Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lakukan Perundingan, Mendag Lutfi Ingin Otomotif Indonesia Merajai Pasar UEA

Reza Gunadha | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 19:07 WIB
Lakukan Perundingan, Mendag Lutfi Ingin Otomotif Indonesia Merajai Pasar UEA
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. [Antara]

Suara.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi membuka kerja sama perdagangan dengan Uni Emirat Arab.

Kerja sama perdagangan ini diawali perundingan antara mendag dengan Minister Perdagangan Luar Negeri UEA, Thani bin Ahmed Al Zeyoudi.

Dalam kerja sama ini, Lutfi menilai banyak potensi pedagangan yang bisa dikembangkan. Salah satunya, membuka jalan produk Indonesia bisa masuk ke pasar Afrika. 

Ia menjelaskan, UEA nantinya menjadi jembatan produk Indonesia, salah satunya otomotif, agar masuk di Pasar Afrika. Bahkan, Lutfi menargetkan otomotif Indonesia bisa merajai industri di UEA. 

"Kita ingin pasar Afrika lewat UAE, bisa menikmati industri otomotif. Sekarang sudah ada tanda-tanda otomotif kita bisa masuk UEA. Tapi harapannya, di masa depan, otomotif dan mobil kita bisa merajai pasar UEA," ujar Lutfi dalam keterangan pers virtual, Kamis (2/9/2021).

Selain otomotif, mantan Dubes Indonesia untuk AS ini melihat banyak potensi produk dalam negeri yang bisa tenar di UEA. 

Misalnya saja, tuturnya, produk perhiasan emas yang dinilai akan digemari dan laku keras di UEA. Selain itu, produk-produk metal juga berpotensi laku di UEA.

"Jadi saya lihat ada beberapa item yang sangat penting seperti perhiasan emas, kemudian ingin menjual basic metal seperti stainless steel. Meski UAE penjual alumina, kita juga ingin bekerja sama," ucap dia. 

Dalam hal ini, Lutfi memastikan perundingan kerja sama dengan UEA tidak berlangsung lama. Bahkan, ia mengklaim perundingan ini telah ada keputusan dalam waktu setahun.

"Perundingan kerja sama ini, kami janji selesaikan dalam waktu satu tahun," imbuh Mendag.

Untuk diketahui, total perdagangan Indonesia dengan UEA pada periode Januari-Juni 2021 mencapai USD 1,86 miliar.

Sedangkan ekspor Indonesia ke UEA Pada periode tersebut, mencapai sebesar USD 0,85 miliar.

Adapun komoditas ekspor utama Indonesia ke UEA di antaranya minyak sawit, perhiasan, tabung dan pipa besi, mobil dan kendaraan bermotor, serta kain tenun sintetis. Sementara, impor Indonesia dari UEA tercatat sebesar USD 1 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag Targetkan 30 Juta Pelaku UMKM Bertransformasi ke Digital pada 2023

Mendag Targetkan 30 Juta Pelaku UMKM Bertransformasi ke Digital pada 2023

Tekno | Senin, 23 Agustus 2021 | 23:12 WIB

Tekad Mendag Bawa Indonesia Pemain Utama Ekonomi Digital di Asia Tenggara

Tekad Mendag Bawa Indonesia Pemain Utama Ekonomi Digital di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 23 Agustus 2021 | 17:20 WIB

Ketika Mendag Kaitkan Jurnalisme Solusi dengan Bonus Demografi

Ketika Mendag Kaitkan Jurnalisme Solusi dengan Bonus Demografi

Bisnis | Kamis, 19 Agustus 2021 | 11:10 WIB

Warga yang Belum Divaksin Bisa Belanja di Mall, Syaratnya Siap Rogoh Kocek Rp 900 Ribu

Warga yang Belum Divaksin Bisa Belanja di Mall, Syaratnya Siap Rogoh Kocek Rp 900 Ribu

Jabar | Rabu, 11 Agustus 2021 | 13:08 WIB

Kemendag Urunan 21 Ton Telur Bantu Nakes di 7 Wilayah, Kota Tangerang Dijatah 3 Ton

Kemendag Urunan 21 Ton Telur Bantu Nakes di 7 Wilayah, Kota Tangerang Dijatah 3 Ton

Banten | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 04:54 WIB

Mendag Tegaskan Pasar Boleh Buka Selama PPKM Level 4

Mendag Tegaskan Pasar Boleh Buka Selama PPKM Level 4

News | Senin, 26 Juli 2021 | 17:34 WIB

Mendag Pastikan Stok Bahan Pokok Aman di Masa PPKM Darurat

Mendag Pastikan Stok Bahan Pokok Aman di Masa PPKM Darurat

Bisnis | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:46 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB