Kasus Covid-19 Melejit, Pemerintah Percepat Program Vaksinasi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 Juni 2021 | 10:56 WIB
Kasus Covid-19 Melejit, Pemerintah Percepat Program Vaksinasi
Sejumlah pedagang pasar menjalani vaksinasi di pintu utama Pasar Bantul, Rabu (9/6/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Suara.com - Perbaikan perekonomian terus berlanjut seiring optimisme konsumen dan produksi yang ekspansif, membaiknya kondisi ekonomi global, serta akselerasi belanja pemerintah. Namun, perlu diwaspadai risiko Covid-19 karena adanya tren kenaikan kasus, munculnya varian baru, dan kendala kecepatan vaksinasi.

Proyeksi ekonomi, aktivitas pemulihan dan perdagangan internasional serta kegiatan industri manufaktur yang meningkat, mengungkit harga komoditas secara cukup signifikan dan pasar keuangan global cukup kondusif.

Meskipun pada minggu terakhir ini dipengaruhi oleh pernyataan dari Federal Reserve yang kemungkinan akan menaikkan suku bunga lebih awal.

“Jadi ada hal positif, ada hal yang harus tetap kita monitor dengan kewaspadaan yaitu covidnya sendiri terutama munculnya varian-varian baru yang nampaknya penularannya lebih cepat. Indonesia perlu dan terus melakukan langkah-langkah pertama memanfaatkan momentum pemulihan global dan nasional, namun di sisi lain juga meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi risiko,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2021 secara virtual, ditulis, Selasa (22/6/2021).

Menkeu pun mengungkapkan Presiden, Menko Perekonomian, ketua KPC-PEN, dan ia sendiri terus melakukan konsolidasi langkah-langkah untuk bisa menangani dan mengendalikan kenaikan covid ini. Salah satunya dengan mengakselerasi pelaksanaan program vaksinasi.

Saat ini program vaksinasi Indonesia sudah mencapai 35,2 juta atau naik dari rata-rata sekitar 507.000 dosis harian. Presiden mengharapkan bisa naik hingga satu juta dosis perhari dan tentu membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Untuk vaksinasi baik yang ada di Kemenkes pemerintah daerah, Dinas Kesehatan maupun TNI-Polri semua di mobilisir dan jumlah vaksin yang kita impor sampai hari ini juga cukup meningkat sehingga ketersediaan diharapkan bisa terus memenuhi kebutuhan kenaikan vaksinasi yang kita akan lakukan dan sambil meningkatkan vaksinasi, PPKM dilakukan dan disiplin protokol kesehatan akan terus diimplementasikan secara lebih ketat sehingga penyebaran covid bisa dikendalikan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tubuh Wanita di Batam Mati Rasa Sebelah usai Divaksin, Ini Kata Dinkes

Tubuh Wanita di Batam Mati Rasa Sebelah usai Divaksin, Ini Kata Dinkes

Riau | Selasa, 22 Juni 2021 | 10:18 WIB

Tersisa 9.000 Dosis, Vaksin Covid-19 tak Mampu Penuhi Kebutuhan Warga Bandar Lampung

Tersisa 9.000 Dosis, Vaksin Covid-19 tak Mampu Penuhi Kebutuhan Warga Bandar Lampung

Lampung | Selasa, 22 Juni 2021 | 10:12 WIB

1.400 Pelaku Industri Pariwisata di Palembang Jalani Vaksinasi COVID 19

1.400 Pelaku Industri Pariwisata di Palembang Jalani Vaksinasi COVID 19

Sumsel | Selasa, 22 Juni 2021 | 05:42 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×