Harga Minyak Dunia Anjlok Hingga 9 Persen Imbas Turunnya Permintaan Global

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 23 Agustus 2021 | 07:04 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Hingga 9 Persen Imbas Turunnya Permintaan Global
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Pasar minyak dunia menutup kerugian cukup parah pada akhir pekan lalu, dimana mencatatkan posisi terburuk mingguan.

Pelemahan tersebut adalah terendah dalam 9 bulan terakhir. Para investor melakukan aksi jual untuk mengantisipasi pelemahan demand global karena faktor melonjaknya kasus corona.

Pasar minyak mentah sekarang telah membukukan kerugian tujuh hari berturut-turut. Banyak negara di seluruh dunia menanggapi meningkatnya tingkat infeksi karena varian Delta coronavirus dengan menerapkan kembali pembatasan perjalanan untuk memotong penyebaran.

China telah memberlakukan metode desinfeksi yang lebih ketat di pelabuhan, menyebabkan kemacetan, negara-negara termasuk Australia telah meningkatkan pembatasan perjalanan, dan permintaan bahan bakar jet global turun.

"Sulit bagi harga untuk menemukan dukungan dengan ketidakpastian semacam ini," kata John Kilduff, analis di Again Capital LLP di New York.

Minyak mentah Brent turun 8 persen pada minggu ini. Sedangkan pada trading akhir pekan lalu turun 1,27 dolar AS atau 1,9 persen ke harga 65,18 dolar AS per barel, terendah sejak April dan turun sekitar 8 persen untuk minggu ini.

Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 1,37 dolar AS atau 2,2 persen menjadi 62,32 dolar AS per barel. Secara mingguan kehilangan lebih dari 9 persen untuk minggu ini.

China, importir minyak mentah terbesar di dunia, telah menerapkan lockdown lagi yang memengaruhi pengiriman dan rantai pasokan global. Amerika Serikat dan China juga telah memberlakukan pembatasan kapasitas penerbangan.

"Mereka bertindak keras menekan pandemi menjadi minimal, yang merupakan ancaman langsung untuk profil permintaan di sana," kata Kilduff.

Beberapa perusahaan AS telah menunda rencana membuka kantor. Apple Inc, perusahaan AS terbesar berdasarkan nilai pasar, menunda pembukaan kantor bagi pekerjanya hingga awal 2022.

Dolar AS mencapai posisi tertinggi dalm 9 bulan terakhir seiring sinyal Federal Reserve AS mengurangi stimulus tahun ini. Harga minyak bergerak terbalik terhadap mata uang AS, membuat minyak lebih mahal bagi pembeli asing ketika dolar menguat.

Sementara varian Delta menyeret permintaan bahan bakar sementara pasokan terus meningkat. Produksi minyak AS naik menjadi 11,4 juta barel per hari dan perusahaan pengeboran menambahkan rig untuk minggu ketiga berturut-turut, kata perusahaan jasa konsultasi energi Baker Hughes.

Begitu pula Organisasi Negara Pengekspor Minyak ( OPEC ) dan sekutunya perlahan-lahan meningkatkan pasokan yang telah ditutup di awal pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini di Level Terendahnya Sejak Mei

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok, Kini di Level Terendahnya Sejak Mei

Bisnis | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 08:13 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok Dalam 13 Hari Perdagangan

Harga Minyak Dunia Terus Anjlok Dalam 13 Hari Perdagangan

Bisnis | Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:52 WIB

Permintaan Diprediksi Melambat, Harga Minyak Dunia Turun

Permintaan Diprediksi Melambat, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Senin, 16 Agustus 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB