Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pesawat Boeing 737 MAX Bermasalah Lagi, Cacat Kelistrikan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 11 Mei 2021 | 10:33 WIB
Pesawat Boeing 737 MAX Bermasalah Lagi, Cacat Kelistrikan
Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018. [Shutterstock]

Suara.com - Pesawat Boeing 737 MAX kembali bermasalah. Setelah bermasalah pada sistem kendali MCAS, kini pesawat teranyar milik Boeing itu ditemukan masalah pada sistem kelistrikan.

Seperti dilansir BBC, regulator penerbangan AS FAA kembali mengawasi ketat pesawat tersebut, setelah selama enam bulan memberikan izin operasional.

Menurut Boeing dan FAA, masalah pertama kali terlihat selama pengujian 737 Max 8 yang baru diproduksi ditemukan bahwa sistem tenaga listrik di pesawat tidak berfungsi dengan benar.

"Sehingga hal tersebut mempengaruhi pengoperasian sistem tertentu, termasuk perlindungan mesin, dan mengakibatkan hilangnya fungsi kritis dan atau beberapa efek penerbangan secara bersamaan, yang dapat mencegah penerbangan dan pendaratan yang aman," ujar FAA.

Cacat itu, kemudian, sangat berbahaya. FAA khawatir bahwa seiring waktu, pesawat lain yang sudah beroperasi dapat mengembangkan kondisi yang sama.

FAA mengatakan pesawat yang terkena masalah harus diperbaiki sebelum diizinkan terbang lagi.

Sepintas, tidak ada yang bisa mengaitkan kekurangan ini dengan perangkat lunak pengendali penerbangan atau dikenal sebagai MCAS yang memicu jatuhnya pesawat itu di Indonesia dan Ethiopia, yang merenggut nyawa 346 orang.

Dalam setiap kecelakaan tersebut, data cacat dari sensor yang salah mendorong MCAS untuk memaksa hidung pesawat turun berulang kali, ketika pilot mencoba menambah ketinggian, akhirnya mendorongnya untuk jatuh.

Sementara, pengamat penerbangan Ed Pierson, menduga adanya kecacatan dalam sistem listrik pesawat Boeing 737 MAX, sehingga membuat pesawat itu jatuh dua kali.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesin Boeing 777 United Airlines Terbakar, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

Mesin Boeing 777 United Airlines Terbakar, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 08:03 WIB

Pasca Kecelakaan SJ182, Boeing Rilis Panduan Penerbangan untuk Para Pilot

Pasca Kecelakaan SJ182, Boeing Rilis Panduan Penerbangan untuk Para Pilot

News | Kamis, 18 Februari 2021 | 18:51 WIB

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Menggugat Perusahaan Boeing

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ 182 Menggugat Perusahaan Boeing

Sumbar | Sabtu, 06 Februari 2021 | 17:25 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×