Dukungan Perempuan Dalam Pembangunan Air Minum dan Sanitasi di Pedesaan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 21 April 2021 | 09:41 WIB
Dukungan Perempuan Dalam Pembangunan Air Minum dan Sanitasi di Pedesaan
Perempuan di Desa Yagabur, Kec.Kelila, Kab. Mamberamo Tengah, Papua.

Suara.com - Untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi, pemerintah membuat Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Program yang sudah dimulai sejak tahun 2008 ini memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan maupun laki-laki untuk pengelolaaannya.

Kesempatan untuk bisa berperan aktif dalam kegiatan program ini sangat disambut baik oleh masyarakat perempuan.

Salah satunya Yuyun Yuningsih, Sekretaris Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi - KPSPAMS ‘Banjar Wijaya’ Desa Putat, Kab. Cirebon, Jawa Barat, yang merupakan Desa Pamsimas Tahun 2018.

Sebelum adanya program Pamsimas, masyarakat di desa ini sangat sulit untuk mendapatkan pasokan air yang layak minum, lebih-lebih saat musim kemarau. Masyarakat selalu antri dan harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih.

Kondisi ini kemudian memotivasi Yuyun untuk membantu masyarakat Desa Putat agar bisa mendapatkan pelayanan air minum dengan mudah. Dia pun berusaha untuk mengajak masyarakat di sana untuk menjalankan program Pamsimas. Dia mendekati kaum perempuan di desa itu dengan sering hadir dalam pengajian, kegiatan Posyandu, dan kegiatan-kegiatan ibu PKK lainnya.

Kesabaran, kegigihan, dan keinginan kuat Yuyun dan para pengurus KPSPAMS untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap program Pamsimas pun membuahkan hasil.

Masyarakat akhirnya mau berpastisipasi dalam seluruh tahapan kegiatan Pamsimas, termasuk membayar iuran. Saat ini, warga masyarakat sudah dapat menikmati air minum di rumah masing-masing dengan cukup memutar kran.

Hal serupa juga ditunjukkan masyarakat perempuan di Desa Yagabur, Kec.Kelila, Kab. Mamberamo Tengah, Papua. Desa ini merupakan penerima dana Hibah Insentif Desa (HID) tahun anggaran 2020.

Para perempuan di desa ini begitu antusias terlibat dalam pembangunan sarana air minum dan sanitasi. Kontribusi perempuan ditunjukkan dengan menyumbangkan tenaga mereka untuk mengumpulkan dan mengangkut material lokal berupa pasir dan batu kali.

Untuk mengumpulkan material lokal tersebut, para perempuan Desa Yagabur harus berjalan sejauh satu kilo meter ke sungai di balik lembah. Perjalanan yang ditempuh cukup curam dan terjal, mereka harus melewati hutan, dan jalan yang berliku.

Namun, para perempuan di desa ini sudah terlatih menempuh jalan terjal tersebut dengan membawa karung plastik serta ‘noken.’

Satuan pelaksana (satlak) Pamsimas mengatur kelompok perempuan terkait penyediaan material lokal tersebut. Setiap perempuan di desa mengumpulkan pasir dan batu kali kemudian mengisinya di dalam karung plastik dan mengangkut material tersebut dengan Noken.

Hal ini adalah bukti kekuatan dan semangat para perempuan Desa Yagabur dalam membangun sarana air minum dan sanitasi di desa mereka.

Partisipasi kaum perempuan dalam membangun fasilitas air minum di desanya juga terlihat di Desa Huta Dame Kecamatan Palipi, Kab. Samosir, Sumatera Utara. Kaum perempuan di desa ini bergotong-royong mengangkut bahan material sebagai bentuk swadaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Berisiko Munculkan Krisis Air, Ini Pesan UNESCO

Pandemi Covid-19 Berisiko Munculkan Krisis Air, Ini Pesan UNESCO

Lifestyle | Selasa, 20 April 2021 | 22:02 WIB

Selama Pandemi, Konsumsi Air Masyarakat Meningkat Hingga 3 Kali Lipat

Selama Pandemi, Konsumsi Air Masyarakat Meningkat Hingga 3 Kali Lipat

Lifestyle | Senin, 19 April 2021 | 14:43 WIB

Ini Pentingnya Akses Air Bersih di Lokasi Bencana Alam

Ini Pentingnya Akses Air Bersih di Lokasi Bencana Alam

Lifestyle | Rabu, 14 April 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB