan Baru

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:00 WIB

24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban

24 Tahun Bom Bali, Kenangan dan Doa untuk 202 Korban

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Pelembap Tanpa AHA BHA untuk Kulit Sensitif Pasca Peeling, Penyelamat Skin Barrier

5 Pelembap Tanpa AHA BHA untuk Kulit Sensitif Pasca Peeling, Penyelamat Skin Barrier

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:39 WIB

×