Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Bangun 1.000 Rumah bagi Warga NTT dengan Teknologi RISHA

Fabiola Febrinastri

Selasa, 11 Mei 2021 | 16:32 WIB
Pemerintah Bangun 1.000 Rumah bagi Warga NTT dengan Teknologi RISHA
Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)

Suara.com - Warga terdampak banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan segera direlokasi dan memiliki rumah lagi. Pemerintah akan membangun 1.000 rumah, yaitu di  Lembata (700 unit) dan Adonara (300 unit), dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

“Kami akan segera melaksanakan pembangunan rumah khusus, sekitar 1.000 unit untuk masyarakat yang rumahnya terdampak banjir bandang di NTT beberapa waktu lalu,” ujar Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II Direktorat Jenderal Perumahan, Yublina D. Bunga, saat melakukan Ground Breaking Rumah Khusus Relokasi Bencana di desa Oyang Barang, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, beberapa waktu lalu.

Pembangunan rumah khusus ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Jokowi dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono di lokasi bencana. Sejauh ini, pihaknya telah mengalokasikan 300 unit rumah khusus di Pulau Adonara, dengan nilai bantuan Rp126 juta per unit.

Selain itu, pembangunan rumah khusus juga dilaksanakan di Kabupaten Lembata sebanyak 700 unit, dengan nilai bantuan Rp122 juta per unit.

Kegiatan ground breaking ditandai dengan sapaan adat atau doa oleh tuan tanah Kanisius Muda, yang dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli bersama Ketua Satgas Penggagulangan Bencana NTT dan NTB dari Kementerian PUPR, Widiarto, Direktur Rumah Khusus Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Yusniewati, Kepala Balai P2P Nusa Tenggara II, Yublina D. Bunga, Subdit Perencanaan Teknis Dirjen Cipta Karya, Dhani.

Turut hadir di lokasi Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi NTT, Dodi Kurniadi; PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus, Thobias Ressie, Kepala Seksi Wilayah 2 Balai P2P Nusa Tenggara II, Herman Ropa Rohi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Flores Timur, Eduardus Fernandes, Kepala Desa Oyang Barang, Larius Lega dan perwakilan dari pihak penyedia jasa PT. Adhi Karya, Yudhi Prasetyo.

“Kami berharap, pembangunan rumah khusus bisa segera dimulai, menggunakan teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat). Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar proses pendataan dan relokasi bisa berjalan dengan baik,” tandasnya.

Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)
Ilustrasi rumah masyarakat. (Dok : PUPR)

Sementara itu, Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli menegaskan, bantuan perumahan ini ditujukan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Desa Oyangbara. Di daerah tersebut akan dibangun 50 unit rumah khusus tipe 36, sebagai tempat relokasi masyarakat.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi membangun rumah atau melakukan aktifitas di sekitar daerah bekas bencana,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Terkubur Lumpur, Bayi 10 Bulan Selamat dari Banjir Bandang NTT

Sempat Terkubur Lumpur, Bayi 10 Bulan Selamat dari Banjir Bandang NTT

Lifestyle | Kamis, 06 Mei 2021 | 20:35 WIB

Pembelajaran dari Banjir Bandang dan Longsor NTT

Pembelajaran dari Banjir Bandang dan Longsor NTT

News | Jum'at, 30 April 2021 | 11:09 WIB

Tercatat 152 Rumah Warga Hanyut Terseret Banjir Bandang di Kupang

Tercatat 152 Rumah Warga Hanyut Terseret Banjir Bandang di Kupang

News | Kamis, 15 April 2021 | 19:19 WIB

Pulau Baru Pasca Bencana Alam di NTT Perlu Diteliti Dulu

Pulau Baru Pasca Bencana Alam di NTT Perlu Diteliti Dulu

News | Rabu, 14 April 2021 | 18:01 WIB

Update Banjir Bandang NTT: 175 Meninggal, Listrik Sudah Nyala 60 Persen

Update Banjir Bandang NTT: 175 Meninggal, Listrik Sudah Nyala 60 Persen

News | Selasa, 13 April 2021 | 22:00 WIB

Rumah Korban Banjir Bandang NTT Akan Direlokasi, Ditanggung Pusat

Rumah Korban Banjir Bandang NTT Akan Direlokasi, Ditanggung Pusat

News | Senin, 12 April 2021 | 22:00 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB