Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ketegangan di Timur Tengah Membuat Harga Minyak Dunia Naik

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 07:43 WIB
Ketegangan di Timur Tengah Membuat Harga Minyak Dunia Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak melesat lebih dari 1 persen di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah, tetapi kenaikannya agak tersendat karena pembatasan terbaru untuk melawan lonjakan kasus Covid-19 yang mengancam pemulihan permintaan energi global.

Mengutip CNBC, Jumat (6/8/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melambung 91 sen, atau 1,3 persen menjadi 71,29 dolar AS per barel, setelah sebelumnya jatuh di bawah 70 dolar AS untuk pertama kalinya sejak 21 Juli.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melejit 94 sen, atau 1,4 persen enjadi menetap di 69,09 dolar AS per barel.

Kedua tolok ukur merosot lebih dari 2 dolar AS pada penutupan Rabu ke level terendah dua minggu.

"Kemarin (Rabu) itu benar-benar tentang kekhawatiran tentang varian Delta, dan kemudian hari ini ada kekhawatiran bahwa mungkin kita terlalu berlebihan," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Jet tempur Israel menyerang apa yang dikatakan militernya sebagai tempat peluncuran roket di Lebanon, Kamis pagi, sebagai tanggapan atas dua roket yang ditembakkan ke Israel dari wilayah Lebanon, dalam peningkatan permusuhan lintas batas di tengah memanasnya tensi dengan Iran.

Aksi balasan itu terjadi setelah serangan terhadap sebuah kapal tanker di lepas pantai Oman, Kamis lalu, yang dituduh Israel dilakukan oleh Iran. Dua anggota awak kapal, seorang warga Inggris dan Rumania, tewas. Iran membantah terlibat.

Ditanya apakah Israel siap untuk menyerang Iran, Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz, mengatakan kepada YNet News pada Kamis "ya."

Ketegangan yang meningkat itu terjadi ketika pembicaraan nuklir antara Iran dan kekuatan Barat yang akan meringankan sanksi terhadap ekspor minyak Teheran tampaknya terhenti.

"Dengan ketegangan yang meningkat antara Iran dan kekuatan dunia atas serangan pesawat tak berawak minggu lalu, tampaknya pembicaraan kesepakatan nuklir akan panjang dan tidak mungkin memberikan keringanan sanksi segera bagi Iran," kata Edward Moya, analis OANDA.

Mengimbangi ketegangan geopolitik tersebut, kekhawatiran atas pemulihan permintaan minyak global meningkat di tengah lonjakan kasus virus korona.

Jepang bersiap untuk memperluas pembatasan darurat ke lebih banyak prefektur, sementara China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia, memberlakukan pembatasan di beberapa kota dan membatalkan sejumlah penerbangan, mengancam permintaan bahan bakar.

"China sekarang menghadapi krisis Covid-19 yang paling menantang sejak wabah awal berhasil dikendalikan," kata analis FGE.

Di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar dunia, kasus Covid-19 mencapai level tertinggi enam bulan dengan lebih dari 100.000 infeksi dilaporkan pada Rabu.

Namun, analis UBS memperkirakan harga minyak akan melanjutkan tren kenaikan meski ada kekhawatiran tentang pandemi, memproyeksikan Brent akan diperdagangkan antara 75 dolar AS dan 80 dolar AS per barel pada semester kedua 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok di AS Berlimpah, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 3 Persen

Stok di AS Berlimpah, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 3 Persen

Bisnis | Kamis, 05 Agustus 2021 | 07:50 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Kembali Melonjaknya Kasus Covid Varian Delta

Harga Minyak Dunia Anjlok Imbas Kembali Melonjaknya Kasus Covid Varian Delta

Bisnis | Rabu, 04 Agustus 2021 | 08:02 WIB

Ekonomi China dan AS Melemah, Harga Minyak Anjlok 3 Persen

Ekonomi China dan AS Melemah, Harga Minyak Anjlok 3 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:32 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB