Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mensos Risma Pantau Langsung Penyaluran Bansos Tunai di Purwakarta

Iwan Supriyatna

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:34 WIB
Mensos Risma Pantau Langsung Penyaluran Bansos Tunai di Purwakarta
Penyaluran bantuan sosial tunai (bansos tunai/BST) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Suara.com - Pemerintah sudah mulai melaksanakan penyaluran bantuan sosial tunai (bansos tunai/BST) serentak sejak 18 Juli lalu, termasuk di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

BST yang disalurkan PT Pos Indonesia (Persero) dilakukan dengan mekanisme pengantaran langsung ke rumah masing-masing (door to door) Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Setiap KPM menerima BST sebesar Rp300 ribu per bulannya. Pada bulan ini, tiap KPM yang masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan mendapatkan BST dari periode bulan Mei dan Juni, sehingga KPM mendapatkan Rp600 ribu.

Untuk memastikan penyaluran BST tepat sasaran, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi langsung lokasi penyaluran. Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, turut mendampingi Mensos Risma dalam pencairan BSTdi 2 desa. Penyaluran BST ini melibatkan TNI/Polri untuk mengawal petugas juru bayar dari Pos Indonesia.

"Penyalurannya kan door to door. Untuk pengawasan kami libatkan jajaran TNI/Polri. Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas)," kata Anne ditulis Sabtu (24/7/2021).

Selain itu, pihaknya juga mengerahkan para aparatur desa untuk membantu penyaluran BST. Aparatur desa tersebut terdiri dari unsur RT/RW dan kepala desa di bawah koordinasi camat.

"Jika ada yang kurang jelas masyarakat bisa segera melapor ke lurah dan camat," katanya.

Kehadiran aparatur desa juga untuk membantu penyaluran beras kepada KPM. Sebab, Perum Bulog Purwakarta kekurangan personel dalam menyalurkan bantuan beras sebanyak 10 kg yang sebagai tambahan bantuan sosial dari pemerintah.

Mereka juga turut membantu memperlancar penyaluran bansos lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan program kartu sembako.

baca juga

Anne mengatakan jumlah KPM penerima PKH sebanyak 28.068, program kartu sembako 41.535 KPM, BST 42.550 KPM, dan dana desa 26.371 KPM. Selain itu, Pemkab Purwakarta juga menyalurkan BST Rp600 ribu melalui dana APBD yang disalurkan kepada 15 ribu KPM.

Anne menyebutkan, 15 ribu KPM Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang dimasukkan dalam Anggaran Dana Desa (ADD) ini, di luar penerima BST yang disalurkan oleh Kemensos.

"Kami berharap bisa membantu meringankan beban masyrakat yang terdampak PPKM level 4 ini," ujar Anne.

Besaran bantuan langsung tunai dari pemerintah daerah Purwakarta, sama dengan BST dari kementerian Sosial, yakni Rp 600 ribu untuk 2 bulan, yaitu bulang Mei dan Juni.

Seperti halnya BST KPM asal Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Akem, mengaku sudah menerima BST yang disalurkan oleh Pos Indonesia. Selain dana tunai Rp600 ribu, dia juga sudah mendapatkan bantuan beras dari Bulog.

Akem bersyukur dengan adanya BST dan bantuan beras itu. Terlebih untuk BST, dia bisa menggunakan uang tersebut untuk membeli makanan pokok.

"Terima kasih kepada Pos Indonesia dan Kementerian Sosial yang sudah memberikan saya bantuan," ucap Akem.

Tak hanya KPM yang bahagia menerima bantuan, Petugas Juru Bayar Pos Indonesia Purwakarta, Dede Soemantri, juga turut bahagia. Dede yang mendapatkan tugas untuk menyalurkan BST dan beras ke wilayah Desa Cigelam, merasakan kebahagiaan tersendiri karena dapat membantu masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 ini.

"Bagi saya ada kebahagiaan tersendiri karena bisa menyalurkan langsung hingga ke tangan warga penerima BST," kata Dede.

Meskipun harus menjangkau wilayah pelosok, Dede mengaku tidak patah semangat dalam menjalankan tugasnya.

“Kami, para juru bayar, harus tetap semangat membantu masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes),” katanya.

Senada dengan Dede, Kepala Desa Cigelam, Endang Suuhendi, mengungkapkan kegembiraannya dengan turunnya bantuan sosial tunai dari pemerintah untuk warganya.

Di Desa Cigelam yang terdiri dari 3 dusun, lanjut Endang, terdapat 4873 warga yang tinggal tersebar di 7 RW dan 32 RT. Secara keseluruhan di Desa Cigelam, jumlah penerima BST yang disalurkan Pos Indonesia yaitu 180 KPM. Sementara, penerima BLT dari pemkab Purwakarta, adalah 182 penerima manfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Banyak Aduan soal Pungli BST, Wawalkot Bekasi: Akan Ditindaklanjuti

Terima Banyak Aduan soal Pungli BST, Wawalkot Bekasi: Akan Ditindaklanjuti

Bekaci | Jum'at, 23 Juli 2021 | 21:01 WIB

Dituntut Cepat, Pembagian BST Kota Bekasi Batal Dilakukan Door to Door

Dituntut Cepat, Pembagian BST Kota Bekasi Batal Dilakukan Door to Door

Bekaci | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:50 WIB

Terkendala Isoman, Penyaluran Bansos PPKM Darurat di DIY Dijadwal Ulang

Terkendala Isoman, Penyaluran Bansos PPKM Darurat di DIY Dijadwal Ulang

Jogja | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:43 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB