Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Dunia Anjlok 2,3 Persen, Ini Penyebabnya

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 04 Juni 2021 | 07:38 WIB
Harga Emas Dunia Anjlok 2,3 Persen, Ini Penyebabnya
Ilustrasi emas (shutterstock)

Suara.com - Harga emas anjlok sekitar 2,3 persen karena data tenaga kerja dan sektor jasa di Amerika yang lebih baik dari perkiraan.

Merosotnya harga emas juga berimbas pada logam mulia lainnya, seperti perak yang anjlok sebanyaknya 4,3 persen dan platinum ambles 3,7 persen.

Mengutip CNBC, Jumat (4/6/2021) harga emas di pasar spot turun 1,9 persen menjadi 1.871,91 dolar AS per ounce setelah tergelincir ke level terendah sejak 20 Mei di 1.864,39 dolar AS per ounce.

Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup menyusut 1,9 persen menjadi 1.873,30 dolar AS per ounce.

"Kita dalam bahaya di sini, data semakin baik, ada beberapa masalah inflasi yang dapat meredam banyak hal, tetapi kita telah berbelok," ujar Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

"Data yang lebih baik dari perkiraan itu membuat trader dalam pola bertahan. Mereka sedang mempersiapkan kemungkinan pernyataan dari Federal Reserve tentang tapering atau suku bunga yang lebih tinggi, meski tidak dalam waktu segera," tambahnya.

Indeks Dolar (Indeks DXY) meningkat 0,7 persen, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sementara imbal hasil US Treasury juga naik.

Menandakan pemulihan pasar tenaga kerja yang kuat, klaim pengangguran baru Amerika turun di bawah 400.000 pekan lalu, sementara perusahaan swasta meningkatkan perekrutan pada Mei, Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan.

Sementara itu, ukuran aktivitas industri jasa Amerika melesat ke rekor tertinggi pada Mei.

Logam lainnya perak anjlok 2,9 persen menjadi 27,39 dolat AS per ounce dan platinum merosot 2,7 persen menjadi 1.156,96 dolar AS per ounce setelah tenggelam ke level terendah sejak akhir Maret, sementara paladium menyusut 1,2 persen menjadi 2.821,55 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 964.000 per Gram

Naik Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 964.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 03 Juni 2021 | 09:35 WIB

Imbal Hasil Obligasi AS Melemah, Harga Emas Sedikit Merangkak Naik

Imbal Hasil Obligasi AS Melemah, Harga Emas Sedikit Merangkak Naik

Bisnis | Kamis, 03 Juni 2021 | 08:23 WIB

Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 961.000 per Gram

Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 961.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 02 Juni 2021 | 10:51 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB