Pertamina Gandeng TotalEnergies Manfaatkan Gas Alam Cair Arun

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Selasa, 31 Agustus 2021 | 18:21 WIB
Pertamina Gandeng TotalEnergies Manfaatkan Gas Alam Cair Arun
Pekerja melintas didepan kapal Hanjin Pyeong Taek yang mengangkut gas alam cair (LNG) saat pengapalan terakhir di pelabuhan LNG Arun, Lhokseumawe, Aceh, Senin (15/10). [Antara/Rahmad]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) lewat anak usahanya PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Perta Arun Gas bekerja sama dengan TotalEnergies untun memanfaatkan gas alam cair atau Liquefied Naturl Gas (LNG) Hub Arun 2021.

Dalam kerja sama ini, TotalEnergies akan menggunakan Arun LNG Hub Tank untuk menyimpan komoditas portofolio LNG dari multisumber internasional sebagai bagian dari strategi pasar LNG global.

Saat ini, Kilang Arun memiliki 4 (empat) unit tangki LNG dengan total kapasitas 508.000 m3 (masing-masing tangki 127.000 m3) yang direncanakan akan digunakan untuk bisnis LNG Hub baik dari sumber domestik maupun internasional.

President Director PAG Arif Widodo mengatakan, TotalEnergies akan menggunakan dua unit LNG Tank dengan total kapasitas 207.000 m3. 

"Kami siap menyambut pengapalan pertama dengan Kapal LNG Cubal dari Angola yang telah dijadwalkan pada awal September 2021," ujar Arif dalam keterangannya, Selasa (31/8/2021). 

Arif menyebut, selain melakukan ekspansi bisnis, kerja sama dengan TotalEnergies ini sejalan dengan visi PAG, yaitu menjadi perusahaan regasifikasi dan LNG Hub kelas dunia. 

"Sebagai bagian dari Subholding Gas, PAG mampu melakukan perannya untuk ikut serta menggerakkan perekonomian nasional dengan mengembangkan strategi bisnisnya dalam pemenuhan kebutuhan serta pertumbuhan energi nasional,” tambahnya.

Kesepakatan antara kedua pihak ini, masih menurut Arif akan menjadi strategi bagi PAG untuk terus mengembangkan bisnisnya. 

"Selama masa 7 tahun sejak PAG dibangun, kami memiliki kompetensi yang professional serta integritas yang cukup untuk menarik costumer domestik maupun internasional. Oleh karena itu, kerjasama dengan TotalEnergies ini akan menjadi tonggak penting bagi PAG dalam memperkuat perannya di pasar internasional," tutur Arif.

baca juga

Arif menambahkan, dalam kerja sama ini, PAG dan TotalEnergies juga telah membahas potensi penjajakan kerjasama jangka panjang. Saat ini PAG sedang mengembangkan bisnisnya termasuk menembus pasar baru yang potensial. 

"Pada bisnis LNG Hub, kami berencana untuk melakukan revitalisasi Tangki F-6004, sehingga perusahaan potensial dapat segera memanfaatkan infrastruktur ini. Selain itu, beberapa bisnis juga sedang kami kembangkan seperti Gassing Up Cooling Down Service, LNG Bunkering, serta LPG Hub & Transhipment," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGN Salurkan Gas Bumi ke Kilang Balongan

PGN Salurkan Gas Bumi ke Kilang Balongan

Bisnis | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 19:23 WIB

Beredar Kabar SPBU Tak Layani Pengisian Pertalite untuk 2 Tak, Begini Faktanya

Beredar Kabar SPBU Tak Layani Pengisian Pertalite untuk 2 Tak, Begini Faktanya

Sumbar | Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:15 WIB

Kementerian ESDM Resmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas di Semarang

Kementerian ESDM Resmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas di Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

×