Fuad Bawazier Ungkap Sebab Pertumbuhan Ekonomi di Era Jokowi Selalu Meleset

Bimo Aria Fundrika, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 23 Juli 2021 | 20:50 WIB
Fuad Bawazier Ungkap Sebab Pertumbuhan Ekonomi di Era Jokowi Selalu Meleset
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (freepik.com)

Suara.com - Mantan Menteri Keuangan era Presiden Soeharto, Fuad Bawazier mengatakan target pertumbuhan ekonomi yang selalu di pasang Pemerintahan Presiden Joko Widodo selalu konsisten salah. Hal tersebut terbukti dari target yang selalu tak pernah tercapai.

Argumentasi tersebut dikatakan Fuad dalam sebuah webinar bertajuk 'Meneropong Pertumbuhan Ekonomi TW 3 Imbas PPKM Darurat, Jumat (23/7/2021).

Target ekonomi tinggi yang dengan percaya diri dipasang oleh pemerintah kata Fuad Bawazier menjadi salah satu faktor kenapa pertumbuhan ekonomi RI tak pernah tercapai.

"Jujur saja, saya semakin tidak percaya pada prediksi angka pertumbuhan ekonomi versi petinggi negeri yang hampir selalu terlalu tinggi dan kemudian hampir selalu juga salah meski sudah berkali-kali diralat," kata Fuad.

Alhasil kata dia, selama era pemerintahan Jokowi target pertumbuhan ekonomi selalu meleset. Terlebih di saat kondisi pandemi seperti ini.

Menurutnya pemerintah berkali-kali merevisi target pertumbuhan ekonomi. Meski sudah diturunkan target pertumbuhannya namun, tetap saja angkanya tak pernah tercapai.

"Tapi, yang terakhir angkanya masih salah, konsisten salah ketinggian," katanya.

Dirinya pun menduga target ekonomi yang selalu tinggi dan optimis tersebut merupakan propaganda pemerintah dengan tujuan politis dan agar para investor merasa yakin akan kondisi ekonomi Indonesia.

"Lebih kepada upaya propaganda saya lihat, bisa untuk tujuan politis, menjaga nilai tukar rupiah, menjaga optimisme masyarakat, investor, dan lain-lain," paparnya.

baca juga

Namun faktanya dilapangan bahwa kondisi perekonomian Indonesia tak sebaik yang diimpikan dan seoptimis para petinggi negeri.

"Proyeksi proyeksi itu tidak didukung kondisi riil di lapangan di mana UMKM mulai menjerit, pariwisata banyak yang tumbang, dan sebagainya," pungkasnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2021 di antara 3,7 persen hingga 4,5 persen akibat penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

“Overall growth (pertumbuhan) tahun 2021 ada di antara 3,7 hingga 4,5 karena pada kuartal I kita tumbuhnya minus 0,7 persen,” kata Sri Mulyani.

Pertumbuhan ekonomi tersebut, lanjut Sri Mulyani, dipengaruhi oleh skenario penerapan PPKM Darurat. Jika menggunakan skenario moderat dengan penyebaran kasus COVID-19 terus memuncak hingga akhir Juli diikuti dengan relaksasi PPKM pada minggu ke-1 Agustus, dan pemulihan aktivitas ekonomi kembali terjadi secara gradual mulai pertengahan Agustus 2021 maka proyeksi pertumbuhan tahunan 2021 menjadi 4,5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Bandung Barat Imbau Orang Tua Cek Ponsel dan Tak Izinkan Anaknya Keluar Rumah Besok

Pemkab Bandung Barat Imbau Orang Tua Cek Ponsel dan Tak Izinkan Anaknya Keluar Rumah Besok

Jabar | Jum'at, 23 Juli 2021 | 18:19 WIB

Begini Janji Jokowi Soal Sekolah Dibuka di Peringatan Hari Anak Nasional

Begini Janji Jokowi Soal Sekolah Dibuka di Peringatan Hari Anak Nasional

Lifestyle | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:50 WIB

Tanggapi Pendemo Turunkan Jokowi, Denny Siregar: Dari Dulu, Tapi Tidak Berhasil

Tanggapi Pendemo Turunkan Jokowi, Denny Siregar: Dari Dulu, Tapi Tidak Berhasil

Bogor | Jum'at, 23 Juli 2021 | 16:54 WIB

Terkini

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

×