Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi: Importir Tabung Oksigen Tidak Akan Dipersulit

Reza Gunadha | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 05 Juli 2021 | 19:02 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi: Importir Tabung Oksigen Tidak Akan Dipersulit
Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi saat meninjau Pasar Jawa Belawan (ist)

Suara.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi tidak akan memberi halangan bagi importir yang ingin memasukkan oksigen dalam kemasan dari luar ke dalam negeri untuk kegiatan medis, terutama untuk pasien covid-19.

Pasalnya, Lutfi mengakui, oksigen medis sangat dibutuhkan di tengah kenaikan jumlah kasus corona harian.

Menurutnya, impor oksigen merupakan salah barang yang diminta oleh BNPB agar kegiatannya tidak dihalangi oleh aturan.

"Saya pastikan oksigen ini sudah masuk daftar dan mudah-mudahan tidak ada masalah untuk kegiatan pengadaan. Terutama di batas negara, jadi maksudnya dari luar Indonesia," ujar Lutfi dalam konferensi pers virtual, Senin (5/7/2021).

Mantan Dubes Indonesia untuk AS ini juga mempersilakan importir mana saja yang mau mengimpor oksigen medis, dan akan dipermudah pengurusan izinnya.

"Jadi ini sudah kami janjikan. Ini sudah menjadi eksepsi atau yang sudah dibolehkan sejak pertama kali BNPB mengatur masalah PPKM ini," jelas Lutfi.

Lutfi menambahkan, saat ini sudah ada beberapa impor oksigen untuk medis. Bahkan beberapa lainnya sudah dalam perjalanan menuju dalam negeri. 

"Dari Taiwan tadi sudah jalan. Jadi Kemendag memastikan, seluruh barang-barang yang masuk list yang dimintakan BNPB setahun lalu akan masuk ke wilayah pabean, tidak ada hambatan apapun," ucapnya.

Untuk diketahui, buntut isu oksigen langka, pemerintah mengimpor tabung oksigen pasien covid-19 sebanyak 6 meter kubik. Tabung oksigen itu untuk melayani pasien covid-19 di berbagai kamar perawatan darurat rumah sakit di sejumlah daerah.

Proses distribusi oksigen liquid ke rumah sakit dalam volume besar menggunakan tanki dianggap kurang maksimal memenuhi kebutuhan pasien.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian untuk mengimpor tabung 6 meter kubik dan 1 meter kubik. Itu untuk memenuhi ruang-ruang darurat tambahan yang ada di rumah sakit," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI yang dipantau secara virtual dari Jakarta, Senin siang.

Mayoritas rumah sakit lebih banyak yang menggunakan tabung oksigen karena tambahan kamar darurat, sehingga tidak menggunakan oksigen liquid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Ancam Tindak Penimbun Obat dan Tabung Oksigen: Jangan Coba-coba jadi Spekulan!

Pemerintah Ancam Tindak Penimbun Obat dan Tabung Oksigen: Jangan Coba-coba jadi Spekulan!

News | Senin, 05 Juli 2021 | 18:51 WIB

Keras! DPR Minta Menkes Mengundurkan Diri, Dinilai Gagal Soal Kelangkaan Tabung Oksigen

Keras! DPR Minta Menkes Mengundurkan Diri, Dinilai Gagal Soal Kelangkaan Tabung Oksigen

Kaltim | Senin, 05 Juli 2021 | 18:12 WIB

Pasien Covid-19 Meninggal karena Kurang Oksigen, Anggota DPR Minta Menkes Mundur

Pasien Covid-19 Meninggal karena Kurang Oksigen, Anggota DPR Minta Menkes Mundur

News | Senin, 05 Juli 2021 | 18:11 WIB

Duh! Oksigen Langka, Stok di Rumah Sakit di Kota Tegal Hanya Cukup untuk Beberapa Jam

Duh! Oksigen Langka, Stok di Rumah Sakit di Kota Tegal Hanya Cukup untuk Beberapa Jam

Jawa Tengah | Senin, 05 Juli 2021 | 17:53 WIB

Herman Hery Desak Penegak Hukum Tindak Tegas Penjual yang Mainkan Harga Oksigen

Herman Hery Desak Penegak Hukum Tindak Tegas Penjual yang Mainkan Harga Oksigen

DPR | Senin, 05 Juli 2021 | 17:39 WIB

Permintaan Tinggi, Anies Alihkan Oksigen Industri 100 Persen untuk Keperluan Medis

Permintaan Tinggi, Anies Alihkan Oksigen Industri 100 Persen untuk Keperluan Medis

Jakarta | Senin, 05 Juli 2021 | 16:33 WIB

Oksigen Diprioritaskan untuk Pasien COVID-19, Petani Ikan Kelabakan

Oksigen Diprioritaskan untuk Pasien COVID-19, Petani Ikan Kelabakan

Jabar | Senin, 05 Juli 2021 | 16:32 WIB

Tegas! Polda Jawa Barat Bakal Sikat Penimbun Oksigen

Tegas! Polda Jawa Barat Bakal Sikat Penimbun Oksigen

Jabar | Senin, 05 Juli 2021 | 15:59 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB