Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Percepat Kerja Petugas, BPJS Kesehatan Uji Coba Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 03 September 2021 | 18:15 WIB
Percepat Kerja Petugas, BPJS Kesehatan Uji Coba Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Pemerintah terus melakukan upaya percepatan vaksinasi Covid-19. Bahkan ditargetkan ke depan, setiap harinya ada 3 juta dosis vaksinasi Covid-19 yang diberikan ke masyarakat.

Untuk mendukung langkah tersebut, BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile yang diujicobakan di 10 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile diharapkan bisa mempercepat proses vaksinasi Covid-19 di lapangan.

“Kami berkomitmen mendukung percepatan vaksinasi massal, yang sampai dengan saat ini, telah mencapai 100 juta dosis. Sebelumnya, kami telah menciptakan aplikasi P-Care Vaksinasi, lalu kini kami ujicobakan versi mobile-nya yang lebih ringkas. Petugas vaksinasi cukup menggunakan smartphone untuk mengakses aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile, sehingga bisa dilakukan di segala medan, tidak memerlukan penyediaan komputer dalam penggunaannya,” kata Ghufron, Jumat (3/9/2021).

Ia menambahkan, hadirnya P-Care Vaksinasi Mobile diharapkan mempu mempermudah mobilitas petugas vaksinasi, apalagi jika nantinya kegiatan vaksinasi dilaksanakan di tempat-tempat yang banyak dikunjungi orang seperti pusat perbelanjaan. Di samping itu, P-Care Vaksinasi Mobile juga dapat membantu petugas vaksinasi untuk melakukan pengecekan tiket selagi peserta menunggu giliran untuk divaksinasi.

Salah satu fitur yang tersedia pada aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile adalah pengecekan tiket vaksinasi yang terintegrasi dengan sistem Peduli Lindungi. Petugas dapat melihat status tiket peserta yang akan divaksinasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta.

Fitur tersebut juga dapat digunakan untuk melihat riwayat vaksinasi Covid-19 peserta. Selain itu, juga ada fitur pendaftaran peserta vaksinasi dengan memanfaatkan NIK yang tervalidasi oleh data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Hal ini berguna untuk meningkatkan kualitas data peserta vaksinasi Covid-19.

Fitur lainnya adalah pencatatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Data yang disimpan dalam fitur ini mencakup hasil screening peserta, jenis vaksin yang diberikan, nomor batch vaksi dan hasil observasi peserta. Seluruh data tersebut dapat digunakan jika terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Aplikasi P-Care Vaksinasi Mobile juga memiliki fitur untuk mengirimkan data pelaksanaan vaksinasi ke Peduli Lindungi. Nantinya data tersebut dipergunakan untuk menerbitkan sertifikat vaksinasi di sistem Peduli Lindungi,” jelas Ghufron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Tak Punya NIK Masih Alami Kendala Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Warga Tak Punya NIK Masih Alami Kendala Dapatkan Vaksinasi Covid-19

Health | Jum'at, 03 September 2021 | 17:42 WIB

Nadiem Sebut 50 Persen Guru Sudah Divaksin Covid-19, Sekolah Harus Segera Dibuka

Nadiem Sebut 50 Persen Guru Sudah Divaksin Covid-19, Sekolah Harus Segera Dibuka

News | Jum'at, 03 September 2021 | 17:36 WIB

Sertifikat Vaksin Ir Joko Widodo Beredar, Berikut 3 Faktanya

Sertifikat Vaksin Ir Joko Widodo Beredar, Berikut 3 Faktanya

Sumsel | Jum'at, 03 September 2021 | 17:31 WIB

Surat Vaksin Jokowi Tersebar, Menkes: Data Entry di Indonesia Sering Terjadi Kesalahan

Surat Vaksin Jokowi Tersebar, Menkes: Data Entry di Indonesia Sering Terjadi Kesalahan

News | Jum'at, 03 September 2021 | 15:37 WIB

Beredar Surat Vaksinasi Covid-19 Presiden Jokowi, Menkes Sebut Sudah Tutup Data Pejabat

Beredar Surat Vaksinasi Covid-19 Presiden Jokowi, Menkes Sebut Sudah Tutup Data Pejabat

News | Jum'at, 03 September 2021 | 15:23 WIB

Usai Vaksinasi Pelajar, Pemkot Jogja Sasar Vaksinasi ke Lingkup RT dan RW

Usai Vaksinasi Pelajar, Pemkot Jogja Sasar Vaksinasi ke Lingkup RT dan RW

Jogja | Kamis, 02 September 2021 | 17:55 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB