Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Konsep Rumah Tumbuh Kini Jadi Incaran Konsumen

Reza Gunadha | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 30 Juli 2021 | 16:41 WIB
Konsep Rumah Tumbuh Kini Jadi Incaran Konsumen
Ilustrasi rumah. (Envato)

Suara.com - Dalam era adaptasi kebiasaan baru, kebutuhan masyarakat akan hunian pun berubah. Masyarakat kini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sehingga membutuhkan lingkungan yang sehat dan konsep rumah yang nyaman dan aman sesuai kebutuhan. 

Salah satu konsep hunian sehat yang menjadi incaran konsumen adalah rumah tumbuh

Salah satu pengembang properti yang fokus pada konsep rumah tumbuh adalah Podomoro Park Bandung yang fokus membangun proyek hunian sehat sebagai solusi di tengah pandemi. 

Podomoro Park merupakan kawasan properti seluas 130 hektare, yang 50 persen wilayah huniannya merupakan kawasan hijau dengan kualitas oksigen yang baik. Podomoro Park juga dilengkapi dengan keasrian danau sepanjang 1 km sehingga penghuninya dapat menikmati suasana alami yang meneduhkan.

"Lokasinya juga dikelilingi gunung Bandung Selatan, nuansa alam yang menenangkan sangat mendominasi sehingga dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan imun," ujar Marketing General Manager Podomoro Park Bandung Tedi Guswana dalam keteranganya, Jumat (30/7/2021).

Selain lingkungannya yang sehat, salah satu konsep hunian yang dikembangkan oleh Podomoro Park adalah rumah tumbuh dengan meluncurkan klaster terbaru yakni klaster Sadyagriya.

Dia menjelaskan bahwa memang telah terjadi kecenderungan minat konsumen terhadap rumah yaitu hunian yang lebih sehat dan modern. 

"Saat ini Podomoro Park Bandung berkomitmen untuk melengkapi hunian di tengah pandemi melalui hunian dengan konsep expansible house atau rumah tumbuh. Ini merupakan rumah tumbuh ke bawah pertama di Indonesia, yang memungkinkan pemiliknya mendesain lantai 1 rumah sesuai kebutuhan khususnya di masa pandemi," jelasnya.

Selain kebebasan dalam mendesain, tren rumah tumbuh ke bawah ini juga memberikan ruang yang lebih luas untuk aktivitas penghuni yang kini lebih banyak di rumah. 

"Di masa pandemi semua kegiatan keluarga seperti bekerja dan sekolah berpindah ke rumah. Semua aktivitas tersebut dituntut untuk dapat dilakukan di rumah seperti work from home dan study from home. Untuk itu rumah yang dapat beradaptasi dengan aktivitas yang cepat berubah ini adalah konsep rumah tumbuh," katanya

Adapun, rumah tumbuh di klaster Sadyagriya ini dibangun dengan konsep dua lantai, di mana penghuni dapat berkreasi untuk mendesain area lantai 1 sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.  

Klaster Sadyagriya memiliki tiga tipe yakni Amala Eka (6 x 15 m), Amala Tri (6 x 17 m), dan Amala Catur (6 x 18 m). Untuk ukuran bangunan yang cukup luas ini, rumah tumbuh Sadyagriya dijual seharga mulai dari Rp1,6 miliar. 

Selain transaksi secara langsung, pembelian juga dapat dilakukan secara daring lewat transaksi Booking From Home, sehingga konsumen tidak perlu datang ke lokasi. 

"Konsep rumah tumbuh ke bawah ini juga memungkinkan penghuni untuk merenovasi lantai 1 tanpa harus pindah rumah, karena bisa memanfaatkan lantai 2 sebagai rumah tinggal," tutup Tedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal dan Cara Menerapkan Teknik Belajar Podomoro, Agar Lebih Konsen

Mengenal dan Cara Menerapkan Teknik Belajar Podomoro, Agar Lebih Konsen

Lifestyle | Sabtu, 26 Juni 2021 | 10:15 WIB

Hadapi Ujian Kenaikan Kelas, Coba Belajar dengan Teknik Podomoro Yuk!

Hadapi Ujian Kenaikan Kelas, Coba Belajar dengan Teknik Podomoro Yuk!

Health | Jum'at, 11 Juni 2021 | 16:22 WIB

Tips Agar Terhindar dari Kegagalan Pengembang, Beli Properti Ready Stock

Tips Agar Terhindar dari Kegagalan Pengembang, Beli Properti Ready Stock

Bisnis | Sabtu, 01 Mei 2021 | 12:07 WIB

Anak Usaha Agung Podomoro Terbebas dari Gugatan PKPU

Anak Usaha Agung Podomoro Terbebas dari Gugatan PKPU

Bisnis | Kamis, 29 April 2021 | 10:01 WIB

Selangkah Lagi Menuju Kemandirian Tenjo

Selangkah Lagi Menuju Kemandirian Tenjo

Bisnis | Kamis, 15 April 2021 | 10:32 WIB

Kota Podomoro Tenjo Akan Terintegrasi TOD dan Tol

Kota Podomoro Tenjo Akan Terintegrasi TOD dan Tol

Banten | Selasa, 19 Januari 2021 | 07:37 WIB

Terintegrasi TOD, Properti di Kota Podomoro Tenjo Diserbu Konsumen

Terintegrasi TOD, Properti di Kota Podomoro Tenjo Diserbu Konsumen

Bisnis | Selasa, 19 Januari 2021 | 07:29 WIB

Terkini

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

DJP Tunggu Restu Purbaya soal Kebijakan Pajak E-commerce

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:58 WIB

Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah

Dapat Rating BBB dari S&P, Purbaya Diperingatkan Rasio Bunga Utang Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:39 WIB

Kemenkeu Umumkan Lelang Sukuk Negara 21 April 2026, Bidik Pendanaan Rp 12 Triliun

Kemenkeu Umumkan Lelang Sukuk Negara 21 April 2026, Bidik Pendanaan Rp 12 Triliun

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 18:26 WIB

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Rata-rata Lama Sekolah Warga RI Cuma 8,8 Tahun, Tantangan Utama Indonesia Emas 2045

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:59 WIB

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:54 WIB

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:48 WIB

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:45 WIB

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 17:34 WIB