Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Anak SD Bakal Diberikan Pelajaran Pajak, Sri Mulyani : Penting untuk Negara

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 25 Agustus 2021 | 12:05 WIB
Anak SD Bakal Diberikan Pelajaran Pajak, Sri Mulyani : Penting untuk Negara
Ilustrasi Pajak (dok istimewa)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ilmu pengetahuan terkait perpajakan akan dimasukkan dalam kurikulum pembelajaran bagi siswa SD hingga SMA.

Menurut dia pengetahuan akan ilmu perpajakan sangat penting diperkenalkan sejak dini, mengingat peran penting pajak akan bagi negara.

"Kemendikbudristek terus membantu dan bahkan memasukkan dalam buku-buku pendidikan dasar, menengah, kurikulum pendidikan kita termasuk dalam proses penyusunan agar dari mulai tingkat sekolah dasar, SMP dan SMA akan dilakukan mata ajaran yang berhubungan dengan pajak dan perpajakan," kata Sri Mulyani dalam webinar Pajak Bertutur 2021, Rabu (25/8/2021).

Sri Mulyani menyebut tak hanya sekolah yang dibawah naungan Kemendikbudristek saja yang bakal diajarkan ilmu tentang perpajakan, tetapi sekolah yang dibawah Kementerian Agama juga akan dimasukkan kurikulum tentang perpajakan.

"Tentu saya berharap dalam kurikulum pendidikan dasar menengah yang ada di lingkup Kemenag juga akan terus dilanjutkan," katanya.

Menurut dia saat ini kebanyakan masyarakat di Indonesia masih kurang mengerti dan memahami tujuan pengenaan pajak.

Akibatnya, tidak semua orang ikut berpartisipasi untuk membayar pajak. Oleh sebab itu, pemungutan pajak Indonesia masih belum bisa dikatakan optimal.

Sri Mulyani menyadari betul saat ini peranan Pajak bagi perekonomian nasional amatlah penting, namun sayangnya kata dia banyak masyarakat yang tidak mengetahui betul tentang perpajakan.

"Selama ini kita selalu bicarakan hasil pajak, seolah-olah hanya untuk bidang yang mudah dilihat, seperti bangun infrastruktur, bangun sekolah. Namun, pajak juga membangun hal yang luar biasa penting," kata Sri Mulyani.

Apalagi kata dia di saat pandemi Covid-19 saat ini, peranan pajak begitu amat penting, karena hampir seluruh anggaran penanganan pandemi dihasilkan dari penerimaan pajak.

"Jajaran tenaga kesehatan, yang selama 17 bulan bertarung menghadapi Covid-19 di lini terdepan, mereka dapatkan tunjangan dan dukungan termasuk perlindungan dalam bentuk APD, vaksinasi, itu semuanya adalah dari pajak," tuturnya.

Tak hanya itu kata dia pajak juga sangat penting pada saat pemerintah ingin membangun Rumah Sakit hingga menyelenggarakan pesta demokrasi.

"Pajak juga sangat penting untuk bangun sistem kenegaraan kita, demokrasi kita, pemilu, pilkada, dan seluruh penyelenggara negara, dibiayai oleh pajak," katanya.

Untuk itu meski ditengah pandemi Covid-19 dan penerimaan pajak menurun, dirinya mengingatkan agar anak buahnya tetap waspada dan semangat dalam mengumpulkan pundi-pundi penerimaan pajak.

"Tentu dalam situasi pandemi, maka kita perlu untuk terus menerus meningkatkan kewaspadaan namun kita tidak boleh menyerah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Pastikan Mulai Tahun Depan Solar Bersubsidi Hanya Untuk Warga Miskin

Menkeu Pastikan Mulai Tahun Depan Solar Bersubsidi Hanya Untuk Warga Miskin

Bisnis | Selasa, 24 Agustus 2021 | 19:14 WIB

Menkeu Sri Mulyani Janji Perbaiki Data Penerima Program Perlindungan Sosial

Menkeu Sri Mulyani Janji Perbaiki Data Penerima Program Perlindungan Sosial

Bisnis | Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:42 WIB

Situasi Sulit karena Pandemi, Tunggakan Pajak Meningkat

Situasi Sulit karena Pandemi, Tunggakan Pajak Meningkat

Sumsel | Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB