Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

TelkomGroup Pulihkan Layanan di Papua, Masyarakat Bisa Kembali Berinternet

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 21 Mei 2021 | 06:46 WIB
TelkomGroup Pulihkan Layanan di Papua, Masyarakat Bisa Kembali Berinternet
Layanan TelkomGroup di Papua. (Dok : Telkom)

Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mengupayakan percepatan pemulihan layanan jaringan internet di Jayapura, Papua, demi memastikan masyarakat sudah dapat kembali menggunakan layanan TelkomGroup dengan nyaman.

“Saat ini, seluruh layanan TelkomGroup, baik suara maupun data mulai dari fixed broadband IndiHome hingga mobile broadband Telkomsel sudah up kembali, dan dapat digunakan pelanggan secara prioritas, sambil menunggu penyelesaian proses penyambungan kabel dengan menggunakan kapal khusus. Masyarakat Jayapura dan sekitarnya sudah dapat beraktivitas kembali dengan menggunakan akses internet dari TelkomGroup,” demikian disampaikan Pujo Pramono, Vice President Corporate Communication Telkom, Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Layanan TelkomGroup yang sudah aktif kembali di Jayapura meliputi layanan suara dan data Telkomsel, IP VPN dengan bandwidth 70 Mbps serta layanan Astinet untuk pelanggan korporasi dan pemerintahan dengan total bandwidth hingga 149 Mbps.

Adapun instansi layanan publik yang juga sudah aktif, diantaranya rumah sakit, Diskominfo, TNI dan Kepolisian, Pemprov, dan Pemkot Papua, BMKG, sekolah dan kampus serta instansi lainnya.

Sementara untuk layanan triple play IndiHome juga telah dapat digunakan. Bahkan layanan IndiHome TV pun juga sudah dapat dinikmati pelanggan dengan menyajikan live TV 16 channel. Selain itu, layanan Wifi-id di 10 lokasi Wifi Corner di Jayapura sudah dapat digunakan masyarakat.

Khusus untuk Wifi Corner yang berlokasi di Kandatel Sentani, Kandatel Abepura, Telkom STO 1 Jayapura dan Telkom BaseG, masyarakat dapat mengakses internet secara gratis. Bahkan Telkom juga menyediakan media center untuk para jurnalis di Kantor Witel Papua.

Layanan TelkomGroup di Papua. (Dok : Telkom)
Layanan TelkomGroup di Papua. (Dok : Telkom)

Ketersediaan layanan TelkomGroup di Jayapura saat ini didukung oleh bandwidth dengan kapasitas hingga 4,7 Gbps melalui dukungan link satelit 2.662 Mbps, radio long haul Palapa Ring Timur 500 Mbps dan radio long haul Sarmi - Biak 1.600 Mbps.

Sementara untuk perbaikan kabel yang terputus, kapal khusus telah diberangkatkan dari Makassar menuju Jayapura pada 19 Mei 2021. Selain membawa tim ahli yang akan melakukan penyambungan kabel, kapal tersebut telah dilengkapi dengan perlengkapan teknis yang mendukung proses pengangkatan dan perbaikan kabel bawah laut.

Sebelumnya, kapal telah mengantongi Surat Perintah Kerja Bawah Air (SPKBA) yang dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI dan dokumen security clearance. Proses perbaikan kabel ini dikawal langsung oleh Telkom Infra, salah satu entitas anak usaha Telkom. Ditargetkan penyambungan kabel dapat selesai dilakukan pada minggu awal Juni 2021.

“Ini menjadi tantangan dan komitmen bagi kami untuk mengupayakan yang terbaik dalam perbaikan sistem komunikasi kabel laut SMPCS yang terputus agar masyarakat kembali memperoleh kualitas layanan terbaik dari TelkomGroup,” ungkap Pujo.

Pada akhir April lalu, layanan TelkomGroup di Jayapura mengalami gangguan pasca putusnya sistem komunikasi kabel laut Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) ruas Biak - Jayapura di dasar laut, 280 kilometer dari Biak dan 360 kilometer dari Jayapura. Sementara diduga penyebab putusnya kabel laut fiber optic tersebut dikarenakan faktor alam, mengingat lokasi kabel yang terputus berada di kedalaman 4.050 meter, di mana lokasinya jauh dari aktivitas maritim, seperti nelayan, jangkar kapal, dan lain-lain.

Telkom baru dapat melakukan identifikasi lebih lanjut penyebab putusnya kabel setelah pengangkatan kabel dari laut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi di Sektor Digital Dorong Kinerja TelkomGroup

Investasi di Sektor Digital Dorong Kinerja TelkomGroup

Bisnis | Selasa, 11 Mei 2021 | 07:25 WIB

Larang Mudik, Pemerintah Perkuat Jaringan Internet Buat Silaturahmi Online

Larang Mudik, Pemerintah Perkuat Jaringan Internet Buat Silaturahmi Online

News | Kamis, 22 April 2021 | 17:51 WIB

Sri Mulyani Siapkan Rp 17 Triliun untuk Pasang Internet di Pelosok

Sri Mulyani Siapkan Rp 17 Triliun untuk Pasang Internet di Pelosok

Bisnis | Senin, 05 April 2021 | 11:45 WIB

Facebook Akan Bangun Dua Kabel Bawah Laut di Indonesia

Facebook Akan Bangun Dua Kabel Bawah Laut di Indonesia

Tekno | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:30 WIB

Dorong Pembangunan Ekonomi Digital, Telkom Resmikan Data Center di Meruya

Dorong Pembangunan Ekonomi Digital, Telkom Resmikan Data Center di Meruya

Bisnis | Senin, 29 Maret 2021 | 08:44 WIB

Kembangkan Kreativitas di Negeri Cenderawasih, Ini Upaya Putri Papua

Kembangkan Kreativitas di Negeri Cenderawasih, Ini Upaya Putri Papua

News | Kamis, 25 Maret 2021 | 13:16 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB