Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemendes PDTT-Bank Mandiri Perkuat Sinergi dan Kerjasama

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 10 Mei 2021 | 15:43 WIB
Kemendes PDTT-Bank  Mandiri Perkuat Sinergi dan Kerjasama
Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan dari Senior Vice President Government & Institutional 1 Group Bank Mandiri, Dadang Ramadhan P. (Dok: Kemendes PDTT)

Suara.com - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan daari Senior Vice President Government & Institutional 1 Group Bank Mandiri, Dadang Ramadhan P di kantornya pada Senin, (10/5/2021). Dalam pertemuan tersebut, pria yang karib disapa Gus Menteri itu didampingi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendes PDTT, Taufik Madjid sedang Dadang didampingi oleh Vice President Government & Institutional 1 Group Alexander, J. Patty.

"Pertemuan ini dalam rangka memperkuat sinergi dan kerjasama yang memang selama telah terjalin antara Bank Mandiri dengan Kemendes PDTT," ujar Dadang dalam keterangannya pada Senin, (10/5/2021).

Menurut Dadang, di masa depan, kebutuhan masyarakat akan terpenuhi secara digital, makanya dihadirkan aplikasi baru untuk transkasi digital yang diberi nama Livin' by Mandiri. Ke depan nantinya, transaksi digital lebih sering digunakan.

"Terbukti, saat ini ATM hanya untuk menarik uang tunai saja," ucapnya.

Sementara itu, Gus Menteri bercerita tentang keinginannya agar aktifitas transaksi perbankan, termasuk soal dana desa juga dilakukan secara digital atau yang sering disebutnya Cashless.

Dia menilai, dana desa yang dikelola secara digital lebih aman, sebab jejak dan alur aktifitas penggunaan dananya lebih jelas dan transparan. Sebenarnya, kata Gus Menteri, dia sudah mencanangkan hal ini saat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa itu menggunakan sistem cashless.

"Tapi karena kondisi sejumlah wilayah belum memungkinkan maka diizinkan secara konvensional," kata Gus Menteri.

Keinginan cashless juga didasari oleh fakta jika hampir sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak miliki tempat penyimpanan uang yang aman. Lemari di kamar saja kadang tidak ada kuncinya.

Oleh karena itu, menurut Gus Menteri, jika para penerima KPK, secara otomatis mereka memmiliki tempat penyimpanan uang yang lebih aman dan tidak mudah hilang.

"Tinggal lebih hati-hati menyimpan kartu ATM miliknya di tempat yang mudah diingat," imbuh Gus Menteri.

Gus Menteri juga menjelaskan soal salah satu fokus Kemendes PDTT tahun 2021 yaitu pengembangan BUMDes. Sebab, jika badan usaha ini maju, maka akan beri manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi warga desa.

Gus Menteri mencontohkan BUMDes Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Mojokerto yang berkembang pesat dan miliki banyak unit usaha seperti penyewaan kandang dan sejumlah destinasi wisata.

"Terbukti, KPM di desa ini turun drastis," kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Gus Menteri pun berharap Bank Mandiri selaku perusahaan milik negara dapat memberikan bantuan untuk pembangunan dan pengembangan desa agar ekonomi warga lebih maju dan sejahtera.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Menteri juga menerima bantuan paket bahan pokok (sembako) Ramadan dari Bank Mandiri. Gus Menteri menyampaikan terima kasih atas pemberian bantuan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petinggi Bank Mandiri Makassar Diperiksa KPK Terkait Korupsi Nurdin

Petinggi Bank Mandiri Makassar Diperiksa KPK Terkait Korupsi Nurdin

Sulsel | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:10 WIB

Kemendes PDTT Bakal Susun Model Pengawasan Dana Desa

Kemendes PDTT Bakal Susun Model Pengawasan Dana Desa

DPR | Selasa, 23 Maret 2021 | 19:13 WIB

Mendes Pastikan Pendamping Desa Bakal Lebih Profesional

Mendes Pastikan Pendamping Desa Bakal Lebih Profesional

Bisnis | Senin, 22 Maret 2021 | 17:56 WIB

Kemendes Targetkan Ada 10.000 BUMDes Berkembang di 2024

Kemendes Targetkan Ada 10.000 BUMDes Berkembang di 2024

Bisnis | Kamis, 18 Maret 2021 | 18:07 WIB

Optimalkan Layanan Remitansi, Bank Mandiri Jadi Member SWIFT- GPI

Optimalkan Layanan Remitansi, Bank Mandiri Jadi Member SWIFT- GPI

Bisnis | Selasa, 16 Maret 2021 | 11:57 WIB

Mandiri Digital: Bank Mandiri dan KCI Luncurkan Commuterpay Yogyakarta-Solo

Mandiri Digital: Bank Mandiri dan KCI Luncurkan Commuterpay Yogyakarta-Solo

Bisnis | Selasa, 09 Maret 2021 | 15:53 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB