Perpusnas Berikan Bantuan Pocadi dan DAK Perpustakaan untuk NTB

Iwan Supriyatna

Kamis, 26 Agustus 2021 | 07:20 WIB
Perpusnas Berikan Bantuan Pocadi dan DAK Perpustakaan untuk NTB
Perpusnas RI memberikan bantuan Pojok Baca Digital (Pocadi) pada tiga lokasi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Suara.com - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI memberikan bantuan Pojok Baca Digital (Pocadi) pada tiga lokasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan peralatan Pocadi diperuntukkan dinas perpustakaan Provinsi NTB, Kota Mataram, dan Kabupaten Lombok Tengah.

Peralatan Pocadi diserahkan secara simbolis oleh Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando kepada Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersamaan dengan kegiatan webinar Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Provinsi NTB yang mengangkat tema “Penguatan Peran Sisi Hulu Guna Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat”.

Selain itu, diselenggarakan penandatanganan nota kesepakatan Perpusnas dengan Pemerintah Provinsi NTB dan delapan perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Syarif Bando menyatakan pada 2022, pihaknya menyiapkan bantuan Pocadi yang akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, Perpusnas akan memberikan bantuan pembangunan gedung layanan perpustakaan modern untuk Provinsi NTB melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai modal wisata daerah menghadapi tantangan di era disrupsi.

Syarif Bando menjelaskan, seluruh unsur masyarakat harus bekerja sama dalam upaya penguatan budaya baca dan literasi masyarakat Indonesia.

“Bertahun-tahun Indonesia menikmati penghakiman dunia sebagai bangsa yang rendah budaya bacanya dan rendah indeks literasinya. Dengan kehadiran kita sebagai orang-orang di sisi hulu, baik sebagai eksekutif, legislatif, yudikatif, kita akan menolong masyarakat ini untuk bisa keluar dari penghakiman dunia untuk kita,” ujarnya ditulis Kamis (26/8/2021).

Saat ini, literasi Indonesia menghadapi kendala terbatasnya bahan bacaan di tengah masyarakat. Syarif Bando mengajak pemerintah daerah di NTB untuk mendorong masyarakat agar bergerak dalam dunia literasi dengan menyediakan bahan bacaan. Ini bisa dilakukan masyarakat dengan membuat buku mengenai kekayaan budaya dan kearifan lokalnya.

Sementara itu, Zulkieflimansyah mengapresiasi perhatian Perpusnas untuk provinsi NTB. Zulkieflimansyah berharap pihaknya bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia perpustakaan di NTB melalui bantuan yang diberikan Perpusnas.

baca juga

“Perpustakaan ini ada ilmunya, ada caranya, ada seninya. Dan kalau perpustakaan kita dihuni, dijaga, diarahkan oleh orang yang tepat, tidak menjadi hambatan untuk mampu menembus segala batas di dunia saat ini,” ungkapnya.

Ke depan, Zul berharap pemerintah daerahnya mampu melakukan pelatihan pustakawan secara mandiri. Dengan begitu, terjadi percepatan peningkatan indeks literasi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perpusnas mengukuhkan Niken Saptarini Widyawati menjadi Bunda Literasi Provinsi NTB tahun 2021. Niken mengatakan, bunda literasi mendukung upaya peningkatan indeks literasi masyarakat NTB melalui keluarga. Kegiatan literasi berbasis keluarga, ujarnya, dapat meningkatkan minat baca sejak dini.

“Kami akan lebih banyak menstimulasi minat baca untuk anak-anak yang berada pada usia dini. Ini sangat penting, karena semua upaya yang kita berikan pada anak usia dini akan terserap dengan sangat baik dalam benak anak tersebut, sehingga menjadi sebuah kebiasaan,” papar Niken.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Aryadi mengungkapkan harapan agar perpustakaan di wilayahnya senantiasa merekam beragam dinamika sosial yang terjadi di masyarakat.

NTB merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya dan alam. Dia berharap ini bisa didapatkan melalui perpustakaan. Sehingga, tersedia informasi terkait kekayaan potensi, cara hidup, maupun sejarah daerah untuk wisatawan yang berkunjung ke daerahnya.

“Itu membutuhkan komitmen dari pemerintah tentunya. Penulis kita sudah banyak, tinggal tugas dinas perpustakaan dan kearsipan daerah untuk menghimpun potensi-potensi penulis tersebut dengan sayembara dan lain sebagainya. Sehingga ke depan, bahan-bahan bacaan di NTB merupakan sesuatu yang kaya,” jelasnya.

Dari sisi regulasi, Ketua DPRD Provinsi NTB Baiq Isvie Rupaedah menegaskan dirinya mendukung lahirnya kebijakan maupun penganggaran dalam peningkatan literasi di NTB. Saat ini, Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perpustakaan telah dihasilkan dan menunggu untuk diundangkan.

“Sinergitas seluruh pemangku kebijakan di NTB sangat penting dalam rangka peningkatan indeks literasi kita,” tegasnya.

Untuk memperkuat sinergi, dilakukan penandatanganan nota kesepakatan pengembangan perpustakaan antara Perpusnas dengan delapan perguruan tinggi di NTB, salah satunya Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT).

Rektor UMMAT Arsyad Abdul Gani mengungkapkan berdasarkan penelitiannya di dua daerah di NTB, ditemukan fakta menarik mengenai minat baca masyarakat. Para pelajar mengalami kendala kurangnya bahan bacaan.

“Sekarang kami sedang melakukan penelitian di Lombok Barat dan Lombok Tengah tentang kemampuan dasar baca siswa Sekolah Dasar. Mereka mengatakan tidak punya bahan bacaan, bahkan kalau ada koran masuk desa hampir robek karena berebut untuk dibaca. Itu menunjukkan bahwa mereka minat bacanya tinggi, hanya bahan bacaan yang tidak tersedia dan ini yang harus diperhatikan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Perpusnas: Butuh Peran Pemerintah untuk Bangun Perpustakaan Berkelas Dunia

Kepala Perpusnas: Butuh Peran Pemerintah untuk Bangun Perpustakaan Berkelas Dunia

News | Sabtu, 17 Juli 2021 | 13:20 WIB

Membaca Buku di Perpustakaan Tertinggi di Dunia

Membaca Buku di Perpustakaan Tertinggi di Dunia

Your Say | Minggu, 11 Juli 2021 | 10:57 WIB

Dikenal Sebagai Pendiri Sekte Salamullah, Lia Eden Pernah Dapat Segudang Penghargaan

Dikenal Sebagai Pendiri Sekte Salamullah, Lia Eden Pernah Dapat Segudang Penghargaan

News | Rabu, 23 Juni 2021 | 10:33 WIB

Terkini

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 07:05 WIB

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

Cak Imin Titip Pesan ke Gus Kikin: Belajar dari Dinamika PBNU Lima Tahun Terakhir

News | Selasa, 01 September 2026 | 07:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 1 September 2026 Lengkap, Siapa yang Beruntung Karier dan Keuangan?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Target Lifting Minyak 2026 Meleset, Pemerintah Naikkan Target RAPBN 2027 Jadi 612.500 barel per hari

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:57 WIB

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Arti Weton Tinari dalam Pernikahan, Benarkah Pertanda Rezeki Lancar?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 06:45 WIB

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

KPK Ungkap Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unsoed

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:33 WIB

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah

News | Selasa, 01 September 2026 | 06:21 WIB

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:11 WIB

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 06:06 WIB

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×