Berikut Catatan Penting dari KLHK di Bonn Climate Change Conference 2021

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 03 Juni 2021 | 22:16 WIB
Berikut Catatan Penting dari KLHK di Bonn Climate Change Conference 2021
Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dhewanthi saat menjadi perwakilan Indonesia dalam Bonn Climate Change Conference (BCCC) 2021 secara virtual. (Dok: KLHK)

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyampaikan catatan penting dalam Bonn Climate Change Conference (BCCC) 2021. BCCC berlangsung secara virtual selama 3 minggu sejak 31 Mei hingga 17 Juni 2021.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dhewanthi mengatakan ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian semua pihak. Pertama, mendorong finalisasi pembahasan agenda Article 6 Paris Agreement.

Kedua, mendorong pernyataan common time frame NDC dalam siklus 10 tahun dengan review pada tahun ke-5. Ketiga, mendorong agar pertemuan ini menjadi kesempatan untuk menguraikan modalitas terkait Common Reporting Table (CRT) untuk Inventarisasi GRK dan Common Reporting Format (CRF) untuk kemajuan dan dukungan NDC dalam agenda kerangka transparansi.

Ketiga, KLHK juga menekankan agar komitmen negara maju dalam memobilisasi US$100 miliar setiap tahun sampai dengan tahun 2020 secara akuntabel, memadai, dan transparan dan menjadi dua kali lipat pada tahun 2025.

Keempat, menekankan pentingnya elemen adaptasi yang harus diperlakukan secara seimbang dengan mitigasi dalam mengimplementasikan Perjanjian Paris, dan Mempercepat implementasi Koronivia Joint Work on Agriculture.

"Poin-poin tersebut diharapkan menjadi perhatian semua negara pihak untuk kesuksesan perundingan di COP 26 UNFCCC yang dijadwalkan akan dilaksanakan di Glasgow pada 1-12 November 2021," tutur Laksmi dalam keterangannya pada Kamis, (3/6/2021).

BCCC atau dikenal dengan pertemuan SBSTA (Subsidiary Body for Scientific and Technological Advice) dan SBI (Subsidiary Body for Implementation) pada tahun 2021 ini dinamai 2021 May-June Climate Change Conference. Pertemuan ini akan bersifat informal dan tidak ada pengambilan keputusan formal hingga Para Negara Pihak bertemu atau menghadiri pertemuan secara in-person kembali. Secara substansi, agenda pertemuan kali ini akan merefleksikan mandat yang harus dilaksanakan tahun 2020 dan 2021 dan menyiapkan modalitas untuk perundingan COP 26 UNFCCC di Glasgow.

May June Climate Conference 2021 telah dibuka secara resmi pada 31 Mei 2021 oleh Presiden COP25 dan Presiden COP26. Untuk mengatasi tantangan dan kendala pertemuan virtual, periode sesi telah diperpanjang dari biasanya dua minggu menjadi tiga minggu. Waktu setiap pertemuan akan dibuat sedemikian rupa guna mengakomodasi negara-negara dari zona waktu yang berbeda, misalnya minggu ke-1, Indonesia kebagian pukul 20.00 – 24.00, minggu ke-2 pada pukul 04.00 – 07.00, dan minggu ke-3 pada pukul 08.00 – 11.00.

Dalam pengantarnya, Presiden COP 25 Ms. Carolina Schmidt mendesak, para pihak untuk memaksimalkan kemajuan pada sesi ini, menyerukan tingkat solidaritas dan komitmen yang baru. Schmidt menyoroti isu transparansi, pasar, adaptasi, dan keuangan dalam perubahan iklim.

baca juga

Mr. Alok Sharma, Presiden COP 26 yang akan datang menyampaikan, bahwa dunia sedang mengamati isu ini dan mendorong para pihak untuk menggunakan sesi ini untuk menghasilkan draft teks untuk dibawa ke COP 26 untuk finalisasi dan adopsi.

Sekretaris Eksekutif UNFCCC Ms. Patricia Espinosa menyampaikan, tahun ini telah menyaksikan beberapa momentum perubahan iklim, keadaan darurat iklim memburuk, rencana saat ini tidak sejalan dengan tujuan Paris, dan negosiasi terlambat dari jadwal. Selanjutnya Espinosa menyerukan kepemimpinan dan kepercayaan, dan menekankan pentingnya pendanaan dalam perubahan iklim.

Dalam momen pembukaan tersebut, Delegasi Indonesia dipimpin oleh Laksmi Dhewanthi, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK selaku National Focal Point to the UNFCCC Indonesia.

Delegasi RI berjumlah 100 delegasi berasal dari lintas kementerian dan lembaga, yaitu: Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Sekretariat Kabinet, Indonesia Research Institute on Decarbonization (IRID), Universitas Indonesia, Mercy Corps, dan Komite Nasional Indonesia-World Energy Council.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLHK Gelar Pelatihan Masyarakat Peduli Api di Majalengka

KLHK Gelar Pelatihan Masyarakat Peduli Api di Majalengka

News | Rabu, 21 April 2021 | 23:26 WIB

KLHK : Regulasi Perhutanan Efektif dengan Adanya Program Pendampingan

KLHK : Regulasi Perhutanan Efektif dengan Adanya Program Pendampingan

Bisnis | Rabu, 21 April 2021 | 14:47 WIB

Siti Nurbaya Minta Jajarannya Tingkatkan Etos Kerja dan Tidak Mengeluh

Siti Nurbaya Minta Jajarannya Tingkatkan Etos Kerja dan Tidak Mengeluh

News | Selasa, 13 April 2021 | 22:54 WIB

Taman Safari dan KLHK Gelar Lomba Fotografi Satwa Liar, Hadiah Ratusan Juta

Taman Safari dan KLHK Gelar Lomba Fotografi Satwa Liar, Hadiah Ratusan Juta

Batam | Jum'at, 09 April 2021 | 16:50 WIB

Koleksi Ratusan Burung Asli Papua, Pria di Solo Diringkus Polisi

Koleksi Ratusan Burung Asli Papua, Pria di Solo Diringkus Polisi

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 05:31 WIB

Waduh! Luas Hutan di Jawa Cuma Tersisa 24 Persen dari Luas Pulaunya

Waduh! Luas Hutan di Jawa Cuma Tersisa 24 Persen dari Luas Pulaunya

News | Senin, 29 Maret 2021 | 00:55 WIB

Terkini

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:28 WIB

×