Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Harga Minyak Dunia Melesat 5 Persen Usai Anjlok Parah di Pekan Lalu

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 24 Agustus 2021 | 07:54 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat 5 Persen Usai Anjlok Parah di Pekan Lalu
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melambung lebih dari 5 persen karena dolar AS yang melemah serta penguatan pasar ekuitas global.

Ini merupakan kenaikan di awal pekan terbaik usai sepanjang pekan lalu harga minyak anjlok cukup dalam.

Mengutip CNBC, Selasa (24/8/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak 3,57 dolar AS atau 5,5 persen menjadi 68,75 dolar AS per barel setelah menyentuh level terendah sejak 21 Mei di 64,60 dolar AS selama sesi tersebut.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Oktober melejit 3,50 dolar AS atau 5,6 persen menjadi 65,64 dolar AS per barel.

Kedua tolok ukur tersebut menandai minggu kerugian terbesar dalam lebih dari sembilan bulan, pekan lalu, dengan Brent anjlok sekitar 8 persen dan WTI sekitar 9 persen.

Tetapi kejatuhan dolar AS memberikan dorongan pada sesi Senin, membuat minyak mentah lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

"Meski kompleks minyak secara umum mampu mengabaikan penguatan di pasar saham, kombinasi  bullish  dari peningkatan selera risiko dan kejatuhan Indeks Dolar AS merupakan kombinasi ampuh yang mengangkat minyak" kata Jim Ritterbusch, Presiden dari Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois.

Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang lainnya, turun 0,4 persen setelah mencapai level tertinggi dalam lebih dari sembilan bulan pada Jumat.

Indeks ekuitas dunia MSCI , yang melacak saham di 50 negara, menguat, setelah mengalami penurunan mingguan terbesar sejak Juni pekan lalu.

baca juga

Namun, banyak negara menanggapi lonjakan tingkat infeksi virus korona dengan memperkenalkan pembatasan perjalanan yang baru.

"Kami memperkirakan lebih banyak penyesuaian minggu ini, tetapi sentimen pasar kemungkinan akan tetap  bearish,  dengan meningkatnya kekhawatiran atas perlambatan permintaan bahan bakar di seluruh dunia," kata Kazuhiko Saito, Kepala Analis Fujitomi Securities. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Hingga 9 Persen Imbas Turunnya Permintaan Global

Harga Minyak Dunia Anjlok Hingga 9 Persen Imbas Turunnya Permintaan Global

Bisnis | Senin, 23 Agustus 2021 | 07:04 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini di Level Terendahnya Sejak Mei

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini di Level Terendahnya Sejak Mei

Bisnis | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 08:13 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok Dalam 13 Hari Perdagangan

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok Dalam 13 Hari Perdagangan

Bisnis | Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:52 WIB

Terkini

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:36 WIB

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:28 WIB

×