Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

BI Ikut Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Kisaran 3,5-4,3 Persen

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:44 WIB
BI Ikut Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Kisaran 3,5-4,3 Persen
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil Rapat Dewan Gubernur di kantor Bank Indonesia. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2021. Hal ini imbas dari adanya varian delta yang membuat kasus covid-19 kembali tinggi.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, pertumbuhan ekonomi diprakirakan menjadi 3,5-4,3 persen dari proyeksi sebelumnya 4,1-5,1 persen.

"Pada triwulan III 2021, pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan lebih rendah sehubungan dengan kebijakan pembatasan mobilitas yang harus ditempuh oleh Pemerintah untuk mengatasi peningkatan penyebaran varian delta Covid-19," ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/7/2021).

Perry menuturkan, penurunan pertumbuhan terutama terjadi pada konsumsi rumah tangga karena terbatasnya mobilitas, di tengah peningkatan stimulus bantuan sosial oleh Pemerintah, dan tetap kuatnya kinerja ekspor.

Sedangkan, pada triwulan IV 2021, pertumbuhan ekonomi diprakirakan kembali meningkat yang didorong dari peningkatan mobilitas sejalan dengan akselerasi vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.

"Secara spasial, penurunan pertumbuhan ekonomi tercatat lebih kecil di luar Jawa, khususnya Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), didukung dengan kinerja ekspor yang kuat," ucap dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali memangkas target pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini menjadi 3,7-4,5 persen.

Ini merupakan revisi untuk kedua kalinya yang dilakukan oleh pemerintah, lantaran revisi pertama telah dilakukan pada Februari lalu sebesar 4,5-5,3 persen dari target awal pemerintah sebesar 4,5-5,5 persen untuk tahun 2021.

"Overall all growth 2021, 3,7 persen-4,5 persen. Sebab, pada kuartal I 2021 Indonesia tumbuh minus 0,7 persen," kata Sri Mulyani dalam sebuah webinar, Rabu (7/7/2021).

Revisi ini juga merespons kebijakan pemerintah yang menerapkan PPKM Darurat mulai tanggal 3 Juni sampai 20 Juni 2021 untuk menekan laju penularan virus Covid-19.

Dirinya pun mengaku sudah memiliki skenario berat dan moderat. Untuk skenario berat, ia memproyeksi ekonomi kuartal III dan IV 2021 bisa bergerak di kisaran 4 persen-4,6 persen.

Untuk skenario moderat, Sri Mulyani optimistis ekonomi sebesar 5 persen pada kuartal III 2021. Namun, ini semua bergantung pada berapa lama dan seberapa dalam mobilitas masyarakat harus ditekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Tetap Bertahan di Level 3,5 Persen

Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Tetap Bertahan di Level 3,5 Persen

Bisnis | Kamis, 22 Juli 2021 | 15:05 WIB

IHSG Menguat Hari Ini, Dempak Wacana Pemerintah Buka PPKM?

IHSG Menguat Hari Ini, Dempak Wacana Pemerintah Buka PPKM?

Batam | Kamis, 22 Juli 2021 | 09:52 WIB

Bank Indonesia: Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Masih Rendah

Bank Indonesia: Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Masih Rendah

Sumsel | Kamis, 22 Juli 2021 | 07:28 WIB

Terkini

Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks

Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:42 WIB

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Segini Jumlah Uang yang Diterima Para Bos Bea Cukai di Hotel Borobudur

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:09 WIB

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:46 WIB

Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas

Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:37 WIB

Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK

Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:32 WIB

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:09 WIB

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:05 WIB