Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Tertekan Masifnya Penyebaran Virus Corona Varian Delta

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 27 Juli 2021 | 07:39 WIB
Harga Minyak Dunia Tertekan Masifnya Penyebaran Virus Corona Varian Delta
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Penyebaran varian Delta Covid-19 memicu kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar dan membuat harga minyak dunia fluktuatif.

Mengutip CNBC, Selasa (27/7/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 40 sen, atau 0,5 persen menjadi 74,50 dolar AS per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melemah 16 sen, atau 0,2 persen menjadi menetap di posisi 71,91 dolar AS per barel.

Di awal sesi, kedua tolok ukur merosot lebih dari 1 per barel dolar AS.

"Selera risiko jelas meningkat besar-besaran selama seminggu terakhir dan sama seperti aset berisiko lainnya, minyak mengambil jeda menjelang beberapa hari yang intens," kata Craig Erlam, analis OANDA.

"Pemulihan kuartal kedua membuat denyut nadi berpacu pada prospek apa yang akan datang. Gelombang Covid berikutnya adalah risiko penurunan, tetapi optimisme masih kuat dan untuk alasan yang baik," tambahnya.

Kasus virus corona terus meningkat selama akhir pekan lalu, dengan beberapa negara melaporkan rekor lonjakan harian dan memperpanjang tindakan penguncian. China, importir minyak mentah terbesar dunia, juga mencatat peningkatan kasus Covid-19.

Beberapa orang khawatir impor minyak China tahun ini dapat tumbuh pada tingkat paling lambat dalam dua dekade meski kenaikan tingkat penyulingan yang diprediksi pada semester kedua, karena tindakan keras Beijing terhadap penyalahgunaan kuota impor dikombinasikan dengan dampak dari harga minyak mentah yang tinggi.

Laporan dari India juga menunjukkan permintaan minyak tertekan, kata analis Commerzbank.

"Impor minyak pada Juni turun ke level terendah sembilan bulan, sementara pemrosesan minyak mentah hanya sedikit di atas level terendah Mei, yang dipengaruhi oleh pembatasan pandemi," kata Commerzbank.

Namun, kedua patokan minyak mentah pekan lalu pulih dari penurunan 7% di awal pekan dan menandai kenaikan mingguan pertama mereka dalam dua hingga tiga minggu, didorong permintaan Amerika yang kuat dan ekspektasi pasokan yang ketat.

Persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk minyak mentah berjangka WTI, turun sekitar 2,6 juta barel pekan lalu, kata para pedagang, mengutip data dari Wood Mackenzie.

Pasar minyak global diperkirakan tetap defisit meski ada keputusan Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC Plus, untuk meningkatkan produksi sepanjang sisa tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Stagnan, Khawatir Kasus Covid-19 Melejit

Harga Minyak Stagnan, Khawatir Kasus Covid-19 Melejit

Bisnis | Senin, 26 Juli 2021 | 08:42 WIB

Berharap Ekonomi Global Pulih, Harga Minyak Dunia Melambung 2 Persen

Berharap Ekonomi Global Pulih, Harga Minyak Dunia Melambung 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Juli 2021 | 07:54 WIB

Harga Minyak Melambung 4 Persen Setelah OPEC Plus Tingkatkan Produksi

Harga Minyak Melambung 4 Persen Setelah OPEC Plus Tingkatkan Produksi

Bisnis | Kamis, 22 Juli 2021 | 07:35 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB