Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Digital Career Expo, Menaker: Diharap Mampu Pulihkan Sektor Ketenagakerjaan Indonesia

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 18 Juni 2021 | 16:59 WIB
Digital Career Expo, Menaker: Diharap Mampu Pulihkan Sektor Ketenagakerjaan Indonesia
Digital Career Expo 2021, Jakarta, Jumat (18/6/2021). (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Digital Career Expo 2021. Acara yang diselenggarakan dengan memanfaatkan Karir Hub, Platform dari Sistem Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ini merupakan upaya yang dapat mendukung pemulihan sektor ketenagakerjaan Indonesia.

“Acara ini merupakan salah satu bentuk implementasi konsep link and match di pasar kerja, dengan mempertemukan antara pemberi kerja dan pencari kerja dalam acara bursa kerja. Manfaat acara ini juga semakin besar, karena diadakan pada momen dunia ketenagakerjaan Indonesia sedang terdampak adanya pandemi Covid-19,” katanya, dalam pembukaan Digital Career Expo 2021, Jakarta, Jumat (18/6/2021).

Masa pandemi Covid-19 berdampak pada akses kerja bagi kaum muda, terutama perempuan. Guna memajukan kesempatan kerja setara bagi kaum muda, Kemnaker dan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) kembali menggelar Digital Career Expo pada 18-19 Juni 2021, dengan mengusung tema Finding Career in Digital Era!

Acara job fair yang digelar secara virtual ini menyediakan sedikitnya 1.000 lowongan pekerjaan bagi sekitar 10.000 peserta, dari 100 perusahaan yang berpartisipasi.

Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Yayasan Plan International Indonesia menjelaskan, Digital Career Expo 2021 diharapkan tak hanya membuka peluang kerja bagi kaum muda, namun juga membuka peluang untuk menghadirkan kolaborasi multipihak. Menurutnya, kolaborasi lembaga masyarakat, pemerintah, perusahaan swasta, UMKM, komunitas, juga kaum muda, berperan penting untuk menciptakan penguatan ekonomi, baik saat ini maupun di masa depan.

“Kerja sama multipihak penting untuk menyokong perjalanan kaum muda, khususnya perempuan, dalam mengembangkan karier yang tepat dan layak, sekaligus menyediakan akses bagi mereka untuk berdaya dari sisi ekonomi secara setara,” ujar Dini, ketika ditemui setelah acara pembukaan Digital Career Expo.

Kemnaker dan Plan Indonesia terus berupaya meningkatkan peluang kerja layak dan setara bagi kaum muda di tengah pandemi Covid-19. Melalui program Wired 4 Work! (W4W), yang didukung oleh Accenture sejak 2018, Plan Indonesia secara konsisten berupaya meningkatkan keterampilan kerja kaum muda di berbagai sektor, khususnya melalui platform ketenagakerjaan online, YES!DIGITAL.

Dalam rangkaian Digital Career Expo, peserta dapat melakukan job matching dengan perusahaan swasta dan UMKM, mendapatkan kesempatan bergabung dalam komunitas digital YES!HUB, dan mendapatkan panduan untuk menggunakan platform pengingkatan kapasitas kerja, YES!ACADEMY (kitakerja.id).

Berbagai perusahaan dan komunitas UMKM, seperti komunitas OK OCE Indonesia, Agro Boga Utama, AdMart, Importa Smart Furniture, juga PT Yugo Eshan Mandiri, turut berpartisipasi dan memberikan lowongan kerja bagi kaum muda.

Selain itu, dalam Digital Career Expo 2021, peserta dapat mengikuti sesi webinar bersama sosok inspiratif, diantaranya Sandiaga Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI), Asri Triwahyuni (Head of Corporate Sustainability HSBC), Devy Suhardji (Direktur Pemasaran & Pelayanan Angkasapura 1 (Persero)) dan Arief Wardono (Presiden Direktur PT. Pertadaya Gas), Daisy Suhari (Co-Founder & Managing Partner PT. Dharma Bidara Adimulya), Diah Kurniawati (Direktur Keuangan Pertamina I seperti nternational Shipping), Dr. Livia Iskandar (Wakil Ketua LPSK RI), dan masih banyak lagi.

Sesuai misinya untuk memastikan pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak dan kaum muda perempuan, Plan Indonesia berharap, acara ini dapat menciptakan dampak positif bagi kaum muda Indonesia dan terus terlaksana, agar dapat menjangkau lebih banyak kaum muda, terutama perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Said Iqbal Terpilih Jadi Anggota Deputi GB ILO, Menaker Sampaikan Apresiasinya

Said Iqbal Terpilih Jadi Anggota Deputi GB ILO, Menaker Sampaikan Apresiasinya

News | Kamis, 17 Juni 2021 | 18:05 WIB

9 Lompatan Besar Kemnaker dalam Menghadapi Tantangan Pembangunan Ketenagakerjaan

9 Lompatan Besar Kemnaker dalam Menghadapi Tantangan Pembangunan Ketenagakerjaan

Bisnis | Kamis, 17 Juni 2021 | 13:44 WIB

Menaker Ida: Pengantar Kerja Berperan Penting Turunkan Angka Pengangguran

Menaker Ida: Pengantar Kerja Berperan Penting Turunkan Angka Pengangguran

Bisnis | Rabu, 16 Juni 2021 | 19:10 WIB

Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemnaker Teken MoU dengan 4 Mitra Industri Besar

Tingkatkan Kompetensi SDM, Kemnaker Teken MoU dengan 4 Mitra Industri Besar

Bisnis | Rabu, 16 Juni 2021 | 18:57 WIB

Lindungi Pekerja, Menaker Minta Perusahaan Terus Berlakukan Prokes Ketat

Lindungi Pekerja, Menaker Minta Perusahaan Terus Berlakukan Prokes Ketat

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 16:04 WIB

Tingkatkan Keahlian Instruktur, BBPLK Bandung Gandeng Sejumlah Perusahaan Bonafit

Tingkatkan Keahlian Instruktur, BBPLK Bandung Gandeng Sejumlah Perusahaan Bonafit

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 19:06 WIB

Terkini

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB