Harga Tomat Jadi Pemicu Kenaikan Inflasi Kota Cirebon

Erick Tanjung Suara.Com
Kamis, 02 September 2021 | 02:50 WIB
Harga Tomat Jadi Pemicu Kenaikan Inflasi Kota Cirebon
Ilustrasi--Bahan pokok seperti tomat di Pasar Palmerah, Jakarta Barat. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Badan Pusat Statistik atau BPS Kota Cirebon, Jawa Barat, mendata kenaikan harga tomat, pisang, tarif dokter spesialis, dan beras memicu inflasi 0,09 persen pada bulan Agustus 2021, dengan Indeks Harga Konsumen/IHK sebesar 104,18.

"Harga tomat menjadi salah satu pemicu inflasi di Kota Cirebon," kata Kepala BPS Kota Cirebon Joni Kasmuri di Cirebon, Rabu (1/9/2021).

Menurutnya pada Agustus 2021, Kota Cirebon mengalami inflasi 0,09 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,18. Dari tujuh kota pantauan IHK di Provinsi Jawa Barat, tercatat enam kota mengalami inflasi dan satu kota deflasi.

Joni mengatakan beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga pada Agustus 2021, antara lain, biaya masuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), beras, tomat, pisang, dan tarif dokter spesialis.

"Inflasi Kota Cirebon pada bulan Agustus 2021 0,09 persen," ujarnya.

Ia melanjutkan pada Agustus 2021 dari 11 kelompok pengeluaran tujuh mengalami inflasi dan tiga deflasi, dan satu kelompok lainnya tidak mengalami perubahan indeks.

Kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,19 persen.

Selanjutnya kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,41 persen dan kelompok pendidikan sebesar 1,43 persen.

"Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,11 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,23 persen," tuturnya.

Baca Juga: Kota Bekasi Resmi Gelar PTM Terbatas Jenjang SMP

Joni menambahkan untuk kelompok yang mengalami deflasi yaitu makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,20 persen, kelompok transportasi sebesar 0,21 persen dan kelompok informasi, komunikasi, serta jasa keuangan sebesar 0,06 persen.

"Kelompok yang tidak mengalami perubahan indeks yaitu kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI