Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

AS dan Eropa Mulai Longgarkan Lockdown, Harga Minyak Langsung Naik

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 05 Mei 2021 | 08:24 WIB
AS dan Eropa Mulai Longgarkan Lockdown, Harga Minyak Langsung Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia naik hampir 2 persen setelah lebih banyak negara bagian di Amerika Serikat melonggarkan penguncian dan Uni Eropa berusaha menarik wisatawan, meskipun melonjaknya kasus Covid-19 di India membatasi kenaikan.

Mengutip CNBC, Rabu (5/5/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat 1,32 dolar AS atau 1,95 persen menjadi 68,88 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) melejit 1,20 dolar AS atau 1,86 persen menjadi 65,69 dolar AS per barel setelah melonjak 1,4 persen pada sesi Senin.

"Pasar optimistis menjelang tengah hari, didorong oleh pergerakan penerbangan antara Amerika dan Eropa," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Permintaan bahan bakar diesel, termasuk jet, mengalami tekanan hebat selama pandemi, membebani pasar minyak global.

Harga didukung oleh prospek kenaikan permintaan bahan bakar ketika negara bagian New York, New Jersey dan Connecticut berupaya melonggarkan pembatasan pandemi dan rencana UE untuk terbuka bagi pengunjung asing yang telah divaksinasi.

Untuk tanda-tanda lebih lanjut dari permintaan minyak Amerika yang meningkat, pedagang akan mengamati laporan tentang stok minyak mentah dan produk dari American Petroleum Institute, dirilis Selasa waktu setempat, dan Badan Informasi Energi AS, sehari berselang.

Tingkat pemanfaatan kilang diprediksi meningkat 0,5 persen poin minggu lalu, dari 85,4 persen total kapasitas pada pekan yang berakhir 23 April, menurut jajak pendapat tersebut.

Dolar yang lebih lemah, terpukul perlambatan tak terduga dalam pertumbuhan manufaktur Amerika, juga membantu menopang harga minyak pada sesi Selasa.

Depresiasi dolar membuat minyak lebih menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lain.

Di India, jumlah total infeksi melampaui 20 juta setelah negara tersebut kembali mencatat lebih dari 300.000 kasus baru, yang diperkirakan memukul permintaan bahan bakar di negara terpadat kedua di dunia itu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Terbantu Naik Berkat Data Ekonomi China dan AS

Harga Minyak Dunia Terbantu Naik Berkat Data Ekonomi China dan AS

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 08:19 WIB

India dan Brazil Lockdown, Harga Minyak Langsung Jatuh

India dan Brazil Lockdown, Harga Minyak Langsung Jatuh

Bisnis | Senin, 03 Mei 2021 | 07:32 WIB

Kenaikan Harga Minyak Dunia Terdongkrak Data Ekonomi AS

Kenaikan Harga Minyak Dunia Terdongkrak Data Ekonomi AS

Bisnis | Jum'at, 30 April 2021 | 08:27 WIB

Terkini

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB