Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perbedaan Biaya ATM Link, ATM Bersama, dan ATM Prima

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 23 Mei 2021 | 19:04 WIB
Perbedaan Biaya ATM Link, ATM Bersama, dan ATM Prima
Perbedaan Biaya ATM Link, ATM Bersama, dan ATM Prima - Ilustrasi ATM. (shutterstock)

Suara.com - Artikel ini akan menjelaskan mengenai perbedaan biaya ATM Link, ATM Bersama, dan ATM Prima. Diketahui, terdapat beberapa jenis mesin ATM yang tersebar di Indonesia, yakni ATM dari pemilik bank langsung, ATM berlogo Link, ATM Bersama serta ATM Prima.

Dari beberapa jenis mesin ATM tersebut, masing-masing memiliki biaya transaksi berbeda. Khusus mesin ATM yang menggunakan kartu penerbit sama, tidak ada biaya transaksi, baik untuk cek saldo maupun tarik tunai.

Namun, untuk transfer antar bank akan dikenakan biaya transaksi umumnya Rp6.500 per transaksi. Lalu, bagaimana perbedaan biaya ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima? Simak penjelasannya berikut ini. 

ATM Link

ATM Link merupakan layanan ATM dari Himbara (Himpunan Bank Negara), yakni Bank Mandiri, BNI, BRI, serta BTN. 

ATM Link ini memiliki fungsi yang untuk transaksi cek saldo, penarikan tunai, transfer antarbank, pembelian pulsa, pembayaran tagihan, isi ulang uang elektronik, dan berbagai transaksi perbankan lainnya.

Adapun biaya transaksi ATM Link yaitu sebagai berikut:

  • Cek saldo Rp 2.500
  • Tarik tunai Rp 5.000
  • Transfer Rp 4.000

ATM Bersama

ATM Bersama merupakan jaringan layanan perbankan dan non perbankan yang berfungsi untuk melakukan berbagai transaksi  cek saldo, transfer, transfer antarbank maupun tarik tunai.

Transaksi tersebut di ATM Bersama hanya bisa digunakan oleh para nasabah yang memiliki kartu berlogo ATM Bersama. Saat ini, setidaknya sudah terdapat 94 institusi perbankan serta non perbankan yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama.

Adapun biaya transaksi ATM Bersama yaitu sebagai berikut:

  • Tarik tunai Rp7.500
  • Transfer Rp6.500
  • Cek saldo Rp4.000
  • Saldo tidak cukup / salah PIN / kartu expired Rp3.000

ATM Prima

ATM Prima adalah salah satu produk yang berada dalam Jaringan Prima. Adapun fungsinya yaitu menghubungkan transaksi finansial antarbank untuk seluruh jaringan ATM di Indonesia.

Sampai saat ini, sudah ada 78 bank yang tergabung dalam ATM Prima. Berikut ini biaya transaksi ATM Prima.

  • Tarik tunai Rp7.500
  • Transfer Rp6.500
  • Cek saldo Rp4.000
  • Saldo tidak cukup / salah PIN / kartu expired Rp2.500

Demikianlah informasi mengenai perbedaan biaya ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima. Semoga bermanfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasabah BRI Tetap Gratis Transaksi di ATM BRI hingga BRImo

Nasabah BRI Tetap Gratis Transaksi di ATM BRI hingga BRImo

Bisnis | Minggu, 23 Mei 2021 | 15:40 WIB

Biaya Transaksi Bank di ATM Link Aja per 1 Juni 2021

Biaya Transaksi Bank di ATM Link Aja per 1 Juni 2021

News | Sabtu, 22 Mei 2021 | 15:38 WIB

Perbedaan ATM Link, ATM Bersama, dan ATM Prima

Perbedaan ATM Link, ATM Bersama, dan ATM Prima

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB