Erick Thohir Bongkar Penyebab Maskapai Garuda Indonesia "Berdarah-darah"

Kamis, 03 Juni 2021 | 16:53 WIB
Erick Thohir Bongkar Penyebab Maskapai Garuda Indonesia "Berdarah-darah"
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Dok: Kominfo)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan masalah-masalah yang dihadapi maskapai Garuda Indonesia

Menurutnya, penyewaan pesawat atau lessor menjadi beban yang paling besar sampai keuangan perusahaan pelat merah "berdarah-darah".

Erick mengungkapkan, hingga kini maskapai nasional ini memiliki kontrak penyewaan pesawat dengan 36 Lessor.

"Kami meyakini salah satu masalah terbesar di Garuda itu mengenai lessor, ada 36 lessor yang harus dipetakan ulang," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (3/6/2021).

Mantan Bos Klub Inter Milan ini melanjutkan, saat manajemen Garuda Indonesia juga tengah berupaya melakukan negosiasi dengan lessor yang sebelumnya sepakat dengan pihak yang kini tersandung korupsi.

"Tapi Kami mesti jujur tapi memang ada lessor yang tidak ikutan dengan kasus itu, tetapi pada hari ini kemahalan sebab kondisi, dan itu yang kita juga harus negosiasi ulang. Beban terberat saya rasa itu," tutur Erick.

Erick yang juga Ketua KPCPEN Ini melanjutkan, model bisnis menjadi beban terbesar kedua Garuda. Pasalnya, selama ini Garuda justru fokus menggarap rute internasional. Padahal, tegas Erick, dengan negara kepulauan Garuda bisa memanfaatkan pasar domestik yang cukup menjanjikan.

"Kita negara kepulauan yang mestinya lebih baik domestik untuk (penerbangan) luar negeri cost sharing saja karena banyak negara harus ekspansi (penerbangan internasional) karena negara cuma satu pulau, kita tidak perlu seperti itu," ucap dia.

Erick menambahkan, pihaknya juga tengah berupaya untuk membuat kebijakan yang membuat untung Garuda. Salah satunya, ia telah berbicara dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar tidak semua bandara bisa didarati pesawat asing. 

Baca Juga: Punya Utang Rp 70 Triliun, Garuda akan Fokus ke Penerbangan Domestik

Hal ini, terang Erick, agar memberi kesempatan bagi maskapai dalam negeri menggarap penumpang dari beberapa bandara di Indonesia.

"Nanti dari bandara titik yang dibuka itu bisa menyebar ke banyak kota tapi untuk dalam domestik hanya Garuda atau penerbangan swasta (yang diperbolehkan)," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI