Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Antrean Online Mudahkan Shalsa Dapatkan Layanan Kesehatan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 29 Juni 2021 | 12:17 WIB
Antrean Online Mudahkan Shalsa Dapatkan Layanan Kesehatan
Shalsabilla Yustika, peserta JKN-KIS. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Sistem antrean online, kini sudah semakin dijalankan guna memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Shalsabilla Yustika adalah salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang telah memanfaatkan sistem antrean online ketika berkunjung ke FKTP dan FKRTL.

“Kebetulan kemarin mau periksa ke poli mata, kan harus ke klinik dulu. Nah, sebelum datang ke klinik saya sudah mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN. Nanti bukti pendaftarannya berupa nomor antrean, tinggal ditunjukkan saja ke kliniknya,” kata Shalsa.

Ia mengatakan, petugas dari klinik secara baik dan sabar menjelaskan secara rinci alur layanan menggunakan sistem antrean online. Tak hanya Shalsa, pasien lain yang berkunjung ke klinik juga mendapatkan informasi dan edukasi terkait hal tersebut, sehingga jika pasien kembali akan melakukan kunjungan untuk berobat, bisa langsung melalui aplikasi Mobile JKN.

“Kebetulan rujukan saya ke poli mata RSU Aisyiyah, dan langsung dibantu oleh petugas di klinik untuk mendaftarkannya melalui sistem antrean online. Sampai di rumah sakit, saya tidak perlu mendaftar lagi dan cukup datang waktu sudah mendekati nomor antrean yang saya dapatkan,” jelas perempuan, yang saat ini masih berstatus sebagai mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Ponorogo.

Sistem antrean online yang terintegrasi dengan aplikasi Mobile JKN memang dirancang untuk memudahkan peserta JKN-KIS ketika akan mendapatkan pelayanan kesehatan. Tak hanya itu, sistem antrean online melalui Aplikasi Pendaftaran Online dan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) tersebut merupakan hasil inovasi dari RSU Aisyiyah dalam rangka menekan tingginya angka kunjungan di rumah sakit tersebut.

Di akhir perbincangan, Shalsa berharap agar inovasi-inovasi seperti ini akan selalu ada dan terus berkembang seiring berkembangnya jaman, sehingga hal tersebut akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan, baik di FKTP maupun di FKRTL.

“Dengan begitu masyarakat akan merasa mudah dan nyaman berobat kapanpun, karena tidak akan merasakan lagi antrean panjang baik di klinik, puskesmas, maupun rumah sakit,” tutup Shalsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mastura: JKN-KIS Jangan Hanya Digunakan saat Sakit

Mastura: JKN-KIS Jangan Hanya Digunakan saat Sakit

Bisnis | Senin, 28 Juni 2021 | 11:18 WIB

JKN-KIS adalah Solusi Jaminan Kesehatan Untuk Jangka Pendek dan Panjang

JKN-KIS adalah Solusi Jaminan Kesehatan Untuk Jangka Pendek dan Panjang

Bisnis | Senin, 28 Juni 2021 | 11:13 WIB

Ketahui Risiko Penyakit Sejak Dini Melalui Fitur Skrining pada Aplikasi Mobile JKN

Ketahui Risiko Penyakit Sejak Dini Melalui Fitur Skrining pada Aplikasi Mobile JKN

Bisnis | Minggu, 27 Juni 2021 | 15:19 WIB

CEK FAKTA: Benarkah BPJS Kesehatan Beri Bantuan Dana Dibagikan Lewat Pesan SMS?

CEK FAKTA: Benarkah BPJS Kesehatan Beri Bantuan Dana Dibagikan Lewat Pesan SMS?

News | Minggu, 27 Juni 2021 | 13:29 WIB

Bareskrim Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus Kebocoran Data BPJS Kesehatan

Bareskrim Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus Kebocoran Data BPJS Kesehatan

Tekno | Jum'at, 25 Juni 2021 | 21:37 WIB

Rasakan Manfaat Pelayanan Kesehatan, Rapik Bersyukur Jadi Peserta JKN-KIS

Rasakan Manfaat Pelayanan Kesehatan, Rapik Bersyukur Jadi Peserta JKN-KIS

Bisnis | Jum'at, 25 Juni 2021 | 14:45 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB